Stasiun Pengisian Oksigen Gratis Dipersiapkan di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo

Kompas.com - 15/07/2021, 13:34 WIB
Ilustrasi: Pekerja mengisi ulang tabung oksigen untuk kebutuhan medis di Banda Aceh, Aceh, Selasa (29/6/2021) ANTARA FOTO/SYIFA YULINNASIlustrasi: Pekerja mengisi ulang tabung oksigen untuk kebutuhan medis di Banda Aceh, Aceh, Selasa (29/6/2021)

SURABAYA, KOMPAS.com - Tiga lokasi stasiun pengisian tabung oksigen gratis sedang dipersiapkan di Surabaya Raya. Selain di Kota Surabaya, juga di Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo.

Di Surabaya, stasiun pengisian tabung oksigen gratis akan dipusatkan di kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jatim Jalan Raya Ahmad Yani, di Kabupaten Gresik terpusat di Kantor Bersama Samsat Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo dan, sementara di Kabupaten Sidoarjo juga di Kantor Bersama Samsat Jalan Cemeng Kalang.

Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono mengatakan, stasiun pengisian oksigen gratis kemungkinan akan dioperasikan pada 2 hari ke depan.

"Sekarang sedang dipersiapkan skema distribusinya bersama TNI dan Polri agar warga tidak berkerumun saat mengantre," kata Heru, saat dikonfirmasi, Kamis (15/7/2021).

Baca juga: Pemkot Malang Berencana Izinkan Jenazah Covid-19 Dimakamkan oleh Keluarga

Oksigen gratis tersebut merupakan program CSR Pertamina Gas yang memberikan 50 ton gas oksigen gratis kepada warga yang membutuhkan, khususnya bagi pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Rencana awal, pengisian gas oksigen gratis hanya untuk tabung gas ukuran 1M3 dan setiap warga yang membutuhkan hanya mendapatkan 2 kali pengisian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Rencananya pengisian oksigen hanya untuk tabung 1M3 dan maksimal 2 kali," ujar dia.

Setiap pengisian, Pemprov Jatim akan memberikan bungkus kecil berisi suplemen untuk diberikan kepada pasien yang sedang isolasi mandiri di rumah.

Menurut dia, kebutuhan oksigen di Jawa Timur saat ini hampir 600 ton tiap harinya. Bila dikonversikan, bisa mencapai lebih dari 500.000 m3.

 

Kebutuhan itu terbagi untuk di Rumah Sakit rujukan baik milik pemerintah maupun swasta sebanyak 599 ton.

Rumah Sakit Lapangan hampir 500 ton. Sedangkan untuk isolasi mandiri sebanyak 1 ton.

Hingga Rabu (14/7/2021), total kasus Covid-19 di Jawa Timur tercatat 210.460 kasus.

Baca juga: Video Viral Ribuan Warga Robohkan Pagar Saat Antre Vaksin Covid-19 di Kupang

 

Sebanyak 170.630 kasus (81,07 persen) di antaranya sembuh, 24.722 pasien (11,75 persen) sedang dirawat di rumah sakit rujukan, dan 15.108 (7,18 persen) pasien meninggal dunia.

Surabaya menjadi daerah dengan penyumbang kasus tertinggi yakni 30.211 kasus, disusul Kabupaten Sidoarjo 13.989 kasus dan Kabupaten Banyuwangi dengan 8.944 kasus. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Selfie' di Air Terjun Berujung Maut, 1 Orang Jatuh Tenggelam, 2 Lainnya Ikut Tewas

"Selfie" di Air Terjun Berujung Maut, 1 Orang Jatuh Tenggelam, 2 Lainnya Ikut Tewas

Regional
Kantor Penagihan Pinjol yang Digerebek Polisi di Kalsel Sudah Beroperasi 2 Bulan

Kantor Penagihan Pinjol yang Digerebek Polisi di Kalsel Sudah Beroperasi 2 Bulan

Regional
Baru Kerja 2 Minggu, ART di Sidoarjo Curi Perhiasan hingga Uang Majikan, Aksinya Terekam CCTV

Baru Kerja 2 Minggu, ART di Sidoarjo Curi Perhiasan hingga Uang Majikan, Aksinya Terekam CCTV

Regional
Pembelian Tiket Kereta Api Kini Wajib Pakai NIK, Ini Ketentuannya

Pembelian Tiket Kereta Api Kini Wajib Pakai NIK, Ini Ketentuannya

Regional
Melihat Konservasi Kantong Semar, Tanaman Langka Pemakan Serangga Endemik Gunung Slamet

Melihat Konservasi Kantong Semar, Tanaman Langka Pemakan Serangga Endemik Gunung Slamet

Regional
Polisi Gelar Razia Vaksin di Rawa Pening Semarang, Jaring 200 Nelayan dan Pemancing

Polisi Gelar Razia Vaksin di Rawa Pening Semarang, Jaring 200 Nelayan dan Pemancing

Regional
8 Wilayah di NTT Alami 60 Hari Tanpa Hujan, Mana Saja?

8 Wilayah di NTT Alami 60 Hari Tanpa Hujan, Mana Saja?

Regional
Cerita di Balik Anak Bernama ABCDEF GHIJK Zuzu, Ada Hobi dan Cita-cita Sang Ayah

Cerita di Balik Anak Bernama ABCDEF GHIJK Zuzu, Ada Hobi dan Cita-cita Sang Ayah

Regional
Penggerebekan Kantor 'Debt Collector' Pinjol di Kalsel, Puluhan Orang dan 1 WNA Diamankan

Penggerebekan Kantor "Debt Collector" Pinjol di Kalsel, Puluhan Orang dan 1 WNA Diamankan

Regional
Kantor Jasa Penagihan Pinjol di Kotabaru Kalsel Digerebek Polisi, 40 Orang Ditangkap

Kantor Jasa Penagihan Pinjol di Kotabaru Kalsel Digerebek Polisi, 40 Orang Ditangkap

Regional
OJK Terima 62 Aduan Soal Pinjol Ilegal di Kota Tegal, Kapolres: Tak Perlu Malu dan Takut, Laporkan...

OJK Terima 62 Aduan Soal Pinjol Ilegal di Kota Tegal, Kapolres: Tak Perlu Malu dan Takut, Laporkan...

Regional
Mengingat Kembali Lonjakan Covid-19 di Kudus

Mengingat Kembali Lonjakan Covid-19 di Kudus

Regional
Video Viral Pria Kendarai Motor Sambil Masturbasi di Banyuwangi, Polisi Buru Pelaku

Video Viral Pria Kendarai Motor Sambil Masturbasi di Banyuwangi, Polisi Buru Pelaku

Regional
Ditinggal Keluarga ke Luar Kota, Seorang Remaja Tega Perkosa Adik Kandungnya

Ditinggal Keluarga ke Luar Kota, Seorang Remaja Tega Perkosa Adik Kandungnya

Regional
184 Desa di Banyuwangi Rawan Banjir Jelang Musim Hujan, BPBD Imbau Waspada

184 Desa di Banyuwangi Rawan Banjir Jelang Musim Hujan, BPBD Imbau Waspada

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.