Kompas.com - 15/07/2021, 10:30 WIB

KOMPAS.com - Seorang oknum Satpol PP Gowa diduga melakukan penganiayaan terhadap ibu hamil sembilan bulan saat razia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Aksinya terekam dalam closed-circuit television (CCTV). Video tersebut kemudian viral di media sosial.

Razia berlangsung pada Rabu (14/7/2021) malam.

Kala itu, petugas melakukan razia di salah satu warung kopi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Pemiliknya merupakan sepasang suami istri, yakni Nur Halim (26) dan Riana (34).

Riana diketahui sedang mengandung sembilan bulan.

Baca juga: Oknum Satpol PP Gowa Diduga Aniaya Ibu Hamil Pemilik Warung Kopi Saat Razia PPKM

Dugaan penganiaayaan itu berawal dari adu mulut antara petugas dengan pemilik warung kopi.

"Saat kejadian kami sedang live cari nafkah jualan di Facebook karena warung sudah kami tutup. Kami ikuti aturan yang ada dan mereka masuk tegur kami bahkan memukul kami," ujar Nur Halim, Kamis (15/7/2021).

Ketika dimintai konfirmasi mengenai insiden itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gowa Alimuddin Tiro mengaku sudah mengetahui kejadian tersebut.

"Itu oknum ya bukan institusi dan sampai sekarang saya belum ketemu dengan yang bersangkutan (pelaku) dan akan melakukan tindakan sesuai dengan prosedur,” ucapnya.

Baca juga: Sedang Layani Ganti Oli, Pemilik Bengkel Ditindak Petugas, Dinilai Langgar PPKM Darurat

 

Pingsan saat melapor

Ilustrasi pingsan
.Shutterstock Ilustrasi pingsan .

Nur Halim dan Riana melaporkan penganiayaan tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Resor (Polres) Gowa.

Namun, tatkala melaporkan penganiayaan yang diterimanya, Riana pingsan.

Ia langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syech Yusuf.

Baca juga: Cerita Pelanggar PPKM Darurat di Surabaya, Awalnya Nongkrong di Warung, lalu Dibawa ke Makam Covid-19

Terkait dugaan penganiayaan ini, Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Bajeng Ipda Haryanto mengatakan sudah menerima laporannya.

"Tadi ada insiden saat razia PPKM dan sementara kami menerima laporannya namun tiba-tiba korban jatuh pingsan mungkin karena kontraksi sebab korban ini tengah hamil sembilan bulan," jelasnya.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Bone, Abdul Haq | Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Remaja 15 Tahun di Bengkulu Diikat lalu Dibakar oleh Pemilik Kebun, Korban Dituduh Curi Ponsel

Kronologi Remaja 15 Tahun di Bengkulu Diikat lalu Dibakar oleh Pemilik Kebun, Korban Dituduh Curi Ponsel

Regional
Di Kediaman Pribadi, Gubernur Papua Lukas Enembe Jelaskan soal Kondisi Kesehatannya

Di Kediaman Pribadi, Gubernur Papua Lukas Enembe Jelaskan soal Kondisi Kesehatannya

Regional
Harimau Mangsa Induk Sapi dengan Luka di Paha, Warga Aceh Timur Resah

Harimau Mangsa Induk Sapi dengan Luka di Paha, Warga Aceh Timur Resah

Regional
Struktur Candi Abad 8 Ditemukan di Lahan Persawahan Milik Warga di Boyolali

Struktur Candi Abad 8 Ditemukan di Lahan Persawahan Milik Warga di Boyolali

Regional
Jambret Istri Polisi saat Berangkat Kerja, Pemuda di Lubuklinggau Ditembak

Jambret Istri Polisi saat Berangkat Kerja, Pemuda di Lubuklinggau Ditembak

Regional
Madihin, Sastra Lisan di Banjar, Latar Belakang dan Fungsi

Madihin, Sastra Lisan di Banjar, Latar Belakang dan Fungsi

Regional
Diterjang Abrasi, 7 Rumah Warga di Pesisir Lumajang Hancur

Diterjang Abrasi, 7 Rumah Warga di Pesisir Lumajang Hancur

Regional
3 Korban Longsor Tambang Emas Kotabaru Belum Ditemukan

3 Korban Longsor Tambang Emas Kotabaru Belum Ditemukan

Regional
Akibat dari Aksi Main Hakim Sendiri, Pengamat: Keluarga hingga Pekerjaan Dikorbankan

Akibat dari Aksi Main Hakim Sendiri, Pengamat: Keluarga hingga Pekerjaan Dikorbankan

Regional
Dituding Teriakkan Nama 'Sambo', Belasan Mahasiswa di Sikka Diinterogasi Polisi, Kapolres Minta Maaf

Dituding Teriakkan Nama "Sambo", Belasan Mahasiswa di Sikka Diinterogasi Polisi, Kapolres Minta Maaf

Regional
Soal Pembagian Subsidi BBM untuk Angkot, Kadishub Kabupaten Bandung: Sesuai Data dan Merata

Soal Pembagian Subsidi BBM untuk Angkot, Kadishub Kabupaten Bandung: Sesuai Data dan Merata

Regional
Pelajar dan Warga Terlibat Perkelahian di Mataram, 3 Orang Terluka

Pelajar dan Warga Terlibat Perkelahian di Mataram, 3 Orang Terluka

Regional
Mulai 1 Oktober, Tarif Penyeberangan Kapal Komersial Naik 11 Persen

Mulai 1 Oktober, Tarif Penyeberangan Kapal Komersial Naik 11 Persen

Regional
Mudahkan Penanaman Modal di IKN, Pemerintah Siapkan Rancangan Peraturan Berusaha

Mudahkan Penanaman Modal di IKN, Pemerintah Siapkan Rancangan Peraturan Berusaha

Regional
Ibu Pukul Anak dengan Sapu hingga Gagang Patah Dilaporkan Mantan Suami

Ibu Pukul Anak dengan Sapu hingga Gagang Patah Dilaporkan Mantan Suami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.