Massa Bakar 32 Rumah dan Kios di Dogiyai, Papua, Seorang Warga Tewas

Kompas.com - 16/07/2021, 22:59 WIB
Sekelompok orang membakar rumah dan warung atau kios milik warga di Dogiyai, Kamis (15/7/2021).
ANTARA/HOSekelompok orang membakar rumah dan warung atau kios milik warga di Dogiyai, Kamis (15/7/2021).

JAYAPURA, KOMPAS.com - Sekelompok warga mengamuk di Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Papua, pada Kamis (15/7/2021) malam. Akibat insiden itu, 32 rumah dan kios hangus terbakar.

Selain itu, seorang warga tewas dan satu orang lainnya mengalami luka panah.

"Ada 13 rumah dan 19 kios hangus terbakar. Sementara korban tewas bernama Hendrik Simatupang jasadnya ditemukan di salah satu rumah yang hangus terbakar," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal melalui keterangan tertulis, Jumat (16/7/2021) malam.

Sementara Ester Paruka mengalami luka panah pada bagian bawah ketiak sebelah kiri.

Menurut Kamal, kejadian tersebut bermula pada pukul 17.08 WIT.

Saat itu, petugas Satgas Paskhas Pos Moanemani mendapat laporan dari masyarakat ada sekelompok orang yang mabuk di landasan Bandara Moanemani.

Baca juga: Stasiun Pengisian Oksigen Gratis Dipersiapkan di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian pukul 17.25 WIT, lima personel Satgas Paskhas yang dipimpin Serka Wartono menegur masyarakat tersebut. 

Petugas meminta warga tersebut keluar dari area landasan bandara melalui jalan setapak.

Petugas lalu bergegas keluar dari dalam landasan dan sudah terdapat sekitar 20 warga yang membawa panah, parang, dan batu.

"Sekumpulan masyarakat tersebut langsung mengeroyok lima personel Satgas Paskhas," kata Kamal.

Merasa keselamatannya terancam, personel Satgas Paskhas pun memberikan tembakan peringatan kemudian orang-orang tersebut melarikan diri.

Sekitar pukul 17.31 WIT, massa yang merasa tidak terima melakukan perlawanan. Sekitar 20 orang lainnya ikut menyerang dengan parang dan kapak karena diprovokasi.

"Dari aksi tersebut, terdapat dua korban dari personel Paskhas, yang kemudian korban dibawa menuju unit pelayanan RSUD, Kampung Kimupugi, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai menggunakan Mobil Ambulans Bandara Moanemani," kata Kamal.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Lamongan Akhirnya Kantongi Hak Paten Soto Lamongan dan Nasi Boranan

Pemkab Lamongan Akhirnya Kantongi Hak Paten Soto Lamongan dan Nasi Boranan

Regional
Nginap di Rumah Orang Rimba, Nadiem Makarim Dihadiahi Kaus Bertuliskan 'Kami Ingin Bisa Membaca dan Menulis'

Nginap di Rumah Orang Rimba, Nadiem Makarim Dihadiahi Kaus Bertuliskan "Kami Ingin Bisa Membaca dan Menulis"

Regional
Kronologi Balita Tewas Tersengat Listrik, Tarik Bola Lampu yang Menyala Saat Ibu Ganti Baju

Kronologi Balita Tewas Tersengat Listrik, Tarik Bola Lampu yang Menyala Saat Ibu Ganti Baju

Regional
Diduga akibat Korsleting Saat Isi Daya Listrik Ponsel, 10 Rumah Semi Permanen di Bandung Terbakar

Diduga akibat Korsleting Saat Isi Daya Listrik Ponsel, 10 Rumah Semi Permanen di Bandung Terbakar

Regional
Kota Blitar PPKM Level 3 di Instruksi Mendagri, Wali Kota: Sesuai Rilis Bu Gubernur, Kita di Level 2

Kota Blitar PPKM Level 3 di Instruksi Mendagri, Wali Kota: Sesuai Rilis Bu Gubernur, Kita di Level 2

Regional
Pamit Naik ke Gunung Merapi, Warga Kalitengah Lor Sleman Hilang

Pamit Naik ke Gunung Merapi, Warga Kalitengah Lor Sleman Hilang

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 22 September 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 22 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 22 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 22 September 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 22 September 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 22 September 2021

Regional
Viral, Video Talut di Banjarnegara Ambrol Saat Dipukul dengan Telapak Tangan

Viral, Video Talut di Banjarnegara Ambrol Saat Dipukul dengan Telapak Tangan

Regional
Izin Premier Oil di Perairan Aceh Tidak Diketahui Pemda, Ini Penjelasan SKK Migas

Izin Premier Oil di Perairan Aceh Tidak Diketahui Pemda, Ini Penjelasan SKK Migas

Regional
Baginda Jamaludin Bangun 30 Rumah Angling Dharma di Pandeglang untuk Warga Miskin Tanpa Diminta

Baginda Jamaludin Bangun 30 Rumah Angling Dharma di Pandeglang untuk Warga Miskin Tanpa Diminta

Regional
Masyarakat Adat Bersitegang dengan Petugas dan Aparat di Lokasi Pembangunan Waduk Lambo

Masyarakat Adat Bersitegang dengan Petugas dan Aparat di Lokasi Pembangunan Waduk Lambo

Regional
Investasi di Karawang Capai Rp 13,83 Triliun, Peringkat Kedua di Jawa Barat

Investasi di Karawang Capai Rp 13,83 Triliun, Peringkat Kedua di Jawa Barat

Regional
80 Ular Mati Terpanggang, Ini Kronologi Kebakaran Rumah Kolektor Reptil, Satpam Sempat Bunyikan Kentongan

80 Ular Mati Terpanggang, Ini Kronologi Kebakaran Rumah Kolektor Reptil, Satpam Sempat Bunyikan Kentongan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.