Rekonstruksi Pembunuhan Driver Ojol di Brebes, Pelaku Mengaku Terinspirasi Tayangan TV

Kompas.com - 15/07/2021, 05:53 WIB
Polres Brebes menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan driver ojol dengan menghadirkan langsung tersangka saat reka ulang di flyover Desa Kramatsampang Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, Rabu (14/7/2021) Kompas.com/Tresno SetiadiPolres Brebes menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan driver ojol dengan menghadirkan langsung tersangka saat reka ulang di flyover Desa Kramatsampang Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, Rabu (14/7/2021)

BREBES, KOMPAS.com - Polres Brebes, Rabu (14/7/2021) menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan driver ojek online yang jenazahnya ditemukan dalam keadaan gosong di flyover Desa Kramatsampang Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes.

Dalam adegan reka ulang itu, tersangka Ahmad Jamaludin (21) dihadirkan langsung di tempat kejadian peristiwa (TKP) dengan dikawal ketat kepolisian.

Tampak Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Brebes menyaksikan langsung jalannya rekonstruksi.

Baca juga: Akhir Tragis Pengemudi Ojol, Dibunuh Begal di Flyover Brebes, Tubuh Korban Dibakar Pelaku

Kanit I Satreskrim Polres Brebes Aiptu Titok Ambar Pramono mengungkapkan, tersangka sedikitnya memperagakan 24 adegan.

Mulai dari awal memesan ojek, menganiaya, hingga membakar jasad korbannya.

"Reka ulang untuk kelengkapan terkait kasus ini. Reka ulang tadi memperagakan dari awal pelaku ketemu korban hingga korban ditemukan warga dalam keadaan meninggal dunia dalam keadaan tubuh yang gosong akibat dibakar," kata Titok kepada wartawan,

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam rekonstruksi, polisi menghadirkan bibi dari tersangka sebagai saksi.

Orang tersebut sebelumnya sempat dititipkan sepeda motor korban oleh pelaku.

"Pelaku memperagakan sedikitnya 24 adegan. Termasuk saat pelaku membakar korban dengan sampah dan semak-semak rumput kering menggunakan korek api yang ada di saku pelaku," kata Titok.

Baca juga: Begal Sadis yang Bunuh Driver Ojol di Brebes Ditangkap, Kakinya Ditembak

Jalannya rekonstruksi, diketahui tersangka memukul korban dengan tangan kosong berulang kali, hingga akhirnya korban tersungkur dari motornya.

Diungkapkan, alasan tersangka melakukan aksi begal lantaran ingin memiliki sepeda motor milik driver ojek online. Sebelumnya, tersangka baru saja pulang dari Jakarta.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gibran Siapkan Tempat Isolasi Terpusat untuk Pasien Covid-19 Anak di Solo

Gibran Siapkan Tempat Isolasi Terpusat untuk Pasien Covid-19 Anak di Solo

Regional
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tak Sampai Bandung, Ridwan Kamil: Saya Maklum...

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tak Sampai Bandung, Ridwan Kamil: Saya Maklum...

Regional
Fosil Hewan di Waduk Saguling Rawan Penjarahan

Fosil Hewan di Waduk Saguling Rawan Penjarahan

Regional
9 Korban Pinjol di Ambon Mengadu ke Polisi, Pelakunya Terlacak di Luar Maluku

9 Korban Pinjol di Ambon Mengadu ke Polisi, Pelakunya Terlacak di Luar Maluku

Regional
Ritual Buang Sial di Gunung Sanggabuana Diduga Dipasangi Tarif oleh Kuncen Bukan Warga Karawang

Ritual Buang Sial di Gunung Sanggabuana Diduga Dipasangi Tarif oleh Kuncen Bukan Warga Karawang

Regional
Pulang dari Sawah, Seorang Petani di Bojonegoro Tewas Tersambar Petir

Pulang dari Sawah, Seorang Petani di Bojonegoro Tewas Tersambar Petir

Regional
Kronologi Siswa SMP Meninggal Usai Dipukul Guru gara-gara Tak Kerjakan PR, Sempat Dirawat 2 Hari di RS

Kronologi Siswa SMP Meninggal Usai Dipukul Guru gara-gara Tak Kerjakan PR, Sempat Dirawat 2 Hari di RS

Regional
Mengulas Kehidupan di Sisi Timur Ibu Kota Kerajaan Majapahit...

Mengulas Kehidupan di Sisi Timur Ibu Kota Kerajaan Majapahit...

Regional
Tega Cabuli Bocah 9 Tahun, Pria di Bali Mengaku Sudah 1,5 Tahun Menduda

Tega Cabuli Bocah 9 Tahun, Pria di Bali Mengaku Sudah 1,5 Tahun Menduda

Regional
Kalapas Blitar Sebut Pelemparan Sabu-sabu sebagai Upaya Bandar Narkoba Tembus Keamanan Lapas

Kalapas Blitar Sebut Pelemparan Sabu-sabu sebagai Upaya Bandar Narkoba Tembus Keamanan Lapas

Regional
Usai Dipukul Kapolres Nunukan, Brigpol SL Dimutasi ke Polsek

Usai Dipukul Kapolres Nunukan, Brigpol SL Dimutasi ke Polsek

Regional
'Kalau Hujan, Terpaksa Kami Tidur Pindah-pindah'

"Kalau Hujan, Terpaksa Kami Tidur Pindah-pindah"

Regional
CFD di Kembang Jepun Surabaya Akan Dibuka 7 November 2021, Ini Ketentuannya

CFD di Kembang Jepun Surabaya Akan Dibuka 7 November 2021, Ini Ketentuannya

Regional
Kasus Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi di Sikka Berakhir Damai, Pelaku Dijatuhi Sanksi Kurungan

Kasus Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi di Sikka Berakhir Damai, Pelaku Dijatuhi Sanksi Kurungan

Regional
Plt Bupati Bintan Menjawab Kabar soal Penutupan Kampus BTI

Plt Bupati Bintan Menjawab Kabar soal Penutupan Kampus BTI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.