Dalam Sehari Bertambah 367 Kasus Covid-19 di Sulut, Terbanyak Selama Pandemi

Kompas.com - 16/07/2021, 07:24 WIB
Ilustrasi COVID-19 Ilustrasi COVID-19

MANADO, KOMPAS.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sulawesi Utara (Sulut) melaporkan ada penambahan 367 kasus baru pada Kamis (15/7/2021).

Angka tersebut merupakan penambahan kasus harian tertinggi selama pandemi berlangsung.

"Untuk hari ini Kamis, 15 Juli 2021, kami update pertambahan kasus terkonfirmasi positif sejumlah 367 kasus. Penambahan kasus harian hari ini merupakan rekor tertinggi selama pandemi berlangsung di Sulawesi Utara," kata Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sulut, Steaven Dandel, lewat keterangan tertulis, Kamis.

Baca juga: UPDATE 15 Juli: Rekor Lagi, Kasus Aktif Covid-19 Capai 480.199

Dengan demikian, jumlah akumulasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Sulut sebanyak 18.731 kasus.

Rinciannya, 15.781 orang sudah sembuh, 583 orang meninggapl dunia, dan 2.367 masih dirawat.

Dia menjelaskan, sebenarnya selama sepekan terakhir ini telah tiga kali pertambahan kasus harian melampui puncak pandemi pertama di bulan Januari yang paling tinggi adalah 242 kasus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tentunya hal ini menjadi kekhawatiran kita bersama. Tetapi hal yang paling utama yang harus kita lakukan adalah kerja sama antar pemerintah dan masyarakat untuk bahu membahu menyelesaikan permasalahan ini," ujar dia.

Baca juga: Pecah Rekor Lagi, Positif Covid-19 di Sumut Bertambah 896 Kasus, Medan Penyumbang Terbesar

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut berdasarkan instruksi dari gubernur telah mengupayakan kesiapsiagaan menghadapi melonjaknya kasus ini.

Adapun tindakan konkrit yang telah dilaksanakan adalah membuka rumah isolasi yang sebelumnya dalam kondisi standby, yakni Balai Diklat Maumbi dengan kapasitas 250 bed, Pusat Krisis Kesehatan yang berkapasitas 30 bed dan segera di tambah dengan asrama haji sebesar 150 bed.

"Gubernur Sulawesi Utara juga telah menginstruksikan kepada bupati dan wali kota se-Provinsi Sulawesi Utara untuk membuka tempat isolasi di kabupaten dan kota masing-masing dengan kapasitas 200 bed per kabupaten dan kota," sebutnya.

Kemudian, rumah sakit se-Sulut telah diperintahkan untuk mengkonversi sebagian tempat tidur rawat inap biasa (30 persen) menjadi tempat perawatan kasus Covid-19.

"Para penyuplai oksigen medis maupun industri yang ada di Provinsi Sulawesi Utara telah diperintahkan untuk menyiagakan dan memprioritaskan peruntukkan oksigennya bagi perawatan pasien Covid-19" ungkap Steaven.

Akan tetapi, lanjut dia, pemerintah juga menyadari bahwa dengan kecepatan transmisi dari variant of concern yang begitu cepat, maka upaya yang dilakukan di atas akan sia-sia bila tidak diikuti dengan kedisplinan masyarakat dalam mengikuti panduan pelaksanaan PPKM Mikro yang telah diterbitkan.

Baca juga: Gentingnya Penularan Covid-19 di Indonesia, dari Rekor Kasus hingga Larangan Penerbangan Asal Tanah Air

Satgas Covid-19 Pemprov Sulut juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi secara aktif dalam menekan transimisi penyakit ini, dengan langkah-langkah konkrit yang bisa dilakukan secara individu.

Disiplin memakai masker, menghindari kerumunan, menghindari lokasi atau ruangan dengan sirkulasi udara yang tidak baik.

Lalu, mematuhi perintah dan jadwal kerja dari rumah, mengurangi pertemuan-pertemuan sosial yang tidak urgen, sedapat mungkin untuk bisa diam di rumah bila tidak ada aktivitas atau pekerjaan yang harus dilakukan, mencuci tangan dan membersihkan diri setiba di rumah.

"Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan bila mengalami gejala dan atau pernah kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif. Bagi mereka yang telah terkonfirmasi positif, disarankan untuk tidak menjalani isolasi mandiri di rumah, bila terdapat orang lanjut usia atau balita. Istirahat cukup dan makan makanan bergizi untuk menjaga imunitas tubuh," imbaunya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

184 Desa di Banyuwangi Rawan Banjir Jelang Musim Hujan, BPBD Imbau Waspada

184 Desa di Banyuwangi Rawan Banjir Jelang Musim Hujan, BPBD Imbau Waspada

Regional
Dinsos Kabupaten Semarang Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

Dinsos Kabupaten Semarang Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

Regional
Video Viral Bupati Jember Nyanyi di Pesta Pernikahan, Satgas Covid-19 Panggil Ketua Panitia dan Pengelola Gedung

Video Viral Bupati Jember Nyanyi di Pesta Pernikahan, Satgas Covid-19 Panggil Ketua Panitia dan Pengelola Gedung

Regional
Kota Padang Berlaku PPKM Level 2, Ini Aturan yang Baru

Kota Padang Berlaku PPKM Level 2, Ini Aturan yang Baru

Regional
[POPULER NUSANTARA] Dituduh Mencuri, Pria di Bangkalan Tewas Dibakar Massa | Bos Judi Online Diduga Punya 5.000 Nomor Ponsel

[POPULER NUSANTARA] Dituduh Mencuri, Pria di Bangkalan Tewas Dibakar Massa | Bos Judi Online Diduga Punya 5.000 Nomor Ponsel

Regional
Ganteng-ganteng Koruptor: Kisah 'Serigala' dari Kuansing

Ganteng-ganteng Koruptor: Kisah "Serigala" dari Kuansing

Regional
Kota Blitar Bertahan di PPKM Level 1, Wali Kota Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 Akhir Tahun

Kota Blitar Bertahan di PPKM Level 1, Wali Kota Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 Akhir Tahun

Regional
Kisah Anak Bernama ABCDEF GHIJK Zuzu, Petugas Kependudukan Sempat Tak Percaya

Kisah Anak Bernama ABCDEF GHIJK Zuzu, Petugas Kependudukan Sempat Tak Percaya

Regional
Bupati Jember Menyanyi di Pesta Pernikahan, Video Viral hingga Minta Maaf

Bupati Jember Menyanyi di Pesta Pernikahan, Video Viral hingga Minta Maaf

Regional
21 Siswa MI di Lombok Tengah Alami Mual hingga Pusing Usai Makan Tempe Goreng

21 Siswa MI di Lombok Tengah Alami Mual hingga Pusing Usai Makan Tempe Goreng

Regional
Kemeriahan Warga Madiun Peringati Maulid Nabi, Bagi-bagi Uang Koin hingga Jajanan Anak

Kemeriahan Warga Madiun Peringati Maulid Nabi, Bagi-bagi Uang Koin hingga Jajanan Anak

Regional
2 Bocah TK Tenggelam di Kolam Wisata Bajak Laut Gresik, 1 Tewas

2 Bocah TK Tenggelam di Kolam Wisata Bajak Laut Gresik, 1 Tewas

Regional
Syarat Naik Pesawat ke Babel Cukup Antigen jika Sudah Vaksin 2 Kali

Syarat Naik Pesawat ke Babel Cukup Antigen jika Sudah Vaksin 2 Kali

Regional
427 Anak di Kabupaten Tegal Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

427 Anak di Kabupaten Tegal Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Regional
Kisah Pelajar ABCDEF GHIJK Zuzu, Sang Ayah Siapkan Nama Unik Itu Sejak Sebelum Menikah

Kisah Pelajar ABCDEF GHIJK Zuzu, Sang Ayah Siapkan Nama Unik Itu Sejak Sebelum Menikah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.