Cegah Kerumunan Warga di Malam Hari, Lampu Jalan di Kota Magelang Dipadamkan

Kompas.com - 14/07/2021, 17:32 WIB
PPKM adalah singkatan dari Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Akses jalan menuju kawasan Taman Wisata Candi Borobudur Magelang, Jawa Tengah, ditutup selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Penutupan yang dimulai pada Rabu (7/7/2021) sampai Selasa (20/7/2021) itu bertujuan untuk membatasi mobilitas masyarakat. KOMPAS.COM/IKA FITRIANAPPKM adalah singkatan dari Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Akses jalan menuju kawasan Taman Wisata Candi Borobudur Magelang, Jawa Tengah, ditutup selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Penutupan yang dimulai pada Rabu (7/7/2021) sampai Selasa (20/7/2021) itu bertujuan untuk membatasi mobilitas masyarakat.

MAGELANG, KOMPAS.com - Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di beberapa fasilitas umum (fasum) dan taman di Kota Magelang dipadamkan selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Langkah ini sebagai upaya Pemerintah Kota (Pemkot) setempat untuk mencegah kerumunan warga khususnya pada malam hari.

Kepala Bidang Pengelolaan PJU, Pertamanan, dan Pemakaman, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang, Yetty Setiyaningsih menyebutkan, sejauh ini pemadaman diterapkan di 10 titik fasum taman, yakni di Alun-alun, Taman Lansia, Lapangan Kwarasan, Taman Badaan Barat dan Timur.

Baca juga: Lampu Jalan Dipadamkan Saat PPKM Darurat, Mobilitas Warga Jateng Berkurang

Selanjutkan di Taman Remaja (samping Kantor Pegadaian Kota Magelang), Taman Skateboard, Taman Majapahit, Taman BKSM, Taman Bundaran Sitodopo, dan Taman Monumen Tidar.

“Kami harap dengan pemadaman ini keamanan dan ketertiban semoga tetap terjaga. Kerumunan juga diharap menjadi berkurang dan tujuan dari PPKM Darurat dalam menekan angka penularan Covid-19 dapat tercapai,” jelas Yetty, dihubungi wartawan, Rabu (14/7/2021).

Yetty mengaku, sebelumnya telah menerima surat permohonan dari Polres Magelang Kota yang berisi permohonan agar lampu penerangan di tempat-tempat kerumunan masyarakat untuk dipadamkan guna mendukung PPKM darurat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihaknya langsung menerapkannya pada Selasa (13/7/2021) malam dengan memadamkan PJU di sejumlah titik, meskipun Pemkot Magelang sendiri belum mengeluarkan surat edaran (SE) terkait pemadaman ini. 

“Edaran dari Pemkot memang belum ada, kita hanya mendapat perintah secara lisan dari pimpinan dan kami langsung laksanakan pemadaman semalam dari jam 20.00 sampai 23.00,” katanya.

Baca juga: Lampu Jalan dan Reklame Dimatikan Selama PPKM Darurat di Sleman

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Magelang, Budi Prayitno menilai, pemadaman lampu jalan ini dinilai bagus diterapkan di pusat-pusat keramaian atau biasa orang berkerumun.

Namun, menurutnya, hal itu harus diimbangi dengan keamanan yang terjaga dari petugas keamanan.

“Saya kira bagus lampu di fasum atau titik keramaian dimatikan pada malam hari. Tapi, memang harus diwaspadai masalah keamanannya. Jangan sampai justru memunculkan masalah baru, kriminalitas naik,” ungkapnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bidan Desa di Lembata Turun ke Kebun Ajak Pengungsi Badai Seroja Ikut Vaksinasi Covid-19

Bidan Desa di Lembata Turun ke Kebun Ajak Pengungsi Badai Seroja Ikut Vaksinasi Covid-19

Regional
Mayat Pria Ini Tergeletak di Jalan, Diduga Korban Penikaman

Mayat Pria Ini Tergeletak di Jalan, Diduga Korban Penikaman

Regional
Petani Kopi Asal Sumsel Jadi Pencuri Spesialis Ganjal ATM, Pasang Stiker Call Center Palsu

Petani Kopi Asal Sumsel Jadi Pencuri Spesialis Ganjal ATM, Pasang Stiker Call Center Palsu

Regional
Diguyur Hujan Deras, 8 Kecamatan di Lubuk Linggau Diterjang Banjir Bandang

Diguyur Hujan Deras, 8 Kecamatan di Lubuk Linggau Diterjang Banjir Bandang

Regional
Kerugian akibat Kebakaran di Gedung Meranti RSKD Dadi Makassar Ditaksir Capai Rp 300 Juta

Kerugian akibat Kebakaran di Gedung Meranti RSKD Dadi Makassar Ditaksir Capai Rp 300 Juta

Regional
Cemburu, Pria Ini Siram Pacar dengan Air Keras hingga Tewas, Berbohong jika Korban Diserang Orang Tak Dikenal

Cemburu, Pria Ini Siram Pacar dengan Air Keras hingga Tewas, Berbohong jika Korban Diserang Orang Tak Dikenal

Regional
Video Viral Debt Collector di Lombok Tagih Nasabah Pakai Senjata Api, Oknum Polisi Terlibat?

Video Viral Debt Collector di Lombok Tagih Nasabah Pakai Senjata Api, Oknum Polisi Terlibat?

Regional
Polisi Tutup 2 Pabrik Obat-obatan Terlarang di Bantul dan Sleman, Produksi 420 Juta Butir Per Bulan

Polisi Tutup 2 Pabrik Obat-obatan Terlarang di Bantul dan Sleman, Produksi 420 Juta Butir Per Bulan

Regional
Ini Temuan dari Struktur Kuno di Blitar yang Diduga Kompleks Bangsawan Era Majapahit

Ini Temuan dari Struktur Kuno di Blitar yang Diduga Kompleks Bangsawan Era Majapahit

Regional
Sekitar 7.000 Anak di Jabar Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Sekitar 7.000 Anak di Jabar Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Regional
Gadis 13 Tahun di Tanah Bumbu Kalsel Dicabuli 3 Pemuda secara Bergilir

Gadis 13 Tahun di Tanah Bumbu Kalsel Dicabuli 3 Pemuda secara Bergilir

Regional
Bharada Muhammad Kurniadi Korban KKB Dimakamkan di TMP Aceh Tamiang, Kapolres: Kami Kehilangan Salah Satu Putra Terbaik

Bharada Muhammad Kurniadi Korban KKB Dimakamkan di TMP Aceh Tamiang, Kapolres: Kami Kehilangan Salah Satu Putra Terbaik

Regional
Kantor Bank Sinarmas Pontianak Diduga Ditembaki Orang Tak Dikenal, Ada Belasan Lubang Bekas Tembakan

Kantor Bank Sinarmas Pontianak Diduga Ditembaki Orang Tak Dikenal, Ada Belasan Lubang Bekas Tembakan

Regional
Bersiap Buka Pariwisata Bali, Pemprov Targetkan Wisman dari 4 Negara Ini

Bersiap Buka Pariwisata Bali, Pemprov Targetkan Wisman dari 4 Negara Ini

Regional
Sidang Lanjutan Sate Sianida, Penasihat Hukum Menilai Nani Tidak Berencana Membunuh

Sidang Lanjutan Sate Sianida, Penasihat Hukum Menilai Nani Tidak Berencana Membunuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.