Kompas.com - 16/07/2021, 15:42 WIB
Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Solo, Abdul Ghofar Ismail dan pengurus DPD PKS Solo, Asih Sunjoto Putro di Solo, Jawa Tengah, Jumat (4/12/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKetua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Solo, Abdul Ghofar Ismail dan pengurus DPD PKS Solo, Asih Sunjoto Putro di Solo, Jawa Tengah, Jumat (4/12/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Solo meminta pemerintah daerah segera mengalokasikan kompensasi bagi masyarakat yang terdampak PPKM darurat.

Adapun anggaran yang rencana dialokasikan Pemkot Solo terhadap masyarakat yang terkena dampak PPKM Darurat sebesar Rp 9 miliar.

"Rencana alokasi anggaran Rp 9 miliar yang akan digelontorkan untuk kompensasi masih kurang dan belum mengcover semua lapisan masyarakat terdampak," kata Ketua Fraksi PKS DPRD Solo, Asih Sunjoto Putro, Jumat (16/7/2021).

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, Dinas Kesehatan Sebut Nakes di Solo Mulai Kelelahan

Asih mengatakan, DPRD Solo telah mengusulkan kompensasi sebesar Rp 20 miliar agar bisa mengcover semua lapisan masyarakat yang terdampak PPKM darurat.

"Usulan kompensasi ini bisa melalui mekanisme mendahului anggaran agar bisa mengcover lebih banyak masyarakat terdampak," terang dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun masyarakat dampak PPKM darurat tersebut antara lain, pedagang pasar non produk esensial, pelaku usaha di ruas-ruas jalan, pelayan, buruh, dan karyawan di toko dan pasar.

Kemudian, tukang parkir, dan semua masyarakat menengah ke bawah yang terdampak lainnya.  

"Jeritan tangisan rakyat di bawah mohon segera direspons oleh jajaran Pemkot Solo. Karena kita terus berpacu dengan waktu, sementara kehidupan masyarakat harus dicukupi. Dengan segala keterbatasan yang ada mohon penanganan kompensasi masyarakat terdampak dilaksanakan sesegera mungkin dan dilaksanakan secara tepat sasaran," kata Asih.

Baca juga: Terdampak PPKM Darurat, Sopir Angkot hingga Juru Parkir di Kebumen Terima Bansos Rp 500.000

Menurut dia, sejak PPKM darurat diberlakukan sudah ada empat elemen masyarakat yang mendatangi DPRD Solo.

Mereka menyuarakan agar kompensasi bagi masyarakat yang terdampak PPKM darurat bisa segera disalurkan.

"Sejak PPKM darurat diberlakukan, DPRD Solo sudah didatangi empat elemen masyarakat berbeda yang menyuarakan hal tersebut," kata dia.

Asih mengajak semua anggota DPRD Solo untuk mengawasi penyaluran kompensasi bantuan masyarakat terkena dampak PPKM darurat agar tepat sasaran.

“FPKS mengajak semua anggota DPRD Solo melakukan fungsi pengawasan agar bantuan kompensasi berjalan dengan baik, tepat sasaran, memenuhi unsur keadilan, menghindarkan kesenjangan dan kecemburuan sosial," terang dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Video Mahasiswa KKN Diusir karena Menghina Desa, Ini Cerita Sebenarnya

Viral, Video Mahasiswa KKN Diusir karena Menghina Desa, Ini Cerita Sebenarnya

Regional
Sosok Temianus Magayang, Pentolan KKB Otak Kerusuhan Yahukimo, Terlibat Rentetan Pembunuhan dan Tertembak Saat Ditangkap

Sosok Temianus Magayang, Pentolan KKB Otak Kerusuhan Yahukimo, Terlibat Rentetan Pembunuhan dan Tertembak Saat Ditangkap

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pentolan KKB di Yahukimo Ditangkap | Tragedi Kecelakaan Minibus di Kediri

[POPULER NUSANTARA] Pentolan KKB di Yahukimo Ditangkap | Tragedi Kecelakaan Minibus di Kediri

Regional
Kantor PSS Sleman Dibakar OTK, Ini Kata Polisi

Kantor PSS Sleman Dibakar OTK, Ini Kata Polisi

Regional
Kantornya Dibakar, Dirut PSS Sleman: Kalau Ada Kekecewaan Kita Maklum

Kantornya Dibakar, Dirut PSS Sleman: Kalau Ada Kekecewaan Kita Maklum

Regional
2 Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Puluhan OTK, Pelaku Pakai Topeng, Bawa Sajam, Bom Molotov hingga Pistol Rakitan

2 Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Puluhan OTK, Pelaku Pakai Topeng, Bawa Sajam, Bom Molotov hingga Pistol Rakitan

Regional
Dirut Liga Indonesia Baru Kecam Pembakaran 'Omah PSS' Sleman: Itu Bukan Suporter, tapi Perusuh...

Dirut Liga Indonesia Baru Kecam Pembakaran "Omah PSS" Sleman: Itu Bukan Suporter, tapi Perusuh...

Regional
Cerita Saksi Lihat Pemotor di Depannya Tewas Tergencet Avanza, 'Mobilnya Tiba-tiba Oleng, Tabrak Motor Saya hingga Jatuh ke Parit...'

Cerita Saksi Lihat Pemotor di Depannya Tewas Tergencet Avanza, "Mobilnya Tiba-tiba Oleng, Tabrak Motor Saya hingga Jatuh ke Parit..."

Regional
Kantor Manajemen PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Kantor Manajemen PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Sederet Fakta Istri Disiram Air Keras hingga Tewas, Suami Dihasut agar Cemburu, hingga Terancam Hukuman Mati

Sederet Fakta Istri Disiram Air Keras hingga Tewas, Suami Dihasut agar Cemburu, hingga Terancam Hukuman Mati

Regional
Pria yang Tertangkap Basah Curi Motor lalu Diamuk Warga, Diikat dan Ditelanjangi Ternyata Residivis

Pria yang Tertangkap Basah Curi Motor lalu Diamuk Warga, Diikat dan Ditelanjangi Ternyata Residivis

Regional
Beberapa Hari Diguyur Hujan, 7 Kecamatan di HST Kalsel Terendam Luapan Sungai Barabai

Beberapa Hari Diguyur Hujan, 7 Kecamatan di HST Kalsel Terendam Luapan Sungai Barabai

Regional
Wagub Jabar Sebut Banjir Bandang Garut karena Hutan Jadi Lahan Pertanian

Wagub Jabar Sebut Banjir Bandang Garut karena Hutan Jadi Lahan Pertanian

Regional
Warga Kembali Gelar Aksi 1.000 Lilin, Tuntut Kasus Mayat Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik Dituntaskan

Warga Kembali Gelar Aksi 1.000 Lilin, Tuntut Kasus Mayat Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik Dituntaskan

Regional
Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Puluhan OTK, 1 Orang Luka Parah

Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Puluhan OTK, 1 Orang Luka Parah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.