Kompas.com - 14/07/2021, 17:02 WIB
Wakil Walikota Madiun, Inda Raya KOMPAS.COM/Dokumentasi Kominfo Kota MadiunWakil Walikota Madiun, Inda Raya


MADIUN, KOMPAS.com - Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 selama PPKM Darurat, takbir keliling dan shalat Idul Adha tahun ini ditiadakan di Kota Madiun.

Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Madiun No.451/248/401.012/2021 tertanggal 12 Juli 2021.

Wakil Wali Kota Madiun, Inda Raya Ayu Miko Saputri yang dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (14/7/2021) membenarkan edaran Pemkot Madiun yang meniadakan digelarnya shalat Idul Adha dan takbir keliling lantaran masih berlakunya PPKM Darurat.

Hanya saja, takbiran masih dapat dilaksanakan di masjid/mushala, namun menggunakan audio visual tanpa mengundang jemaah.

Baca juga: Demo Tolak Otsus Papua Dibubarkan, 23 Mahasiswa Ditahan Polisi

Takbir keliling tahun ditiadakan. Dan sangat terpaksa pelaksanaan shalat Idul Adha di masjid/mushala tahun ini juga ditiadakan. Kami imbau masyarakat untuk mematuhi SE tersebut,” kata Inda Raya.

Tak hanya itu, pelaksanaan shalat Idul Adha yang bisa digelar di instansi pemerintah, perusahaan atau tempat umum untuk difungsikan sebagai tempat ibadah juga tidak diperbolehkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Putri mantan Wali Kota Madiun, Kokok Raya itu mengatakan, takbir dan shalat Idul Adha dapat dilaksanakan di rumah masing-masing warga.

Sementara, untuk pelaksanan kurban, Inda Raya menyebut penyembelihan berlangsung dalam waktu tiga hari, yakni pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijah.

 

Sementara waktu penyembelihan dibatasi paling lama lima jam mulai pukul 07.00 hingga pukul 12.00 WIB.

Saat pemotongan hewan kurban diwajibkan menerapkan jarak fisik.

Untuk itu, pelaksanaan pemotongan hewan kurban harus berada di area terbuka yang luas sehingga memungkinkan diterapkannya jaga jarak fisik.

Tak hanya itu, selain petugas pemotongan hewan dilarang hadir di area pemotongan kurban.

Untuk petugas pemotongan, pengulitan dan pengemasan daging harus menerapkan jaga jarak fisik.

Baca juga: Sembuh dari Covid-19, Wali Kota Madiun Cerita Saat Ia Terjangkit: Badan Sakit Semua

Terkait pendistribusian daging hewan kurban dilakukan petugas dengan mengenakan masker rangkap dan sarung tangan ke tempat tinggal warga yang berhak.

Alternatif lain pendistribusian dapat melalui ketua RT.

Selain itu, seluruh petugas dan pengorban harus diperiksa suhu tubuhnya saat masuk area penyembelihan hewan kurban.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Muktamar Ke-34 NU, Ketua PW GP Ansor Jatim Minta Jauhi Narasi Pertikaian di Ruang Publik

Jelang Muktamar Ke-34 NU, Ketua PW GP Ansor Jatim Minta Jauhi Narasi Pertikaian di Ruang Publik

Regional
Tim SAR Temukan Kapal New Bira Fishing, 13 Penumpang Termasuk Anggota DPRD Sulsel Selamat

Tim SAR Temukan Kapal New Bira Fishing, 13 Penumpang Termasuk Anggota DPRD Sulsel Selamat

Regional
Cerita Bocah 9 Tahun Buat Karya Seni Instalasi dari Barang Bekas, Berawal Kesedihan Liat Sampah di Laut

Cerita Bocah 9 Tahun Buat Karya Seni Instalasi dari Barang Bekas, Berawal Kesedihan Liat Sampah di Laut

Regional
Komplotan Copet Mandalika Pernah Raup Rp 200 Juta di Makau

Komplotan Copet Mandalika Pernah Raup Rp 200 Juta di Makau

Regional
Viral, Video Mahasiswa KKN Diusir karena Menghina Desa, Ini Cerita Sebenarnya

Viral, Video Mahasiswa KKN Diusir karena Menghina Desa, Ini Cerita Sebenarnya

Regional
Sosok Temianus Magayang, Pentolan KKB Otak Kerusuhan Yahukimo, Terlibat Rentetan Pembunuhan dan Tertembak Saat Ditangkap

Sosok Temianus Magayang, Pentolan KKB Otak Kerusuhan Yahukimo, Terlibat Rentetan Pembunuhan dan Tertembak Saat Ditangkap

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pentolan KKB di Yahukimo Ditangkap | Tragedi Kecelakaan Minibus di Kediri

[POPULER NUSANTARA] Pentolan KKB di Yahukimo Ditangkap | Tragedi Kecelakaan Minibus di Kediri

Regional
Kantor PSS Sleman Dibakar OTK, Ini Kata Polisi

Kantor PSS Sleman Dibakar OTK, Ini Kata Polisi

Regional
Kantornya Dibakar, Dirut PSS Sleman: Kalau Ada Kekecewaan Kita Maklum

Kantornya Dibakar, Dirut PSS Sleman: Kalau Ada Kekecewaan Kita Maklum

Regional
2 Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Puluhan OTK, Pelaku Pakai Topeng, Bawa Sajam, Bom Molotov hingga Pistol Rakitan

2 Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Puluhan OTK, Pelaku Pakai Topeng, Bawa Sajam, Bom Molotov hingga Pistol Rakitan

Regional
Dirut Liga Indonesia Baru Kecam Pembakaran 'Omah PSS' Sleman: Itu Bukan Suporter, tapi Perusuh...

Dirut Liga Indonesia Baru Kecam Pembakaran "Omah PSS" Sleman: Itu Bukan Suporter, tapi Perusuh...

Regional
Cerita Saksi Lihat Pemotor di Depannya Tewas Tergencet Avanza, 'Mobilnya Tiba-tiba Oleng, Tabrak Motor Saya hingga Jatuh ke Parit...'

Cerita Saksi Lihat Pemotor di Depannya Tewas Tergencet Avanza, "Mobilnya Tiba-tiba Oleng, Tabrak Motor Saya hingga Jatuh ke Parit..."

Regional
Kantor Manajemen PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Kantor Manajemen PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Sederet Fakta Istri Disiram Air Keras hingga Tewas, Suami Dihasut agar Cemburu, hingga Terancam Hukuman Mati

Sederet Fakta Istri Disiram Air Keras hingga Tewas, Suami Dihasut agar Cemburu, hingga Terancam Hukuman Mati

Regional
Pria yang Tertangkap Basah Curi Motor lalu Diamuk Warga, Diikat dan Ditelanjangi Ternyata Residivis

Pria yang Tertangkap Basah Curi Motor lalu Diamuk Warga, Diikat dan Ditelanjangi Ternyata Residivis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.