Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

19 Daerah di Jawa Timur Jadi Zona Merah Covid-19

Kompas.com - 14/07/2021, 07:22 WIB
Abba Gabrillin

Editor

Sumber Antara

SURABAYA, KOMPAS.com - Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur mengonfirmasi bahwa sebanyak 19 dari 38 kabupaten/kota kini berstatus zona merah.

Sebanyak 19 wilayah itu memiliki risiko tinggi terhadap penyebaran virus corona.

"Pekan lalu ada 20 daerah, pekan ini 19 daerah zona merah dan 19 daerah lainnya zona oranye/jingga atau berisiko sedang," ujar anggota Satuan Tugas Kuratif Covid-19 Jawa Timur Makhyan Jibril, seperti dikutip dari Antara, Selasa (13/7/2021).

Baca juga: Pemkab Ponorogo Ganti Uang Pemakaman Pasien Covid-19 yang Meninggal di Rumah dan Puskesmas

Adapun 19 daerah tersebut yakni Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Kediri, Kota Batu, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Malang.

Kemudian, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Tuban, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Ngawi dan Kota Kediri.

Berikutnya, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Bangkalan, Kota Madiun, Kabupaten Jember, Kabupaten Magetan, dan Kabupaten Nganjuk.

Baca juga: Sejumlah Pintu Keluar Tol di Jawa Timur Ditutup Selama PPKM Darurat

Sedangkan, 19 daerah zona oranye meliputi Kabupaten Probolinggo, Kota Surabaya, Kota Blitar, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Jombang.

Kemudian, Kabupaten Blitar, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sumenep, dan Kabupaten Pacitan.

Berikutnya, Kota Mojokerto, Kabupaten Sampang, Kota Pasuruan, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Pamekasan, Kota Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kota Malang, Kabupaten Lamongan, serta Kabupaten Bondowoso.

Dengan demikian, di Jatim tidak ada satu pun daerah berstatus zona kuning (risiko penularan rendah), apalagi zona hijau (tidak berisiko penularan).

 

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Jatim pada Selasa ini, ada tambahan sebanyak 6.269 kasus baru.

Kemudian ada 2.131 pasien yang sembuh.

Sementara itu, bertambah 179 kasus meninggal dunia.

Secara kumulatif, total kasus sebanyak 203.372 kasus.

Rinciannya, 21.979 kasus (10,81 persen) masih dalam perawatan.

Lalu, sebanyak 166.958 kasus (82,09 persen) sembuh.

Kemudian, sebanyak 14.435 kasus (7,1 persen) meninggal dunia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com