Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sehari Tambah 804 Kasus Covid-19 di NTT, Manggarai Barat Tertinggi

Kompas.com - 13/07/2021, 10:41 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Abba Gabrillin

Tim Redaksi

KUPANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat tambahan 804 kasus positif Covid-19 di wilayah itu pada Senin (12/7/2021).

Hal itu disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu kepada Kompas.com di Kupang, Selasa (13/7/2021).

"Tambahan kasus terbaru itu berasal dari 15 kabupaten dan 1 kota," kata Marius.

Baca juga: Gubernur NTT Izinkan Warga Buka Masker, asalkan...

Marius menyebutkan, tambahan kasus positif Covid-19 terbanyak berasal dari Kabupaten Manggarai Barat, yakni sebanyak 153 orang.

Kemudian, Kabupaten Sikka 107 orang; Kabupaten Ngada 99 orang; Kabupaten Sumba Timur 71 orang; Kabupaten Nagekeo 67 orang; dan Kabupaten Timor Tengah Selatan 57 orang.

Selanjutnya, Kabupaten Manggarai 55 orang; Kota Kupang 49 orang; Kabupaten Ende 46 orang; Kabupaten Manggarai Timur 24 orang; Kabupaten Rote Ndao 16 orang; dan Kabupaten Kupang 15 orang.

Baca juga: Melihat Antusias Warga Kupang Ikut Vaksinasi, Rela Antre sejak Subuh

Disusul Kabupaten Sumba Barat Daya dan Kabupaten Belu yang masing-masing 14 orang.

Kemudian Kabupaten Malaka 10 orang; dan Kabupaten Sumba Tengah 7 orang.

Marius mengatakan, dengan tambahan 804 kasus baru, maka total kasus positif di Provinsi NTT hingga saat ini sebanyak 27.684 kasus.

"Yang sudah sembuh sebanyak 18.740 orang. Sedangkan yang meninggal sebanyak 581 orang," ujar Marius.

Warga yang masih menjalani perawatan medis di sejumlah rumah sakit dan menjalani karantina sebanyak 8.334 orang.

Marius mengimbau kepada seluruh masyarakat NTT untuk tetap mengikuti protokol kesehatan dengan disiplin.

"NTT tercatat sebagai salah satu Provinsi yang longgar dengan protokol kesehatan. Ini perlu diwaspadai bersama, karena ini perlu kerja sama semua pihak," kata dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com