Terdampak PPKM Darurat, Sopir Angkot hingga Juru Parkir di Kebumen Terima Bansos Rp 500.000

Kompas.com - 16/07/2021, 12:29 WIB
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mendampingi sopir angkot, kernet dan juru parkir penerima bantuan akibat terdampak PPKM darurat di Bank Jateng Kebumen, Kamis (15/7/2021). KOMPAS.COM/DOK PEMKAN KEBUMENBupati Kebumen Arif Sugiyanto mendampingi sopir angkot, kernet dan juru parkir penerima bantuan akibat terdampak PPKM darurat di Bank Jateng Kebumen, Kamis (15/7/2021).

KEBUMEN, KOMPAS.com - Ratusan sopir angkot, kernet, dan juru parkir di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, menerima bantuan sosial (bansos) masing-masing Rp 500.000.

Pasalnya, selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat mereka tidak dapat bekerja seperti biasanya.

"Saya ucapkan terima kasih sebanyak-banyak kepada pemerintah kepada Pak Bupati, atas perhatiannya kepada kami," kata salah seorang sopir angkot Jati Purnomo, Jumat (16/7/2021).

Baca juga: PKL Terdampak PPKM Darurat di Kebumen Terima BLT Rp 750.000

Ia mengaku, sejak 11 Juli 2021 tidak lagi mengoperasikan angkot. Jati Purnomo hanya bisa berdiam diri bersama keluarganya di rumah.

"Alhamdulillah pemerintah beri bantuan. Ini tentu sangat membantu kami untuk menambah kebutuhan keluarga," ujar Jati.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan, total terdapat 246 orang penerima bantuan yang terdiri atas 117 sopir angkot, 59 kernet, dan 70 juru parkir yang ada dalam kota.

"Para sopir angkot ini diberikan bantuan karena memang mereka diminta untuk tidak beroperasi, setelah adanya penyekatan jalan," kata Arif.

Pemerintah, kata Arif, mengambil kebijakan penyekatan jalan dengan tujuan untuk mengurangi mobilitas masyarakat.

"Kita selalu berupaya mengedepankan pendekatan humanis. Ketika mereka kita minta tidak beroperasi dan tetap di rumah, pemerintah berupaya membantu mereka dengan bantuan sosial ini," ujar Arif.

Baca juga: Warga Terdampak PPKM Darurat di Banyumas Terima JPS Rp 200.000, Ini Cara Daftarnya

Arif mengatakan, rencananya juga akan memberikan bantuan serupa kepada masyarakat lain yang terdampak PPKM Darurat.

Sebelumnya, Pemkab Kebumen telah memberikan bansos untuk para pedagang kaki lima (PKL) yang ada di Alun-alun Kebumen, Karanganyar, Gombong, Kutowinganun, dan Prembun.

Bansos diberikan kepada 3.000 pedagang dengan besaran masing-masing mendapat Rp 750.000.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang World Superbike, NTB Butuh Tambahan 1,3 Juta Vaksin Covid-19

Jelang World Superbike, NTB Butuh Tambahan 1,3 Juta Vaksin Covid-19

Regional
4 Fakta Bus Pariwisata Rombongan Pegawai RSUD Kota Semarang Terguling di Gunungkidul

4 Fakta Bus Pariwisata Rombongan Pegawai RSUD Kota Semarang Terguling di Gunungkidul

Regional
Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah di Brebes Rusak

Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah di Brebes Rusak

Regional
Dinilai Efektif Tekan Jumlah Kendaraan, Ganjil Genap di Puncak Cianjur Akan Diberlakukan Setiap Akhir Pekan

Dinilai Efektif Tekan Jumlah Kendaraan, Ganjil Genap di Puncak Cianjur Akan Diberlakukan Setiap Akhir Pekan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ibu-ibu Peternak Ayam Geruduk Rumah Suroto | Bus yang Angkut Pegawai RSUD Kota Semarang Terguling

[POPULER NUSANTARA] Ibu-ibu Peternak Ayam Geruduk Rumah Suroto | Bus yang Angkut Pegawai RSUD Kota Semarang Terguling

Regional
Setiap Orang yang Masuk ke Mapolda Jateng Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Setiap Orang yang Masuk ke Mapolda Jateng Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Regional
Ganjil Genap di Bali Diterapkan Akhir September, Kendaraan Tak Sesuai Kena Sanksi Putar Balik

Ganjil Genap di Bali Diterapkan Akhir September, Kendaraan Tak Sesuai Kena Sanksi Putar Balik

Regional
Mayat Penuh Luku Ditemukan Mengapung di Sungai Serang Kulon Progo

Mayat Penuh Luku Ditemukan Mengapung di Sungai Serang Kulon Progo

Regional
Cegah Varian Baru Masuk ke Indonesia, PMI di Pintu Perbatasan RI-Malaysia Akan Dikarantina Terlebih Dahulu 8 Hari

Cegah Varian Baru Masuk ke Indonesia, PMI di Pintu Perbatasan RI-Malaysia Akan Dikarantina Terlebih Dahulu 8 Hari

Regional
Dikira Ulah Tikus Pecahkan Kaca Saat Malam Hari, Warga Bandung Malah Temukan Proyektil Peluru di Rumahnya

Dikira Ulah Tikus Pecahkan Kaca Saat Malam Hari, Warga Bandung Malah Temukan Proyektil Peluru di Rumahnya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 19 September 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 19 September 2021

Regional
Gangguan Jaringan Internet di Kalimantan Timur, Ini Penjelasan Telkomsel

Gangguan Jaringan Internet di Kalimantan Timur, Ini Penjelasan Telkomsel

Regional
Bank Sampah di Banyuwangi Olah Limbah Masker Jadi Pot Bunga

Bank Sampah di Banyuwangi Olah Limbah Masker Jadi Pot Bunga

Regional
Sedang Memancing Ikan, Seorang Warga Temukan Mayat Bayi Mengapung di Sungai, Diduga Sengaja Dibuang

Sedang Memancing Ikan, Seorang Warga Temukan Mayat Bayi Mengapung di Sungai, Diduga Sengaja Dibuang

Regional
Pemancing Temukan Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Sungai Serang, Kulon Progo

Pemancing Temukan Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Sungai Serang, Kulon Progo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.