Kompas.com - 13/07/2021, 19:28 WIB
Illustrasi Kartu Keluarga Audia Natasha PutriIllustrasi Kartu Keluarga

BATAM, KOMPAS.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam, melakukan pembatasan layanan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Selama pemberlakuan tersebut, Disdukcapil Batam hanya memberikan pelayanan bagi 50 orang dan hanya melayani pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan Akta.

"Pembatasan ini berlaku apabila masyarakat yang datang ke Disduk melebihi kapasitas atau ramai," kata Kepala Disdukcapil Kota Batam, Heryanto melalui telepon, Selasa (13/7/2021).

Baca juga: Kisah Pilu Sudrajat akibat Minum Es, Dirinya Dipecat Jadi Kuli Bangunan dan Viral di Media Sosial

Namun Heryanto menuturkan ada pun pembatasan yang akan berlaku selama hari kerja, adalah jam pelayanan bagi masyarakat.

Selama PPKM Darurat jam pelayanan hanya akan berlangsung hingga pukul 12.00 WIB.

"Walau begitu pegawai yang masuk tetap mengikuti jam kerja dan pulang pada pukul 16.00 WIB selama hari kerja," terang Heryanto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ketus Risma Marahi Pegawainya Tak Mau Susah: Maunya Duduk Tempat Dingin, di Mana Perasaan Kalian?

Untuk saat ini pelayanan di Disdukcapil Batam, kembali ditegaskan hanya dominan bagi pelayanan catatan sipil seperti pembuatan KK dan Akta Kelahiran.

Kedua jenis layanan ini, juga diakuinya saat ini tengah mengalami kendala pada sistem online.

Sehingga kini masyarakat Batam diharap dapat datang ke Kantor Disdukcapil Batam, dengan membawa dokumen lengkap, serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Koruptor Ini Jadi Buron Selama 17 Tahun, Begini Modusnya

Koruptor Ini Jadi Buron Selama 17 Tahun, Begini Modusnya

Regional
Pria di Buleleng Ditemukan Tewas Bunuh Diri, Diduga Frustasi karena Penyakit Tak Kunjung Sembuh

Pria di Buleleng Ditemukan Tewas Bunuh Diri, Diduga Frustasi karena Penyakit Tak Kunjung Sembuh

Regional
Video Viral Remaja Baku Hantam di Kafe Jepara, Polisi Telusuri dan Tutup Sejumlah Kafe

Video Viral Remaja Baku Hantam di Kafe Jepara, Polisi Telusuri dan Tutup Sejumlah Kafe

Regional
Soal Warga Berfoto di Wilayah Terdampak Erupsi Semeru, Bupati Lumajang: Ini Bukan Tempat Wisata

Soal Warga Berfoto di Wilayah Terdampak Erupsi Semeru, Bupati Lumajang: Ini Bukan Tempat Wisata

Regional
Mengaku Keluarga Pejabat, Pria di Sumsel Larikan Uang Rp 605 Juta Milik Pemborong

Mengaku Keluarga Pejabat, Pria di Sumsel Larikan Uang Rp 605 Juta Milik Pemborong

Regional
Kapolda Banten Perintahkan Tembak di Tempat Berandal yang Mengancam Jiwa

Kapolda Banten Perintahkan Tembak di Tempat Berandal yang Mengancam Jiwa

Regional
Kapolda Maluku Perintahkan Tangkap Warga Tamilow yang Blokade Jalan

Kapolda Maluku Perintahkan Tangkap Warga Tamilow yang Blokade Jalan

Regional
Baru Melahirkan 3 Minggu, Korban Pemerkosaan Guru Pesantren Histeris di Persidangan Saat Dengar Suara Pelaku

Baru Melahirkan 3 Minggu, Korban Pemerkosaan Guru Pesantren Histeris di Persidangan Saat Dengar Suara Pelaku

Regional
Sudah 2 Hari Rumah Dinas Bupati dan DPRD Pamekasan Disegel oleh Warga

Sudah 2 Hari Rumah Dinas Bupati dan DPRD Pamekasan Disegel oleh Warga

Regional
Video Viral Sepeda Motor Tersambar Kereta Api, Bermula Macet di Perlintasan, Pengendara dan Pembonceng Selamat

Video Viral Sepeda Motor Tersambar Kereta Api, Bermula Macet di Perlintasan, Pengendara dan Pembonceng Selamat

Regional
Kesal Jalur Evakuasi Lereng Gunung Merapi Rusak, Warga Mau Ngadu ke Jokowi

Kesal Jalur Evakuasi Lereng Gunung Merapi Rusak, Warga Mau Ngadu ke Jokowi

Regional
Viral, Video Seorang Kakek Lempar Kertas ke Presiden Jokowi Saat Tinjau Lokasi Bencana di Gunung Semeru

Viral, Video Seorang Kakek Lempar Kertas ke Presiden Jokowi Saat Tinjau Lokasi Bencana di Gunung Semeru

Regional
Terungkap Identitas Kerangka Manusia di Kebun Sawit Sumbar

Terungkap Identitas Kerangka Manusia di Kebun Sawit Sumbar

Regional
15 Siswi SD Korban Pencabulan Guru Agama di Cilacap Alami Trauma

15 Siswi SD Korban Pencabulan Guru Agama di Cilacap Alami Trauma

Regional
Ada 9 Bayi yang Dilahirkan Santriwati Korban Pemerkosaan Guru Pesantren di Bandung

Ada 9 Bayi yang Dilahirkan Santriwati Korban Pemerkosaan Guru Pesantren di Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.