Detik-detik Satgas Madago Raya Sergap Kelompok MIT Pimpinan Qatar, 2 Orang Tewas Ditembak

Kompas.com - 11/07/2021, 19:59 WIB
Sejumlah barang bukti yang ditemukan Tim Satgas Madago Raya, saat menggeledah sebuah pondok yang diduga menjadi tempat persembunyian, Minggu (27/6/2021). Satgas Madago RayaSejumlah barang bukti yang ditemukan Tim Satgas Madago Raya, saat menggeledah sebuah pondok yang diduga menjadi tempat persembunyian, Minggu (27/6/2021).
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Satgas Mandago Raya melakukan penyergapan terhadap kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Qatar.

Penyergapan itu dilakukan di Dusun 6 Tokasa, Desa Tanalanto, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Minggu (11/7/2021).

Komandan Korem (Danrem) 132 Tadulako dan juga Wakil Penanggung Jawab Komando Operasi Madago Raya Brigjen TNI Farid Makruf mengatakan, penyergapan itu berawal dari adanya laporan warga yang kehilangan bahan makanan dan ternaknya.

Mendapat laporan itu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan ditemukan tempat persembunyian pelaku teroris tersebut.

Baca juga: Kontak Tembak dengan Satgas Madago Raya, 2 Kelompok MIT Pimpinan Qatar Tewas

Saat dilakukan penyergapan pada pukul 03.00 Wita, kelompok MIT pimpinan Qatar yang berjumlah lima orang itu melakukan perlawanan dengan menembaki petugas.

Akibatnya, kontak senjata antara pelaku dengan aparat gabungan dari Satgas Mandago Raya tak terhindarkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam insiden itu dua orang dari kelompok MIT diketahui tewas tertembak di lokasi kejadian.

Baca juga: Satgas Madago Raya Temukan Pondok yang Diduga Tempat Persembunyian Kelompok MIT


"Kelompoknya Qatar, cuma kami belum bisa mengidentifikasi siapa yang tertembak itu. Kami sekarang sedang melakukan evakuasi jenazah tapi masih kesulitan dengan medan yang rapat dan cuaca," kata Danrem Farid saat dihubungi Kompas.com, Minggu.

Sebagai informasi, kelompok MIT Poso diketahui berjumlah 9 orang.

Mereka saat ini terbagi menjadi dua kelompok. Yaitu, kelompok pimpinan Ali Kalora dan kelompok Qatar alias Anas.

Penulis : Kontributor Palu, Erna Dwi Lidiawati | Editor : Dony Aprian



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

WHO Soroti Peningkatan Mobilitas Masyarakat di Banten, Gubernur Wahidin: Jangan Euforia

WHO Soroti Peningkatan Mobilitas Masyarakat di Banten, Gubernur Wahidin: Jangan Euforia

Regional
Kronologi Bayi 7 Bulan Dibunuh Tetangganya, Berawal Ibu Korban Minta Air Minum ke Pelaku

Kronologi Bayi 7 Bulan Dibunuh Tetangganya, Berawal Ibu Korban Minta Air Minum ke Pelaku

Regional
Polisi Ungkap Tambang Emas Ilegal di Kalbar, 10 Orang Ditangkap

Polisi Ungkap Tambang Emas Ilegal di Kalbar, 10 Orang Ditangkap

Regional
Rumah Dinas Kadivpas Kemenkumham Riau Dilempar Bom Molotov

Rumah Dinas Kadivpas Kemenkumham Riau Dilempar Bom Molotov

Regional
Pemprov Maluku Bentuk Badan Baru untuk Promosi Pariwisata, Putri Proklamator Jadi Dewan Pembina

Pemprov Maluku Bentuk Badan Baru untuk Promosi Pariwisata, Putri Proklamator Jadi Dewan Pembina

Regional
Lumba-lumba Terdampar di Bali, Ditemukan Mati dengan Sirip Terpotong dan Kulit Terkelupas

Lumba-lumba Terdampar di Bali, Ditemukan Mati dengan Sirip Terpotong dan Kulit Terkelupas

Regional
Pemkab Sukoharjo Janjikan Tempat Tinggal untuk Keluarga yang Tinggal di Warung Angkringan

Pemkab Sukoharjo Janjikan Tempat Tinggal untuk Keluarga yang Tinggal di Warung Angkringan

Regional
Mantan Bupati Mamberamo Raya Ditahan Terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana Covid-19

Mantan Bupati Mamberamo Raya Ditahan Terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana Covid-19

Regional
Sudah Diizinkan PTM, Belasan Siswa Malah Bolos, Mengaku Diusir Guru karena Terlambat

Sudah Diizinkan PTM, Belasan Siswa Malah Bolos, Mengaku Diusir Guru karena Terlambat

Regional
Telat Bayar Uang Kos, Suami Istri dan 7 Anak Diusir: Saya Sampai Menangis Minta Waktu, tetapi...

Telat Bayar Uang Kos, Suami Istri dan 7 Anak Diusir: Saya Sampai Menangis Minta Waktu, tetapi...

Regional
Perjuangan Bocah SD Kayuh Sepeda 20 Km Bersama Sang Ibu, Bawa Pulang Trofi Kejuaraan Karate

Perjuangan Bocah SD Kayuh Sepeda 20 Km Bersama Sang Ibu, Bawa Pulang Trofi Kejuaraan Karate

Regional
Sidang Kasus Suap Bupati Muara Enim Nonaktif, Terungkap Uang Rp 1 M untuk Biaya Istri Maju Caleg dan THR

Sidang Kasus Suap Bupati Muara Enim Nonaktif, Terungkap Uang Rp 1 M untuk Biaya Istri Maju Caleg dan THR

Regional
Bupati Kediri Pamer Sekaligus 'Sambat' soal Kondisi Pariwisata ke Menteri Sandiaga Uno

Bupati Kediri Pamer Sekaligus "Sambat" soal Kondisi Pariwisata ke Menteri Sandiaga Uno

Regional
Hari Pertama Pembukaan Bioskop di Purwokerto, Penonton Masih Sepi

Hari Pertama Pembukaan Bioskop di Purwokerto, Penonton Masih Sepi

Regional
Terima Hadiah dari Santri di Aceh, Jokowi Balas dengan Berikan Sepeda

Terima Hadiah dari Santri di Aceh, Jokowi Balas dengan Berikan Sepeda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.