Peduli Warga Terdampak Covid-19, Petani di Klaten Bagikan Hasil Panen

Kompas.com - 16/07/2021, 06:00 WIB
Yudo Prihatin sedang memberi hasil kebun ke salah satu warga di Desa Demak Ijo, Karangnongko, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (15/7/2021). KompasTVYudo Prihatin sedang memberi hasil kebun ke salah satu warga di Desa Demak Ijo, Karangnongko, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (15/7/2021).

KOMPAS.com - Di tengah pandemi Covid-19, seorang petani asal Klaten, Jawa Tengah, bernama Yudo Prihatin membagi-bagikan hasil panen sawah dan kebun sayur secara gratis ke tetangga.

Pria warga Demak Ijo, Kecamatan Karangnongko, tersebut mengatakan, dirinya merasa terpanggil membantu sesama di tengah kondisi sulit saat ini.

"Meskipun petani, saya ingin berbagi dengan masyarakat, tetangga-tetangga yang terdampak Covid-19," katanya seperti dilansir dari Kompas.TV, Kamis (15/7/2021).

Baca juga: Dedi Mulyadi Tawari Pekerjaan ke Kuli Bangunan yang Dipecat gara-gara Lepas Masker Saat Minum Es

Peduli sesama

Yudo, di mata warga sekitar, memang dikenal sebagai petani yang peduli terhadap sesama.

Selain menanam sayur mayur berupa tomat, selederi dan terong di halaman sekitar rumahnya, Yudo juga menanam padi dan berbagai macam sayur di ladang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat panen, kata Yudo, dirinya mengajak pemuda karang taruna di desanya untuk memanen dan membagikan hasil panen itu ke warga yang membutuhkan.

Baca juga: Meski Kaget Ternyata Ditahan di Lapas, Pemilik Warung Kopi: Saya Siap

"Saya berkoordinasi dengan kepala desa cara mendistibusikan itu, dan harapan saya para petani lain juga tergugah hatinya untuk membantu meringankan beban warga lainnya," katanya.

Sementara itu, aksi Yudo tersebut mendapat apresiasi dari warga. Salah satunya Kepala Desa Demak Ijo Ery Karynato.

"Ini sangat luar biasa, karena di Demak Ijo juga ada yang terkonfirmasi (positif Covid-19)," katanya.

 

Baca juga: 4 Fakta Oknum Satpol PP Diduga Aniaya Wanita Hamil Saat Razia PPKM di Gowa

Hal senada juga diungkapkan oleh Yusuf Rohmadi, warga Demak Ijo. Yusuf bahkan menyebut, siapa pun boleh mengambil secara gratis hasil panen Yudo.

"Untuk siapa saja, bagi masyarakat desa atau yang baru lewat lalu ada tomat mateng lalu mau dipethik, monggo. Ini salah satu bentuk inisiatif ketahanan pangan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Oktober 2021

Regional
Video Pengendara Motor Masturbasi Sambil Buntuti Wanita di Jalan Viral di Medsos

Video Pengendara Motor Masturbasi Sambil Buntuti Wanita di Jalan Viral di Medsos

Regional
Sepeda Motor Tabrak Pohon di Ponorogo, Satu Pelajar Tewas dan 1 Luka-Luka

Sepeda Motor Tabrak Pohon di Ponorogo, Satu Pelajar Tewas dan 1 Luka-Luka

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 20 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Oktober 2021

Regional
Gempa M 4,7 Guncang Lombok Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 4,7 Guncang Lombok Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Polisi yang Rampok Mobil di Lampung Ditangkap, Kapolda Pastikan Pelaku Dihukum: Tak Ada Pilih Kasih

Polisi yang Rampok Mobil di Lampung Ditangkap, Kapolda Pastikan Pelaku Dihukum: Tak Ada Pilih Kasih

Regional
Lika-liku Upaya Menghapus Budaya Kekerasan terhadap Anak di Kampung Laut Cilacap

Lika-liku Upaya Menghapus Budaya Kekerasan terhadap Anak di Kampung Laut Cilacap

Regional
Air Perumahan di Batam Mati, Warga Mandikan Jenazah dengan Air Galon, Ini Ceritanya

Air Perumahan di Batam Mati, Warga Mandikan Jenazah dengan Air Galon, Ini Ceritanya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 Oktober 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 Oktober 2021

Regional
Sehari Usai Bupati Kuansing Ditangkap KPK, Gubernur Riau Tunjuk Pelaksana Tugas

Sehari Usai Bupati Kuansing Ditangkap KPK, Gubernur Riau Tunjuk Pelaksana Tugas

Regional
Pria Pengidap Gangguan Jiwa Mengamuk Tikam 4 Warga di Kalbar, Dua Orang Tewas

Pria Pengidap Gangguan Jiwa Mengamuk Tikam 4 Warga di Kalbar, Dua Orang Tewas

Regional
Pamit Belajar Kelompok, Remaja 14 Tahun Disekap di Hotel dan Diperkosa Berkali-kali, Ini Kronologinya

Pamit Belajar Kelompok, Remaja 14 Tahun Disekap di Hotel dan Diperkosa Berkali-kali, Ini Kronologinya

Regional
Pelajar SMP Bernama ABCDEF GHIJK Zuzu, Ayah: Sempat Sulit Urus Akta Kelahiran karena Dikira Bercanda

Pelajar SMP Bernama ABCDEF GHIJK Zuzu, Ayah: Sempat Sulit Urus Akta Kelahiran karena Dikira Bercanda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.