Kompas.com - 15/07/2021, 13:30 WIB
Warga merobohkan pagar Gedung Jurusan Farmasi, Poltekes Kemenkes Kupang, saat antre untuk mendapatkan vaksin Covid-19, Rabu (14/6/2021) Dokumen KalixWarga merobohkan pagar Gedung Jurusan Farmasi, Poltekes Kemenkes Kupang, saat antre untuk mendapatkan vaksin Covid-19, Rabu (14/6/2021)

KUPANG, KOMPAS.com - Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Lotharia Latif mengatakan, polisi akan menghentikan kegiatan vaksinasi Covid-19 yang tidak tertib dan menimbulkan kekacauan.

Hal ini disampaikan Lotharia terkait aksi warga Kota Kupang yang merobohkan pagar Kampus Poltekes Kemenkes Kupang saat mengantre untuk mendapatkan vaksin pada Rabu (14/7/2021).

Lotharia mengimbau kepada semua panitia penyelenggara vaksinasi massal di wilayah NTT, agar berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 dan Polri.

“Panitia penyelenggara agar berkoordinasi dengan Gugus Tugas dan Polri jauh hari sebelum kegiatan dilaksanakan, sehingga tidak menimbulkan kekacauan dan kericuhan saat pelaksanaan," ujar Lotharia kepada sejumlah wartawan di Kupang, Kamis (15/7/2021).

Baca juga: Video Viral Ribuan Warga Robohkan Pagar Saat Antre Vaksin Covid-19 di Kupang

Menurut Lotharia, niat baik vaksinasi massal jangan sampai malah menjadi media penyebaran virus corona.

Lotharia mengatakan, saat ini Polda NTT sedang mengevaluasi beberapa kegiatan seperti ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Terima kasih bagi yang sudah melaksanakan dengan tertib. Bagi yang belum, segera dibenahi dan disesuaikan dengan kemampuan yang ada. Apabila tidak mengikuti SOP yang benar, terpaksa kita akan hentikan kegiatan tersebut untuk sementara demi keselamatan masyarakat," kata dia.

Baca juga: Disuntik Vaksin AstraZeneca, Gubernur NTT: Kita Harap Desember Tidak Lagi Pakai Masker

Sebelumnya, kegiatan vaksinasi massal diserbu oleh masyarakat.

Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan aksi warga yang merobohkan pagar.

Dari video yang beredar, warga terlihat berdesakan di luar gerbang.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Minyak Goreng Capai Rp 19.750 Per Liter, Ini Langkah Disperindag Jatim

Harga Minyak Goreng Capai Rp 19.750 Per Liter, Ini Langkah Disperindag Jatim

Regional
Muda-mudi 'Freestyle' di Lintasan Sirkuit Mandalika, ITDC Sebut untuk Video Promosi

Muda-mudi "Freestyle" di Lintasan Sirkuit Mandalika, ITDC Sebut untuk Video Promosi

Regional
Apindo Sebut Keputusan Gubernur Jatim soal UMK 2022 Tak Punya Kepastian Hukum

Apindo Sebut Keputusan Gubernur Jatim soal UMK 2022 Tak Punya Kepastian Hukum

Regional
Alat Pendeteksi Curah Hujan Hilang Dicuri, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Alat Pendeteksi Curah Hujan Hilang Dicuri, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Regional
Kantor Bupati Tanah Datar Dirazia, 50 ASN dan Warga Terjaring Belum Vaksin

Kantor Bupati Tanah Datar Dirazia, 50 ASN dan Warga Terjaring Belum Vaksin

Regional
KM Subur Indah yang Hilang Kontak Ditemukan, Terbawa Gelombang sampai Filipina

KM Subur Indah yang Hilang Kontak Ditemukan, Terbawa Gelombang sampai Filipina

Regional
Musim Hujan Tiba, Masyarakat Jatim Diminta Tanggap Hadapi Ancaman DBD dan Malaria

Musim Hujan Tiba, Masyarakat Jatim Diminta Tanggap Hadapi Ancaman DBD dan Malaria

Regional
Bawa Kabur Uang Nasabah Rp 623 Juta, Sales Kredit Beli Mobil Mewah

Bawa Kabur Uang Nasabah Rp 623 Juta, Sales Kredit Beli Mobil Mewah

Regional
Harga Minyak Goreng di Surabaya Naik, Armuji Siapkan Operasi Pasar di 31 Kecamatan

Harga Minyak Goreng di Surabaya Naik, Armuji Siapkan Operasi Pasar di 31 Kecamatan

Regional
Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Pria di Lombok Tengah Tega Aniaya Istrinya

Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Pria di Lombok Tengah Tega Aniaya Istrinya

Regional
PPKM di Garut Turun Jadi Level 2

PPKM di Garut Turun Jadi Level 2

Regional
Muda Mudi 'Freestyle' di Sirkuit Mandalika, ITDC Minta Mitra Tak Sembarangan Unggah Video ke Medsos

Muda Mudi "Freestyle" di Sirkuit Mandalika, ITDC Minta Mitra Tak Sembarangan Unggah Video ke Medsos

Regional
Bupati Cianjur Bentuk Satgas Kawin Kontrak dan Nikah Siri, Apa Tugasnya?

Bupati Cianjur Bentuk Satgas Kawin Kontrak dan Nikah Siri, Apa Tugasnya?

Regional
Heboh Warga di Sumut Dikirimi 2 Peti Mati, Ini Kata Polisi

Heboh Warga di Sumut Dikirimi 2 Peti Mati, Ini Kata Polisi

Regional
Saat Bupati Kendal Dico Ganinduto 'Ditodong' Pasien Gangguan Jiwa

Saat Bupati Kendal Dico Ganinduto "Ditodong" Pasien Gangguan Jiwa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.