Kompas.com - 14/07/2021, 10:38 WIB

LOMBOK TIMUR, KOMPAS.com - Foto aksi warga Perancis bernama Benjamin menjadi viral di media sosial.

Pria tersebut mengangkut sampah sebanyak 1,6 ton di gunung Rinjani viral di media sosial.

Dalam akun Instagram resmi miliknya @Benjaminortega, tampak Benjamin berswafoto di atas gunung.

Baca juga: Wisatawan Pemetik Edelweis di TN Gunung RInjani Kena Blacklist 2 Tahun

Benjamin memperlihatkan puluhan karung berwarna putih yang telah terisi sampah, yang ia pungut bersama dengan beberapa porter.

Dalam unggahan itu, ia menjelaskan bahwa bersama teman-temanya, dibutuhkan waktu sekitar 72 jam atau selama 3 hari untuk memungut sampah tersebut.

"72 jam dan 1.603 ton (kilogram) sampah diambil, kemudian kami kembali dari ekspedisi kecil kami," kata Benjamin dalam akun Instagram pribadi.

Benjamin mengatakan, ia menggalang dana bersama komunitas Green Rinjani untuk mengajak para porter yang bersedia ikut dalam misinya itu.

"Dari sedikit ide gunung berapi bersih, sampai bertemu @greenrinjani_ yang luar biasa, merencanakan bersama pembersihan terbesar yang pernah dilakukan di sana (Rinjani), sambil menggalang dana dengan menjual baguettes secara virtual demi membayar 50 porter untuk bantu kami," kata Benjamin.

Baca juga: PPKM Mikro di NTB, Kuota Wisata Non-pendakian di TN Gunung Rinjani Dikurangi

Menanggapi hal ini, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada Benjamin yang telah berinisiatif untuk melakukan pembersihan di kawasan Rinjani.

"Sebenarnya ini sebagai pengingat kita bersama, bahwa kita harus menjaga kebersihan saat  melakukan pendakian. Si Benjamin ini kita patut untuk contoh atas inisiatifnya itu," kata Dedy saat dikonfirmasi, Rabu (14/7/2021).

Dedy mengatakan, ia pernah bertemu dengan Benjamin dan berbicara tentang awal mula ide untuk melakukan pembersihan Rinjani.

"Dia awalnya mendaki biasa, terus karena melihat kondisi gunung, dia berencana untuk melakukan kegiatan bersih-bersih itu di pendakian yang ke dua, dengan mengajak para porter," kata Dedy.

 

Pendaki buang sampah sembarangan

Menurut Dedy, dari data tahunan, sebanyak 70 persen pendaki membawa pulang sampahnya kembali.

Namun, masih ada 30 persen pendaki yang meninggalkan sampah di atas gunung.

"Ini sebagai teguran, dicatat, 70 persen pendaki membawa sampahnya turun, 30 persen ini pendaki yang belum sadar," kata Dedy.

Dedy mengatakan, sebenarnya aksi serupa tidak hanya dilakukan Benjamin.

Para pendaki lain juga banyak yang memiliki komunitas-komunitas serupa yang bergerak karena sadar lingkungan terhadap Gunung Rinjani.

Diharapkan, komunitas semacam itu semakin menjamur di kalangan pendaki, sehingga tercipta lingkungan yang bersih untuk tetap melestarikan alam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Pikap Masuk Jurang di Ciamis | 6 Siswa SMP di Lampung Bunuh Teman Sekelasnya

[POPULER NUSANTARA] Pikap Masuk Jurang di Ciamis | 6 Siswa SMP di Lampung Bunuh Teman Sekelasnya

Regional
Misteri Tewasnya Pasutri di Mamasa, Uang Rp 10 Juta Raib, Anak Korban Selamat Usai Merintih

Misteri Tewasnya Pasutri di Mamasa, Uang Rp 10 Juta Raib, Anak Korban Selamat Usai Merintih

Regional
Curhat Camat Payakumbuh Dicopot Usai Buat Konten Ala Citayam Fashion Week

Curhat Camat Payakumbuh Dicopot Usai Buat Konten Ala Citayam Fashion Week

Regional
Cerita Warga Non-Muslim Pangalengan Bertahun-tahun Kesulitan Makamkan Jenazah

Cerita Warga Non-Muslim Pangalengan Bertahun-tahun Kesulitan Makamkan Jenazah

Regional
Kronologi Bocah SD Tewas Tersetrum Lampu Penghangat Anak Ayam di Trenggalek

Kronologi Bocah SD Tewas Tersetrum Lampu Penghangat Anak Ayam di Trenggalek

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 9 Agustus 2022: Pagi Cerawan, Sore Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 9 Agustus 2022: Pagi Cerawan, Sore Cerah Berawan

Regional
Ternyata Jalur Pikap Masuk Jurang di Ciamis Rawan Kecelakaan, Berikut Deretan Kejadiannya

Ternyata Jalur Pikap Masuk Jurang di Ciamis Rawan Kecelakaan, Berikut Deretan Kejadiannya

Regional
Sambut Hari Kemerdekaan, KAI Berikan Tarif Khusus, Harga Mulai Rp 17.000

Sambut Hari Kemerdekaan, KAI Berikan Tarif Khusus, Harga Mulai Rp 17.000

Regional
Mengenal Bentang Alam Pulau Sumatera, dari Gunung hingga Sungai

Mengenal Bentang Alam Pulau Sumatera, dari Gunung hingga Sungai

Regional
Gelorakan Cinta NKRI di Poso, Satgas Madago Raya Bagikan Bendera Merah Putih ke Warga

Gelorakan Cinta NKRI di Poso, Satgas Madago Raya Bagikan Bendera Merah Putih ke Warga

Regional
Rangkaian Kegiatan Kemerdekaan RI dan HKJB di Bandung, Ada Bazar Bayar dengan Sampah

Rangkaian Kegiatan Kemerdekaan RI dan HKJB di Bandung, Ada Bazar Bayar dengan Sampah

Regional
Jalur Kereta Api Konsep 'Landed', Kota Makassar Terancam Banjir Lebih Besar

Jalur Kereta Api Konsep "Landed", Kota Makassar Terancam Banjir Lebih Besar

Regional
Desy Ratnasari Ungkap Capres yang Masuk Radar PAN Jabar, dari Anies hingga Ganjar Pranowo

Desy Ratnasari Ungkap Capres yang Masuk Radar PAN Jabar, dari Anies hingga Ganjar Pranowo

Regional
Jalan Berbelok, Mobil Pikap yang Tewaskan 8 Orang di Ciamis Melaju Lurus dan Masuk Jurang

Jalan Berbelok, Mobil Pikap yang Tewaskan 8 Orang di Ciamis Melaju Lurus dan Masuk Jurang

Regional
Kisah Warga Semarang Buat Program Menabung Belatung, Hasilnya Menjanjikan

Kisah Warga Semarang Buat Program Menabung Belatung, Hasilnya Menjanjikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.