Tak Semua WNA Pelanggar Prokes Dideportasi, Ini Penjelasan Satgas Covid-19 Bali

Kompas.com - 12/07/2021, 21:55 WIB
Kepala Bidang Penegakkan Hukum dan Pendisiplinan Satgas Covid-19 Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi di Rumah Dinas Jabatan Gubernur Bali, Kamis (1/7/2021). KOMPAS.com/Ach. FawaidiKepala Bidang Penegakkan Hukum dan Pendisiplinan Satgas Covid-19 Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi di Rumah Dinas Jabatan Gubernur Bali, Kamis (1/7/2021).

BALI, KOMPAS.com - Sebanyak 14 warga negara asing (WNA) di Bali melanggar protokol kesehatan selama PPKM Darurat.

Dari 14 WNA yang melanggar itu, tak semua mendapatkan sanksi berupa deportasi. Hanya tiga WNA yang dideportasi, yakni MR (26) asal Irlandia, AA (22) dari Amerika Serikat, dan ZK (26) asal Rusia.

Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas Covid-19 Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi mengatakan, sanksi kepada WNA pelanggar prokes disesuaikan dengan jenis pelanggaran yang terbagi dalam kategori ringan, sedang, dan berat.

"Jadi tergantung tingkat kesalahannya," kata Dharmadi saat dihubungi, Senin (12/7/2021).

Menurut Dharmadi, khusus penggunaan masker misalnya, WNA yang diketahui menggunakan masker tak layak itu masuk kategori pelanggaran ringan.

Baca juga: Demi Konten Viral di Media Sosial, 3 Pemuda Ini Nekat Curi Pocong di Depan Pos Polisi

Petugas akan memberikan masker pengganti kepada WNA tersebut. WNA itu juga akan diberikan peringatan untuk tidak mengulangi kesalahannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan untuk pelanggaran sedang, Dharmadi menyebut adalah mereka yang menggunakan masker dengan cara tidak benar. WNA yang melanggar bisa didenda Rp 1 juta.

Sementara untuk pelanggaran berat, adalah WNA yang sama sekali tidak menggunakan masker. Satgas Covid-19 bisa mengajukan sanksi deportasi kepada pihak imigrasi untuk mereka.

"Itu kan sama dengan melakukan pelecehan terhadap peraturan yang ada," kata Dharmadi yang juga kepala Satpol PP Provinsi Bali itu.

Satgas Covid-19 Bali sedang fokus melakukan pendisiplinan protokol kesehatan berupa penggunaan masker kepada WNA.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal MC Perempuan Dilarang Tampil, LBH Desak Ombudsman Panggil Gubernur Bali

Soal MC Perempuan Dilarang Tampil, LBH Desak Ombudsman Panggil Gubernur Bali

Regional
Mobil Terguling di Jalan Tol Lampung, 3 Penumpang Tewas

Mobil Terguling di Jalan Tol Lampung, 3 Penumpang Tewas

Regional
Kembali Konsumsi Sabu-sabu Usai Bebas dari Penjara, 2 Pria di Lamongan Dibekuk Polisi

Kembali Konsumsi Sabu-sabu Usai Bebas dari Penjara, 2 Pria di Lamongan Dibekuk Polisi

Regional
Tangis Iringi Pemakaman Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Tangis Iringi Pemakaman Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Regional
Destinasi Wisata Dibuka Bertahap, Sandiaga Uno: Sabar

Destinasi Wisata Dibuka Bertahap, Sandiaga Uno: Sabar

Regional
Persiapan Gelar PTM, 8.000 Guru di Magetan Jalani Rapid Test Antigen

Persiapan Gelar PTM, 8.000 Guru di Magetan Jalani Rapid Test Antigen

Regional
Ini Daerah dengan Tingkat BOR Tertinggi di Jabar

Ini Daerah dengan Tingkat BOR Tertinggi di Jabar

Regional
2 Pembobol Balai Kota Makassar Ditangkap, Pelaku merupakan Pegawai Kontrak

2 Pembobol Balai Kota Makassar Ditangkap, Pelaku merupakan Pegawai Kontrak

Regional
Pelajar SMK di Jember Dicabuli Kenalan di Facebook, Pelaku Ancam Sebar Video Korban

Pelajar SMK di Jember Dicabuli Kenalan di Facebook, Pelaku Ancam Sebar Video Korban

Regional
Jeritan Peternak Ayam di Kendal: Ibaratnya Ayam Sekarang Makannya BPKB dan Sertifikat

Jeritan Peternak Ayam di Kendal: Ibaratnya Ayam Sekarang Makannya BPKB dan Sertifikat

Regional
Capaian Vaksinasi di Maluku Baru 30 Persen, Satgas: Ada 2 Kabupaten yang Paling Lambat

Capaian Vaksinasi di Maluku Baru 30 Persen, Satgas: Ada 2 Kabupaten yang Paling Lambat

Regional
Tiba di Deli Serdang, Jokowi Langsung Datangi Permukiman Warga

Tiba di Deli Serdang, Jokowi Langsung Datangi Permukiman Warga

Regional
Kasus Penemuan Mayat Terikat Tali dan Pemberat Besi, Polisi: Kesimpulannya Meninggal Bunuh Diri

Kasus Penemuan Mayat Terikat Tali dan Pemberat Besi, Polisi: Kesimpulannya Meninggal Bunuh Diri

Regional
WHO Soroti Peningkatan Mobilitas Masyarakat di Banten, Gubernur Wahidin: Jangan Euforia

WHO Soroti Peningkatan Mobilitas Masyarakat di Banten, Gubernur Wahidin: Jangan Euforia

Regional
Kronologi Bayi 7 Bulan Dibunuh Tetangganya, Berawal Ibu Korban Minta Air Minum ke Pelaku

Kronologi Bayi 7 Bulan Dibunuh Tetangganya, Berawal Ibu Korban Minta Air Minum ke Pelaku

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.