Kompas.com - 15/07/2021, 15:47 WIB
Ilustrasi demokrasi FREEPIK/vectorjuiceIlustrasi demokrasi

KOMPAS.com - Aksi Samto, Kepala Desa Jenar, Kecamatan Jenar, Sragen, Jawa Tengah, menjadi perbincangan warga, Rabu (14/7/2021).

Samto nekat memasang baliho berukuran 3 x 4 meter di lapangan desa yang bertuliskan hujatan ke pemerintah soal pelarangan acara hajatan.

"Baliho saya pasang karena banyak warga saya menggelar hajatan selalu dibubarkan dan dilarang," kata Samto dihubungi Kompas.com, Kamis (15/7/2021).

"Jadi, saya kecewa berat. Ada warga menggelar hajatan tinggal dua hari dibatalkan. Kan kasihan," sambung Samto.

Baca juga: Acara Adat Dibubarkan Polisi, Warga Rusak Balai Desa dan Tuntut Kades Dicopot

Selain itu, Samto mengaku, aksinya itu murni untuk membela warganya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dirinya juga berharap pemerintah memberikan solusi yang baik agar warga masih bisa menggelar hajatan tanpa melanggar protokol kesehatan (prokes).

"Saya pasang baliho untuk membela rakyat kecil. Tidak ada yang lain," tutur Samto.

Sementara itu, baliho Samto telah diturunkan oleh aparat kepolisian sore harinya.

"Sudah diturunkan langsung kemarin sore (saat itu juga)," kata Kepolsek Jenar AKP Suparjono.

Baca juga: Kesal Ada Penyekatan Jalan, Sopir Truk Nekat Maki-maki Polisi, Ini Akibatnya

 

Tanggapan Bupati

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati turut angkat bicara soal aksi Samto itu.

Dirinya sudah mengirim petugas untuk mengklarifikasi tindakan Kepala Desa Jenar.

"Kesbangpol sudah menindaklanjuti ke sana melakukan proses klarifikasi terkait dengan adanya pemasangan baliho yang dipasang di lapangan Desa Jenar. Beliau mengakui bahwa memang dia yang pasang. Begitu laporan yang saya terima dari Kesbangpol," kata Yuni.

Menurut Bupati Sragen, aksi Samto itu diduga bentuk kekesalan secara pribadi melihat kondisi di tengah pandemi wabah Covid-19.

(Penulis: Kontributor Solo, Labib Zamani | Editor: Dony Aprian)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

100 Anak Eks Pejuang Timtim Diminta Jokowi Kerja di BUMN, Eurico Guterres: Sejarah bagi Kami

100 Anak Eks Pejuang Timtim Diminta Jokowi Kerja di BUMN, Eurico Guterres: Sejarah bagi Kami

Regional
Bocah 7 Tahun di Bandung Dicabuli Pedagang Mainan, Korban Diimingi Uang Rp 5.000

Bocah 7 Tahun di Bandung Dicabuli Pedagang Mainan, Korban Diimingi Uang Rp 5.000

Regional
Terduga Teroris Ditangkap di Luwu Timur Berencana Serang Aparat

Terduga Teroris Ditangkap di Luwu Timur Berencana Serang Aparat

Regional
BMKG Ingatkan Potensi Tsunami 8 Meter di Cilegon, Pemkot Siapkan Jalur Evakuasi Warga

BMKG Ingatkan Potensi Tsunami 8 Meter di Cilegon, Pemkot Siapkan Jalur Evakuasi Warga

Regional
Jadwal Padat Selama 2022, BTS Batal Tampil di Batam

Jadwal Padat Selama 2022, BTS Batal Tampil di Batam

Regional
Petani di Bandung Makin Canggih, Dikenalkan Teknologi 'Drone' untuk Pemupukan

Petani di Bandung Makin Canggih, Dikenalkan Teknologi "Drone" untuk Pemupukan

Regional
BPBD Kotabaru Kalsel Bantah Kabar Ada Korban Tewas akibat Tanah Bergerak

BPBD Kotabaru Kalsel Bantah Kabar Ada Korban Tewas akibat Tanah Bergerak

Regional
Stok Kondom KPA Pangkalpinang Menipis, Padahal Dibutuhkan Penyintas HIV/AIDS

Stok Kondom KPA Pangkalpinang Menipis, Padahal Dibutuhkan Penyintas HIV/AIDS

Regional
Gibran Larang ASN Solo Mudik dan Bepergian Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Gibran Larang ASN Solo Mudik dan Bepergian Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
Lahan Belum Dibayar, Warga Pagari Kawasan Sirkuit Mandalika dengan Pohon Pisang

Lahan Belum Dibayar, Warga Pagari Kawasan Sirkuit Mandalika dengan Pohon Pisang

Regional
ODGJ di Blitar Mengamuk: Minggir! Biar Aku Bakar Rumah Teroris Ini

ODGJ di Blitar Mengamuk: Minggir! Biar Aku Bakar Rumah Teroris Ini

Regional
Letusan Bawah Laut di Lembata Bukan Aktivitas Gunung Api, Begini Penjelasan Pos Pengamatan

Letusan Bawah Laut di Lembata Bukan Aktivitas Gunung Api, Begini Penjelasan Pos Pengamatan

Regional
Tahun Depan, Ribuan Tenaga Honorer di Aceh Utara Hanya Digaji Selama 7 Bulan

Tahun Depan, Ribuan Tenaga Honorer di Aceh Utara Hanya Digaji Selama 7 Bulan

Regional
32 Rumah di Kotabaru Kalsel Terdampak Tanah Bergerak, 119 Jiwa Terpaksa Mengungsi

32 Rumah di Kotabaru Kalsel Terdampak Tanah Bergerak, 119 Jiwa Terpaksa Mengungsi

Regional
Guru SD di Ambon Perkosa Remaja yang Ia Pergoki Mesum dengan Pacar, Ini Ceritanya

Guru SD di Ambon Perkosa Remaja yang Ia Pergoki Mesum dengan Pacar, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.