Kompas.com - 19/07/2021, 12:37 WIB
Ratusan jemaah An Nazir di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan merayakam idul adha mendahuli pemerintah. Senin, (19/7/2021). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Ratusan jemaah An Nazir di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan merayakam idul adha mendahuli pemerintah. Senin, (19/7/2021).

GOWA, KOMPAS.com - Ratusan jemaah An Nazir yang bermukim di pesisir Danau Mawang, Kelurahan Romanglopoa, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan merayakan Idul Adha,Senin (19/7/2021).

Penetapan Idul Adha mendahului pemerintah berdasarkan hisab dan pertanda alam.

"Penetapan ini berdasarkan hisab dan pertanda alam sebagaimana yang kami lakukan selama ini dimana pada tanggal 10 Juli telah masuk bulan Zulhijjah dari sini kami mulai menghitung hingga hari ini telah masuk 10 Zulhijjah dan ini juga diperkuat dengan pertanda alam seperti hujan, petir dan puncak gelombang pasang air laut," kata Samiruddin Pademui, pimpinan jemaah An Nazir usaì menggelar shalat Idul Adha.

Baca juga: Kisah Ibu-ibu Desa Jadi Nakes Dadakan, Door to Door Cek Kesehatan Pasien Isoman Covid-19 (1)

Shalat Idul Adha dilakukan di lapangan terbuka bagi jemaah pria.

Sementara jemaah wanita berada di dalam masjid.

Dalam perayaan Idul Adha ini, jemaah An Nazir tetap mengikuti protokol kesehatan dengan menggunakan masker.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Protokol kesehatan tetap kami patuhi sebagaimana imbauan pemerintah dan lagian sebelum muncul virus corona kami di sini sudah belasan tahun lockdown di mana kaum wanita hanya tinggal di rumah dan kaum laki laki bertani dan beternak, aktivitas di luar sangat jarang kami lakukan" kata Samiruddin.

Baca juga: Desa di Banyumas Hadapi Covid-19 dengan Kearifan Lokal, Tak Ada Portal, Latih Ibu-ibu Jadi Nakes Dadakan (2-Habis)

Dalam perayaan Idul Adha ini jemaah An Nazir juga melakukan penyembelihan 3 ekor sapi kurban dan akan dibagikan kepada seluruh jemaah An Nazir.

Jemaah An Nazir sendiri merupakan jemaah yang cukup unik dengan ciri khas sorban hitam dan rambut diwarnai.

Sementara jemaah wanita mengenakan burka dengan menutupi seluruh bagian tubuh.

Mereka umumnya bekerja sebagai petani dan beternak di sekitar pemukiman mereka.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Bawa SIM, Polisi Ditilang Sesama Polisi Saat Hendak Masuk Kantor

Tak Bawa SIM, Polisi Ditilang Sesama Polisi Saat Hendak Masuk Kantor

Regional
Peringati Hari Tani, Aksi Saling Dorong Warnai Demo Mahasiswa dan Petani Blitar

Peringati Hari Tani, Aksi Saling Dorong Warnai Demo Mahasiswa dan Petani Blitar

Regional
Apa Itu Nge-BM Truk, Tren Berbahaya yang Nekat Dilakukan Sekelompok Remaja

Apa Itu Nge-BM Truk, Tren Berbahaya yang Nekat Dilakukan Sekelompok Remaja

Regional
Dirawat Sepekan, Bayi Dugong Penuh Luka yang Terdampar di Polewali Mandar Akhirnya Mati

Dirawat Sepekan, Bayi Dugong Penuh Luka yang Terdampar di Polewali Mandar Akhirnya Mati

Regional
Seorang Balita Tewas karena Tenggelam Saat Banjir di Palangkaraya

Seorang Balita Tewas karena Tenggelam Saat Banjir di Palangkaraya

Regional
Dinas Pendidikan Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 akibat PTM di Gresik

Dinas Pendidikan Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 akibat PTM di Gresik

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Halmahera Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Halmahera Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Ingat, Akhir Pekan Ini Jalur Wisata ke Baturraden Diberlakukan Ganjil Genap, Ini Lokasinya

Ingat, Akhir Pekan Ini Jalur Wisata ke Baturraden Diberlakukan Ganjil Genap, Ini Lokasinya

Regional
Napi Kasus Korupsi Meninggal di Lapas, padahal Baru Akan Bebas Tahun Depan

Napi Kasus Korupsi Meninggal di Lapas, padahal Baru Akan Bebas Tahun Depan

Regional
Tersandung Kasus Korupsi, Wakil Bupati Lombok Utara: Mohon Doanya...

Tersandung Kasus Korupsi, Wakil Bupati Lombok Utara: Mohon Doanya...

Regional
Gara-gara Saling Ejek, Dua Perempuan Saling Jambak Rambut, Salah Satunya Luka Tersayat Pisau

Gara-gara Saling Ejek, Dua Perempuan Saling Jambak Rambut, Salah Satunya Luka Tersayat Pisau

Regional
Atap Rumah Tiba-tiba Roboh, 3 Warga Ponorogo yang Asyik Nonton Televisi Tertimpa

Atap Rumah Tiba-tiba Roboh, 3 Warga Ponorogo yang Asyik Nonton Televisi Tertimpa

Regional
Polisi Bantah Tangkap Pembentang Poster Saat Jokowi ke Cilacap, Ini Penjelasannya

Polisi Bantah Tangkap Pembentang Poster Saat Jokowi ke Cilacap, Ini Penjelasannya

Regional
'Bayar Pakai Apa Saja Silakan, yang Penting Jangan Ada yang Kelaparan'

"Bayar Pakai Apa Saja Silakan, yang Penting Jangan Ada yang Kelaparan"

Regional
Ciamis Cegah Klaster PTM, Satgas Patroli Prokes ke Sekolah Tiap Hari

Ciamis Cegah Klaster PTM, Satgas Patroli Prokes ke Sekolah Tiap Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.