Pasukan Bronjong Bakal Antarkan 23.000 Paket Bansos untuk Warga di Kabupaten Semarang

Kompas.com - 19/07/2021, 12:00 WIB
Pasukan bronjong siap mengantarkan bantuan sembako untuk warga terdampak pandemi. KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAPasukan bronjong siap mengantarkan bantuan sembako untuk warga terdampak pandemi.

UNGARAN, KOMPAS.com - Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mengerahkan Pasukan Bronjong untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak pandemi.

Pasukan Bronjong adalah Babinsa dan Bhabinkamtibmas dengan keranjang di sepeda motornya.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan tujuan Pasukan Bronjong adalah menyalurkan bantuan langsung ke keluarga penerima manfaat.

"Babinsa dan Bhabinkamtibmas ini kan mengenal wilayahnya, jadi bantuan yang diberikan akan tepat sasaran. Selain itu untuk menghindari adanya kerumunan karena bantuan diberikan ke rumah tangga langsung," jelasnya, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Senin (19/7/2021).

Baca juga: Kapolri Minta Penyaluran Bansos Tepat Sasaran: Jangan Sampai Ada Masyarakat Kesulitan

Dijelaskan, total ada 23.000 paket bantuan yang akan diserahkan ke keluarga penerima manfaat.

"Bantuan tersebut terdiri dari beras lima kilogram, mi instant, minyak goreng, dan barang kebutuhan lain," paparnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu ada juga vitamin, masker, hand sanitizer, dan cairan disinfektan.

Paket bantuan tersebut dikumpulkan dari Kemensos 3.000 paket, TNI 8.000 paket Polres Semarang 400 paket, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jateng 10.000 paket, Ketua DPRD Provinsi Jateng Bambang Kusriyanto 750 paket dan BPBD dan PMI 850 paket.

Baca juga: Hari Ini, Pemprov Jabar Mulai Distribusikan Bansos PPKM Darurat, Penerima dapat Beras dan Uang Rp 600.000

Dandim 0714/Salatiga Letkol INF Loka Jaya Sembada mengungkapkan pemberian bantuan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Semarang dan Polres Semarang agar tidak tumpang tindih.

"Kita berharap bantuan ini bisa merata ke semua warga yang membutuhkan. Jadi yang sudah mendapat bantuan, tidak dobel," jelasnya.

Dia berharap agar bantuan yang diberikan bisa meringankan beban masyarakat karena pandemi Covid-19.

"Kita membutuhkan gotongroyong dan bantuan semua pihak. Kita terus menggalang bantuan untuk diserahkan kepada yang membutuhkan," kata Loka Jaya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Ada Penyesuaian Aturan PPKM, Sejumlah Hotel di Bandung Tolak Tamu karena Fully Booked

Setelah Ada Penyesuaian Aturan PPKM, Sejumlah Hotel di Bandung Tolak Tamu karena Fully Booked

Regional
Viral Video Dugaan Pungli Rp 50.000 di Pos Polisi Mamuju Tengah, Sopir Truk Protes hingga Sebabkan Macet Panjang

Viral Video Dugaan Pungli Rp 50.000 di Pos Polisi Mamuju Tengah, Sopir Truk Protes hingga Sebabkan Macet Panjang

Regional
Belasan Mobil Dinas Pemkot Pekanbaru Dikuasai Oknum yang Tak Berhak

Belasan Mobil Dinas Pemkot Pekanbaru Dikuasai Oknum yang Tak Berhak

Regional
Cerita Makam Peneleh, Bekas Kuburan Mewah Pejabat Belanda di Surabaya

Cerita Makam Peneleh, Bekas Kuburan Mewah Pejabat Belanda di Surabaya

Regional
Ada 16.790 Usulan Penerima Bansos di Surabaya yang Ditolak

Ada 16.790 Usulan Penerima Bansos di Surabaya yang Ditolak

Regional
Pesan Atlet Disabilitas untuk Presiden Jokowi: Tolong Perlakukan Kami Sama

Pesan Atlet Disabilitas untuk Presiden Jokowi: Tolong Perlakukan Kami Sama

Regional
Trauma Siswi SMP Korban Pemerkosaan Ayah dan Kakak Kandung, Ketakutan Pulang ke Rumah

Trauma Siswi SMP Korban Pemerkosaan Ayah dan Kakak Kandung, Ketakutan Pulang ke Rumah

Regional
Upaya Konservasi Anggrek Pensil, Tanaman Langka di Bangka Belitung

Upaya Konservasi Anggrek Pensil, Tanaman Langka di Bangka Belitung

Regional
Ulah Kakek Cabul Terungkap Setelah Orangtua Korban Curiga Anaknya Selalu Pulang Bawa Uang

Ulah Kakek Cabul Terungkap Setelah Orangtua Korban Curiga Anaknya Selalu Pulang Bawa Uang

Regional
Pengakuan Guru Pesantren Setahun Cabuli 26 Bocah Laki-laki, Mengaku Penasaran, Korban Diancam Dikurung di Gudang

Pengakuan Guru Pesantren Setahun Cabuli 26 Bocah Laki-laki, Mengaku Penasaran, Korban Diancam Dikurung di Gudang

Regional
Berjuang Tanpa Anggaran, Atlet Disabilitas NPCI Garut Bertekad Pertahankan 5 Besar Porda Jabar

Berjuang Tanpa Anggaran, Atlet Disabilitas NPCI Garut Bertekad Pertahankan 5 Besar Porda Jabar

Regional
Kronologi Kurir Dibegal Saat Antar Paket, Korban Ditembak

Kronologi Kurir Dibegal Saat Antar Paket, Korban Ditembak

Regional
Mengenal Bambang Samsudin, Seniman Angklung Pengembang Metode Kodaly, Satu-satunya di Sumedang

Mengenal Bambang Samsudin, Seniman Angklung Pengembang Metode Kodaly, Satu-satunya di Sumedang

Regional
Wali Kota Makassar Laporkan Demonstran yang Menuduhnya Korupsi ke Polisi

Wali Kota Makassar Laporkan Demonstran yang Menuduhnya Korupsi ke Polisi

Regional
Tawuran dengan Senjata Tajam di Borobudur, 5 Pelajar Jadi Tersangka

Tawuran dengan Senjata Tajam di Borobudur, 5 Pelajar Jadi Tersangka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.