Cerita Polisi Keliling Beri Sembako: Ada Tukang Bubur 10 Hari Isoman Tak Jualan, Kasihan...

Kompas.com - 16/07/2021, 20:15 WIB
Kepala Polresta Tasikmalaya AKBP Doni Hermawan, berkeliling perkampungan memberikan bantuan sembako bagi warga isoman di tempat tinggalnya, Jumat (16/7/2021). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAKepala Polresta Tasikmalaya AKBP Doni Hermawan, berkeliling perkampungan memberikan bantuan sembako bagi warga isoman di tempat tinggalnya, Jumat (16/7/2021).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Kepala Polres Kota (Polresta) Tasikmalaya AKBP Doni Hermawan, turun langsung berkeliling kampung menyambangi rumah-rumah warga yang isolasi mandiri (isoman) memberikan bantuan kebutuhan pokok (sembako).

Langkahnya ini sekaligus memantau kondisi warga selama isoman di rumahnya supaya tak terulang lagi adanya temuan masyarakat isoman meninggal.

Apalagi, jumlah warga isoman semakin hari ada penambahan dan sudah mencapai 1.150 orang sampai Jumat (16/7/2021).

"Kita sasar warga isoman dengan kategori kurang mampu dan diberikan sembako secara langsung. Jangan sampai ditemukan lagi kejadian warga isoman di tempat tinggalnya meninggal. Upaya ini sekaligus mengawasi dan memantau kondisi warga yang isoman tersebut," jelas Doni kepada wartawan di kantornya, Jumat sore.

Baca juga: Juli 2021, 32 Pasien Covid-19 di Kulon Progo Meninggal Saat Isoman

Doni menambahkan, pihaknya telah memberikan bantuan kebutuhan pokok kepada warga yang isoman di wilayah Kelurahan Mulyasari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, sebagai salahsatu wilayah yang banyak masyarakatnya isoman di tiap rumahnya.

Salahsatunya ke tukang bubur ayam yang mengaku telah 10 hari tak bisa jualan akibat positif Covid-19 tak bergejala serta menjalani isoman di rumahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Seperti kemarin, kita ngobrol sama tukang bubur yang sedang isoman di rumahnya sudah 10 hari. Selama itu, bapak itu tak bisa jualan karena positif dan tak punya penghasilan lain. Nah, ini yang perlu diperhatikan, jangan sampai nyuruh isoman saja, tapi tak diperhatikan kebutuhan pokoknya, kasihan kan," tambah Doni.

Baca juga: 2.741 Warga Purbalingga Isoman, Relawan hingga Ibu PKK Gotong Royong Bangun Dapur Umum

 

Doni pun selama ini telah memerintahkan petugas khusus pemantau warga isoman atau bergejala Covid-19 di tiap perkampungan atau level RW melalui personel Bhabinkamtibmas.

Petugas itu setiap harinya memantau seluruh warga isoman dan bergejala di tiap perkampungan untuk dilaporkan secara langsung kondisinya.

Sehingga, warga isoman atau bergejala akan diperhatikan kondisinya supaya tak sampai meninggal.

"Kalaupun kondisinya semakin bergejala, nantinya akan koordinasi dengan Satgas Kelurahan dan Kecamatan supaya bisa dirujuk mendapatkan penanganan medis intensif," ujar dia.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 8 Kasus Aktif Covid-19 di Kota Blitar, Tertinggi dalam 2 Pekan Terakhir

Ada 8 Kasus Aktif Covid-19 di Kota Blitar, Tertinggi dalam 2 Pekan Terakhir

Regional
Peternak di Blitar Kehilangan Tas Berisi Uang Rp 427 Juta Saat Ganti Ban Mobil yang Kempes

Peternak di Blitar Kehilangan Tas Berisi Uang Rp 427 Juta Saat Ganti Ban Mobil yang Kempes

Regional
Oknum Pegawai PMI Surabaya Jual Plasma Konvalesen, 1 Kantong Dijual hingga Rp 5 Juta

Oknum Pegawai PMI Surabaya Jual Plasma Konvalesen, 1 Kantong Dijual hingga Rp 5 Juta

Regional
Jadi Tersangka, 14 Warga yang Aniaya Pencuri hingga Tewas Dijerat Pasal Berlapis

Jadi Tersangka, 14 Warga yang Aniaya Pencuri hingga Tewas Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Hasil Otopsi ART yang Tewas di Madiun, Terdapat Bekas Pukulan Benda Tumpul di Kepala Korban

Hasil Otopsi ART yang Tewas di Madiun, Terdapat Bekas Pukulan Benda Tumpul di Kepala Korban

Regional
Kronologi Meninggalnya Mahasiswa UNS dalam Diklatsar Menwa, Panitia: Sempat Mengeluh Keram dan Sakit Punggung

Kronologi Meninggalnya Mahasiswa UNS dalam Diklatsar Menwa, Panitia: Sempat Mengeluh Keram dan Sakit Punggung

Regional
Langgar Aturan PPKM Level 1, Dua Kafe Bergengsi di Kota Semarang Disegel Polisi

Langgar Aturan PPKM Level 1, Dua Kafe Bergengsi di Kota Semarang Disegel Polisi

Regional
Bapak Perkosa Anak Tiri yang Masih di Bawah Umur, Ditangkap Saat Akan Kabur dengan Kapal

Bapak Perkosa Anak Tiri yang Masih di Bawah Umur, Ditangkap Saat Akan Kabur dengan Kapal

Regional
Imigrasi Blitar Mulai Buka, Baru 50 Persen Kuota Layanan Terpakai

Imigrasi Blitar Mulai Buka, Baru 50 Persen Kuota Layanan Terpakai

Regional
Gelar Aksi Peduli Lingkungan, PSDKP Ambon Tanam Mangrove hingga Lepas 1.500 Benih Ikan Kakap

Gelar Aksi Peduli Lingkungan, PSDKP Ambon Tanam Mangrove hingga Lepas 1.500 Benih Ikan Kakap

Regional
Kronologi Vario Terjun ke Empang hingga Mengakibatkan Pasangan Muda-mudi Tewas di Tempat

Kronologi Vario Terjun ke Empang hingga Mengakibatkan Pasangan Muda-mudi Tewas di Tempat

Regional
Beri Izin Pelaksanaan CFD di Jalan Kembang Jepun Surabaya, Satgas Covid-19: Jika Ada Kerumunan, Bubarkan

Beri Izin Pelaksanaan CFD di Jalan Kembang Jepun Surabaya, Satgas Covid-19: Jika Ada Kerumunan, Bubarkan

Regional
Lima Anak Hanyut Saat Berenang di Muara Sungai, 1 Masih Hilang

Lima Anak Hanyut Saat Berenang di Muara Sungai, 1 Masih Hilang

Regional
Korban Diduga Keracunan Makanan di Nganjuk Jadi 45 Orang, Sampel Makanan Dibawa ke Lab Surabaya

Korban Diduga Keracunan Makanan di Nganjuk Jadi 45 Orang, Sampel Makanan Dibawa ke Lab Surabaya

Regional
Bangunan Sekolah Rusak karena Gempa, Siswa di Ambarawa Kembali Belajar Jarak Jauh

Bangunan Sekolah Rusak karena Gempa, Siswa di Ambarawa Kembali Belajar Jarak Jauh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.