Gara-gara Kasus Covid-19 Tinggi, Ini 2 Kecamatan di Medan yang akan Terapkan Isolasi Lingkungan

Kompas.com - 14/07/2021, 18:26 WIB
Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengklaim kepatuhan masyarakat Kota Medan terhadap aturan PPKM Darurat terus meningkat. KOMPAS.com/DANIEL PEKUWALIWali Kota Medan, Bobby Nasution mengklaim kepatuhan masyarakat Kota Medan terhadap aturan PPKM Darurat terus meningkat.

MEDAN, KOMPAS.com - Dua lingkungan di dua kecamatan di Medan akan diisolasi Pemerintah Kota (Pemkot) Medan akibat kasus Covid-19 di daerah itu bertahan tinggi.

Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengungkapkan, dua kecamatan yang akan diterapkan isolasi lingkungan itu yakni Kecamatan Medan Johor dan Medan Selayang.

"Kasus di sana tidak menurun, meskipun sudah kita isolasi beberapa waktu lalu," kata Bobby usai rapat koordinasi PPKM Darurat di Pos Lantas Polrestabes Medan, Rabu (14/7/2021).

Baca juga: Kuli Bangunan Sempat Viral karena Tak Pakai Masker dan Dipecat Langsung, Begini Nasibnya Sekarang

Setelah berkoordinasi dengan pihak terkait, Pemkot Medan pun sepakat akan melakukan isolasi lingkungan di dua kecamatan itu dalam waktu dekat.

Hanya saja, Bobby enggan membeberkan lingkungan berapa yang akan diisolasi.

Bobby mengungkapkan, sebelumnya dua lingkungan di dua kecamatan itu telah diisolasi, bulan lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ibu Pemilik Warung Kopi Protes karena Langgar PPKM Darurat: Siapa yang Biayai Saya kalau Ditutup?

Namun, setelah dilakukan isolasi selama dua pekan terakhir, angka kasus positif di dua kecamatan itu masih tetap tinggi.

Saat ini kedua kecamatan itu pun berstatus zona oranye penyebaran Covid-19.

"Sudah kita sepakati bersama Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), karena waktunya sudah lebih dari satu bulan oranye (zona) terus, makanya nanti akan kita isolasi," ungkapnya.

Kata Bobby, dua wilayah itu menjadi penyumbang terbanyak kasus terpapar Covid-19 di Kota Medan.

Kasus di lingkungan dua kecamatan itu tidak melandai, bahkan mencapai hingga enam rumah dalam satu lingkungan.

Pihaknya menduga, tingginya angka kasus Covid-19 di dua kecamatan itu karena kesadaran untuk menerapkan protokol kesehatan (Prokes) sangat rendah.

Selain itu, mobilitas warga di sana juga cukup tinggi.

"Yang pasti ini karena kesadaran prokes rendah dan mobilitasnya tinggi. Nah ini nanti yang akan kita lakukan penegasan di lapangan, akan kita isolasi wilayah tersebut," tandasnya.

Selain isolasi lingkungan, Pemkot Medan juga akan memaksimalkan penerapan PPKM Darurat yang masih akan berlangsung hingga 20 Juli mendatang.

Bobby berharap, langkah ini bisa menekan penambahan kasus positif Covid-19 di Medan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara

Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara

Regional
Kasus Korupsi Masker, Eks Pejabat Dinkes Banten Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Masker, Eks Pejabat Dinkes Banten Divonis 4 Tahun Penjara

Regional
Danny Pomanto Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Danny Pomanto Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Regional
'Chat' Berisi Ancaman Pembunuhan Dibaca Ibu, Terungkap Anaknya Dicabuli Pelakunya Berulangkali

"Chat" Berisi Ancaman Pembunuhan Dibaca Ibu, Terungkap Anaknya Dicabuli Pelakunya Berulangkali

Regional
Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Serdang Bedagai, Terancam 20 Tahun Penjara

Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Serdang Bedagai, Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Regional
Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Regional
Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Regional
Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Regional
Limbah Sawit di Riau Diolah Jadi Biogas, Upaya Menekan Gas Rumah Kaca

Limbah Sawit di Riau Diolah Jadi Biogas, Upaya Menekan Gas Rumah Kaca

Regional
Jelang UMK 2022 Diputuskan, Ini Masukan Serikat Buruh untuk Ganjar

Jelang UMK 2022 Diputuskan, Ini Masukan Serikat Buruh untuk Ganjar

Regional
Diduga Cemburu, Pengungsi Afghanistan di Kupang Tikam Temannya Pakai Kunci Motor

Diduga Cemburu, Pengungsi Afghanistan di Kupang Tikam Temannya Pakai Kunci Motor

Regional
Jadi Calo CPNS, Pria Ini Tipu Warga Madiun hingga Rp 1 Miliar, Uangnya Dipakai untuk Nikah Lagi

Jadi Calo CPNS, Pria Ini Tipu Warga Madiun hingga Rp 1 Miliar, Uangnya Dipakai untuk Nikah Lagi

Regional
Sidang Kasus Investasi Bodong Rp 84,9 Miliar di Pekanbaru, 5 Terdakwa Minta Bebas, Ditolak Hakim

Sidang Kasus Investasi Bodong Rp 84,9 Miliar di Pekanbaru, 5 Terdakwa Minta Bebas, Ditolak Hakim

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.