Desa di Banyumas Hadapi Covid-19 dengan Kearifan Lokal, Tak Ada Portal, Latih Ibu-ibu Jadi Nakes Dadakan (2-Habis)

Kompas.com - 19/07/2021, 11:04 WIB
Ibu rumah tangga menjadi nakes dadakan untuk memantau kesehatan pasiem Covid-19 yang menjalani isoman di Desa Karangnangka, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. KOMPAS.COM/DOK RELAWAN COVID DESAIbu rumah tangga menjadi nakes dadakan untuk memantau kesehatan pasiem Covid-19 yang menjalani isoman di Desa Karangnangka, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Pendekatan tersebut sejauh ini dinilai efektif. Kesadaran warga untuk menerapkan protokol kesehatan dan melaporkan dirinya atau anggota keluarganya yang sedang sakit kepada relawan desa meningkat.

Mobilitas masyarakat, terutama yang baru pulang dari luar kota dipantau langsung oleh ibu-ibu di setiap kelompok dasa wisma (dawis).

Menurut Wasis metode tersebut juga jauh lebih efisien dibandingkan dengan memasang portal.

Dia menggambarkan, untuk satu titik portal membutuhkan biaya pembuatan sekitar Rp 350.000. Padahal di desanya memerlukan paling tidak 16 titik portal.

Belum lagi biaya operasional yang harus dikeluarkan, karena ada petugas yang ditempatkan di setiap titik portal.

"Saya minta dukungan ke desa. Kita komparasi saja kalau buat portal dibanding kalau membekali APD lengkap dan alat kesehatan untuk ibu-ibu, ini ternyata lebih murah," kata Wasis.

Baca juga: Hari ini, Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Rayakan Idul Adha

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini cara adaptasi orang desa dengan Covid-19," lanjut Wasis.

Menurur Wasis, untuk menggugah kesadaran masyarakat atas potensi penyebaran Covid-19 tidak semudah membalik telapak tangah.

Jika ditarik jauh ke belakang, inisiasi itu muncul atas kepanikan warga menghadapi wabah. Pada April 2020 silam, warga ketakutan karena adanya pemakaman jenazah pasien Covid-19 di desa tersebut.

"Untuk pertama kalinya ada orang dimakamkan dengan protokol Covid, itu orang Jakarta yang dimakamkan di sini. Warga yang tadinya hanya melihat di TV, ternyata sudah di depan mata," tutur Wasis.

Warga semakin ketakutan, karena keluarga almarhum bermalam di situ dan menjalani karantina atas perintah dari Dinas Kesehatan (Dinkes).

Sementara itu, Kepala Desa Karangnangka, Sunarto mengatakan, dari peristiwa tersebut akhirnya pemdes bergerak untuk memformulasikan pencegahan penanganan Covid-19 dengam sentuhan kearifan lokal.

"Tujuan dari inisiasi ini adalah membangun ketahanan dan kamandirian masyarakat agar bisa mitigasi dan adaptasi terhadap Covid-19, dengan meminimalisir gejolak sosial dan gejolak ekonomi masyarkat desa," kata Sunarto.

SebelumnyaBaca juga: Kisah Ibu-ibu Desa Jadi Nakes Dadakan, Door to Door Cek Kesehatan Pasien Isoman Covid-19 (1)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah SD di Surabaya Lolos dari Penculikan, Berhasil Kabur Saat Mobil Pelaku Berhenti di SPBU

Bocah SD di Surabaya Lolos dari Penculikan, Berhasil Kabur Saat Mobil Pelaku Berhenti di SPBU

Regional
Diduga Hina Rizieq Shihab dalam Video Viral, McDanny Dilaporkan ke Polrestabes Bandung

Diduga Hina Rizieq Shihab dalam Video Viral, McDanny Dilaporkan ke Polrestabes Bandung

Regional
Seorang Polisi dan ASN di Lampung Berkomplot Rampok Mobil Mahasiswa yang Sedang Nongkrong

Seorang Polisi dan ASN di Lampung Berkomplot Rampok Mobil Mahasiswa yang Sedang Nongkrong

Regional
Praktik Perguruan Tinggi Ilegal, 1 Ijazah Dibanderol Rp 7,5 Juta, Rektor Jadi Tersangka

Praktik Perguruan Tinggi Ilegal, 1 Ijazah Dibanderol Rp 7,5 Juta, Rektor Jadi Tersangka

Regional
2 Warga Ditangkap Bawa 14 Kilogram Sisik Trenggiling, KLHK: Itu untuk Pasar Luar Negeri

2 Warga Ditangkap Bawa 14 Kilogram Sisik Trenggiling, KLHK: Itu untuk Pasar Luar Negeri

Regional
Todongkan Senjata Api ke Pelajar, Begal di Prabumulih Rampas 2 Ponsel

Todongkan Senjata Api ke Pelajar, Begal di Prabumulih Rampas 2 Ponsel

Regional
Tak Hanya Belum Vaksin, Laporan Pemerkosaan Ditolak Polisi karena Korban Tak Kenali Pelakunya, Ini Ceritanya

Tak Hanya Belum Vaksin, Laporan Pemerkosaan Ditolak Polisi karena Korban Tak Kenali Pelakunya, Ini Ceritanya

Regional
PPKM Level 2 di Solo Diperpanjang, Resepsi Pernikahan Boleh Dihadiri Maksimal 250 Orang

PPKM Level 2 di Solo Diperpanjang, Resepsi Pernikahan Boleh Dihadiri Maksimal 250 Orang

Regional
Kisah Salendra, YouTuber di Pekanbaru, Berawal Hobi Mancing hingga Kini Bisa Menggaji Tim

Kisah Salendra, YouTuber di Pekanbaru, Berawal Hobi Mancing hingga Kini Bisa Menggaji Tim

Regional
Seorang Polisi di Mojokerto Ditangkap Saat Pesta Narkoba di Vila

Seorang Polisi di Mojokerto Ditangkap Saat Pesta Narkoba di Vila

Regional
Kota Blitar Gelar Uji Coba Pertunjukan Seni di Makam Bung Karno, Ratusan Penonton Hadir

Kota Blitar Gelar Uji Coba Pertunjukan Seni di Makam Bung Karno, Ratusan Penonton Hadir

Regional
Cerita Korban Pemerkosaan Ditolak Saat Lapor Polisi karena Tak Punya Sertifikat Vaksin, Sempat Tertahan di Gerbang

Cerita Korban Pemerkosaan Ditolak Saat Lapor Polisi karena Tak Punya Sertifikat Vaksin, Sempat Tertahan di Gerbang

Regional
Gara-gara Api di Tungku Lupa Dimatikan, Sebuah Rumah di Ponorogo Terbakar, 1 Orang Terluka

Gara-gara Api di Tungku Lupa Dimatikan, Sebuah Rumah di Ponorogo Terbakar, 1 Orang Terluka

Regional
Kapolsek Parigi Diduga Cabuli Anak Tersangka, Keluarga Korban: Tak Ada Damai...

Kapolsek Parigi Diduga Cabuli Anak Tersangka, Keluarga Korban: Tak Ada Damai...

Regional
Yogyakarta Masuk PPKM Level 2, Satgas Covid-19: Tugas Kita Makin Berat

Yogyakarta Masuk PPKM Level 2, Satgas Covid-19: Tugas Kita Makin Berat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.