Tak Lagi Mampu Sediakan Peti Mati untuk Pasien Covid-19, Pemkab Banyumas Minta Bantuan Pengusaha

Kompas.com - 15/07/2021, 10:12 WIB

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Sejumlah pengusaha di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, ramai-ramai menggalang bantuan untuk pengadaan peti mati bagi pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Pasalnya sejumlah rumah sakit mulai kewalahan menyediaakan peti mati karena terlalu banyaknya pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

"Teman-teman pengusaha gotong royong, karena ini sifatnya mendesak, jadi enggak perlu dikumpulkan, langsung disalurkan," kata Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono di Pendapa Wakil Bupati Banyumas, Kamis (15/7/2011).

Baca juga: Kasus Kematian Covid-19 Melonjak, Perajin Peti Mati di Bantul Kewalahan Terima Pesanan

Hingga saat ini, Pemkab Banyumas telah menerima bantuan lebih dari 150 peti mati dari para pengusaha.

"Karena kami kekurangan, dulu setiap bulan dibantu Eka Pralaya (rumah persemayaman), tapi sekarang tiba-tiba (kasus kematian akibat Covid-19) meledak, sehingga saya minta bantuan ke teman-teman pengusaha, sukarela," ujar Sadewo.

Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono.KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono.

Lebih lanjut Sadewo mengungkapkan, tim pemakaman yang dikomandoi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setiap hari rata-rata memakamkan lebih dari 30 jenazah pasien Covid-19.

"Tapi belum tentu semuanya warga yang meninggal di sini, ada juga warga Banyumas yang meninggal di luar kota, tapi minta dimakamkan di sini, kami tidak bisa menolak," kata Sadewo.

Baca juga: Jenazah Tertinggal di RS, Petugas di Klaten Kuburkan Peti Mati Kosong

Sebagai informasi, hingga kini telah ada 965 pasien Covid-19 di Banyumas yang meninggal dunia.

Sebanyak 263 di antaranya meninggal pada Juli 2021.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Garut Terasa hingga Banyumas, Warga: Lampu Gantung Goyang-goyang

Gempa Garut Terasa hingga Banyumas, Warga: Lampu Gantung Goyang-goyang

Regional
Gempa Magnitudo 6,4 di Garut, Getaran Cukup Luas hingga Jateng dan DIY

Gempa Magnitudo 6,4 di Garut, Getaran Cukup Luas hingga Jateng dan DIY

Regional
Harga Ikan di Semarang Naik karena Banyak Nelayan Setop Melaut, Ini Sebabnya...

Harga Ikan di Semarang Naik karena Banyak Nelayan Setop Melaut, Ini Sebabnya...

Regional
Curug Sibedil: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Curug Sibedil: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Regional
Jelang Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Polisi Bakal Sosialisasikan Pengalihan Arus di Solo

Jelang Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Polisi Bakal Sosialisasikan Pengalihan Arus di Solo

Regional
Pengungsi Cianjur Menunggu Bantuan di Pinggir Jalan, Datangi Setiap Kendaraan yang Berhenti

Pengungsi Cianjur Menunggu Bantuan di Pinggir Jalan, Datangi Setiap Kendaraan yang Berhenti

Regional
Takut Aksinya Dilaporkan Polisi, Penculik Sepupu di Tarakan Dihasut Sahabat untuk Habisi Nyawa Korban

Takut Aksinya Dilaporkan Polisi, Penculik Sepupu di Tarakan Dihasut Sahabat untuk Habisi Nyawa Korban

Regional
2 WNI Dideportasi dari Timor Leste, Ini Penyebabnya

2 WNI Dideportasi dari Timor Leste, Ini Penyebabnya

Regional
Truk di Sembalun Lombok Timur Terguling, 9 Pekerja Jatuh Bersama Mesin Molen

Truk di Sembalun Lombok Timur Terguling, 9 Pekerja Jatuh Bersama Mesin Molen

Regional
Kronologi Pemuda di Tarakan Diculik dan Dibunuh Sepupunya, Jasad Dibungkus Terpal hingga Ditemukan di Kebun Nanas

Kronologi Pemuda di Tarakan Diculik dan Dibunuh Sepupunya, Jasad Dibungkus Terpal hingga Ditemukan di Kebun Nanas

Regional
Peringati HUT PGRI, Ganjar Optimistis Target Pengangkatan 1 Juta Guru Bakal Tercapai

Peringati HUT PGRI, Ganjar Optimistis Target Pengangkatan 1 Juta Guru Bakal Tercapai

Regional
Cuaca Ekstrem, Intensitas Ular Masuk Rumah Warga Meningkat

Cuaca Ekstrem, Intensitas Ular Masuk Rumah Warga Meningkat

Regional
Suami Istri di Tarakan Dalang Pembunuhan Sepupu, Bersihkan TKP dengan Air, Mayat Ditemukan Setelah 20 Bulan

Suami Istri di Tarakan Dalang Pembunuhan Sepupu, Bersihkan TKP dengan Air, Mayat Ditemukan Setelah 20 Bulan

Regional
Pantan Terong: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantan Terong: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
2.188 Polisi Disiagakan untuk Amankan Ngunduh Mantu Kaesang-Erina di Solo

2.188 Polisi Disiagakan untuk Amankan Ngunduh Mantu Kaesang-Erina di Solo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.