Kompas.com - 15/07/2021, 14:03 WIB
Sejumlah kelompok pemuda yang tergabung dalam Relawan Banten meminjamkan tabung oksigen kepada pasien Covid-19 yang membutuhkan. Dokumen relawan tabung oksigenSejumlah kelompok pemuda yang tergabung dalam Relawan Banten meminjamkan tabung oksigen kepada pasien Covid-19 yang membutuhkan.

SERANG, KOMPAS.com - Lulu Jamaludin (40) bersama delapan orang rekannya yang tergabung dalam Relawan Banten bersemangat membantu pasien Covid-19 yang membutuhkan tabung oksigen.

Suara ponsel pintarnya setiap hari selalu berdering mendapatkan panggilan masuk dari masyarakat yang ingin meminjam tabung oksigen.

Sejak kasus Covid-19 melonjak, 10 sampai 20 orang warga Provinsi Banten meminta bantuan kepada Lulu untuk bisa dipinjamkan tabung oksigen.

Baca juga: Ketus Risma Marahi Pegawainya Tak Mau Susah: Maunya Duduk Tempat Dingin, di Mana Perasaan Kalian?

Bagaimana tidak, saat ini tabung oksigen menjadi barang yang sangat dicari karena keluarga para pasien Covid-19 kesulitan mencari tabung oksigen dan isinya.

Lulu bercerita, gerakan ini dimulai sejak awal PPKM Darurat berlaku. Awalnya, mereka hanya memiliki dua tabung oksigen.

Untuk mendapatkan tabung lebih banyak, dia memutuskan membuka program penitipan tabung dari masyarakat yang tidak terpakai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kuli Bangunan Sempat Viral karena Tak Pakai Masker dan Dipecat Langsung, Begini Nasibnya Sekarang

Akhirnya, hingga saat ini sudah ada 15 tabung oksigen berbagai jenis ukuran.

"Kita awalnya punya dua tabung, sekarang ada 15 berbagai ukuran dari 1 meter kubik sampai 6 meter kubik. Itu kita pinjamkan gratis dengan isinya," kata Lulu saat berbincang dengan Kompas.com, Kamis (15/7/2021).

Banyaknya permintan dari masyarakat membuat Lulu lebih selektif untuk meminjamkan tabung oksigen.

Lulu kini meminjamkan kepada pasien Covid-19 dan non Covid-19 yang benar-benar-benar membutuhkan saja atau sudah urgent.

"Sekarang lebih selektif, hanya untuk saturasi oksigen dibawah 80 persen yang boleh pinjam, karena banyak pasien yang lebih urgent," ujar Lulu.

Jika habis, relawan akan membantu mengisi ulang tabung oksigen secara gratis. Bahkan, beberapa depot oksigen yang juga membantu menggratiskan.

 

Namun, saat ini kendala yang dihadapi yakni waktu pengisian yang lama karena stok sudah mulai berkurang.

Dengan adanya penitipan dan peminjaman tabung oksigen, respon masyarakat pun disambut baik.

"Alhmadulillah direspon baik, banyak yang sembuh setelah mendapatkan oksigen dari kita. Ucapan terimakasih banyak yang masuk ke WA," ucapnya.

Bahkan, Lulu dan kelompoknya juga menyalurkan sembako untuk pasien isoman dari para donatur, meminjamkan ambulans, memberi obat-obatan dan tempat tidur darurat serta penyemprotan disinfektan.

"Yang jelas kita membantu pemerintah, disaat masyarakat kesusahan mencari oksigen, kita turun tangan sebisa kita dengan keterbatasan yang ada," kata Lulu.

Bahkan, aparat penegak hukum sempat mendatangi markasnya di Jalan Glatik, Tegal Padang, Kelurhan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang karena diduga sebagai penimbun oksigen.

"Pas disaat situasi tabung langka, itu dari Polda, Polres, sampai Polsek datang untuk memastikan. Emang kita relawan tabung oksigen," kata Lulu.

Bagi masyarakat yang sedang membutuhkan atau yang ingin menitipkan dan meminjam tabung oksigen bisa menghubungi nomor 08170050090 atas nama Lulu Jamaludin.

Nanti, tim relawan akan langsung melakukan pemeriksaan kadar oksigennya dengan mendatangi rumah peminjam.

Syaratnya cukup mengisi form peminjaman dan memberikan fotocopy KTP.

"Kita ikhlas membantu, dan bagi siapapun yang mempunyai tabung dan tidak dipergunakan silahkan dititipkan ke kita, nanti akan kita pinjamkan kepada yang membutuhkan," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswi Bunuh Diri di Makam Ayah di Pasuruan, Oknum Polisi Dijerat Pasal Aborsi, Ini Faktanya

Mahasiswi Bunuh Diri di Makam Ayah di Pasuruan, Oknum Polisi Dijerat Pasal Aborsi, Ini Faktanya

Regional
Cerita Sinten Saat Gunung Semeru Melutus: Saat Erupsi seperti Kiamat

Cerita Sinten Saat Gunung Semeru Melutus: Saat Erupsi seperti Kiamat

Regional
Polisi Pastikan Kasus Dugaan Penyelewengan Dana BST oleh Kades di Blitar Berlanjut

Polisi Pastikan Kasus Dugaan Penyelewengan Dana BST oleh Kades di Blitar Berlanjut

Regional
Cerita Titik Isnani Sering Dirundung Saat Kecil dan Tidak Sekolah, Kini Dirikan PAUD Inklusi di Boyolali

Cerita Titik Isnani Sering Dirundung Saat Kecil dan Tidak Sekolah, Kini Dirikan PAUD Inklusi di Boyolali

Regional
Fakta Terkini Dampak Erupsi Gunung Semeru, Kendala Evakuasi Warga dan Pencarian 10 Penambang Pasir

Fakta Terkini Dampak Erupsi Gunung Semeru, Kendala Evakuasi Warga dan Pencarian 10 Penambang Pasir

Regional
Gunung Semeru Meletus, Pengungsi Butuh Masker, Makanan, Selimut, hingga Air Bersih

Gunung Semeru Meletus, Pengungsi Butuh Masker, Makanan, Selimut, hingga Air Bersih

Regional
Gempa 6,2 Magnitudo Guncang Talaud Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 6,2 Magnitudo Guncang Talaud Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
'Saya Tak Pikir soal Harta, yang Penting Hanya Selamat dari Awan Panas'

"Saya Tak Pikir soal Harta, yang Penting Hanya Selamat dari Awan Panas"

Regional
Cerita Anggota DPR Asal Sumbar Sosialisasikan Vaksinasi ke Pelosok hingga Ditantang Warga

Cerita Anggota DPR Asal Sumbar Sosialisasikan Vaksinasi ke Pelosok hingga Ditantang Warga

Regional
Penglihatan Joko Santoso Masih Hitam Putih Setelah 3 Bulan Vaksin, Ini Permintaan Pemkot hingga Penjelasan KIPI

Penglihatan Joko Santoso Masih Hitam Putih Setelah 3 Bulan Vaksin, Ini Permintaan Pemkot hingga Penjelasan KIPI

Regional
Terlibat Aborsi, Polisi Pacar Mahasiswi yang Bunuh Diri di Makam Ayahnya Terancam Dipecat

Terlibat Aborsi, Polisi Pacar Mahasiswi yang Bunuh Diri di Makam Ayahnya Terancam Dipecat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Prabowo Digugat Eks Kader Gerindra Rp 501 Miliar | Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas

[POPULER NUSANTARA] Prabowo Digugat Eks Kader Gerindra Rp 501 Miliar | Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas

Regional
Ingatkan Pengendara agar Tak Terobos Perlintasan Saat KA Akan Lewat, Petugas Justru Dikeroyok

Ingatkan Pengendara agar Tak Terobos Perlintasan Saat KA Akan Lewat, Petugas Justru Dikeroyok

Regional
Kakek Muslim di Minahasa Selatan Sulut Hibahkan Tanahnya ke Gereja

Kakek Muslim di Minahasa Selatan Sulut Hibahkan Tanahnya ke Gereja

Regional
Pemeran Video Porno di Bandara YIA Terungkap dan Telah Ditangkap, Ini Fakta-faktanya

Pemeran Video Porno di Bandara YIA Terungkap dan Telah Ditangkap, Ini Fakta-faktanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.