Kompas.com - 11/07/2021, 14:31 WIB
Direktur Utama RSUP Mohammad Hoesin Palembang Bambang Eko Sunaryanto. KOMPAS.COM/AJI YK PUTRADirektur Utama RSUP Mohammad Hoesin Palembang Bambang Eko Sunaryanto.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Sebanyak empat pasien positif Covid-19 di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Mohammad Hoesin Palembang, Sumatera Selatan, meninggal dalam sehari.

"Sehari ada dua sampai empat pasien Covid-19 yang meninggal. Kondisinya macam-macam ada yang sedang dan parah, rata-rata punya kormobit," Direktur Utama RSUP Mohammad Hoesin Palembang Bambang Eko Sunaryanto saat dihubungi, Sabtu (10/7/2021).

Baca juga: Dua Kepala Desa di Madiun Meninggal Terpapar Covid-19

Eko pun tak menampik jika saat ini terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Palembang. Hal itu terlihat dari jumlah tempat tidur yang telah disiapkan.

Dari total 177 tempat tidur dan ruang ICU pasien Covid-19 , 75 persen kini sudah terisi.

"Senin nanti kami akan tambah 22 tempat tidur lagi dengan menggunakan ruangan intensive care unit (ICU). Kemudian minggu depannya lagi kita tambah 40, hingga akhir Juli targetnya ada 300 tempat tidur yang disiapkan. Semoga ini tidak terpakai,"ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lonjakan kasus tak hanya terlihat dari tingkat keterisian tempat tidur. Sejak dua pekan terakhir, sebanyak 10 hingga 15 orang pasien positif keluar masuk RSUP Mohammad Hoesin Palembang.

"Biasanya cuma tujuh orang per hari tetapi sekarang naik 10 sampai 15 orang. Untuk durasi tinggal yang biasanya 14 hari sekarang menjadi 10 hari dengan catatan kondisi klinis sudah membaik ditandai dengan demam sudah redah, tidak ada sesak nafas, "ujarnya.

Baca juga: Seorang Dokter Meninggal di Tempat Praktik, Diduga Terpapar Covid-19

Meski terjadi peningkatan pasien, Eko memastikan ketersediaan stok obat dan oksigen di RSUP Mohammad Hoesin saat ini masih aman.

"Kebutuhan oksigen masih aman, stok obat masih tersedia sampai tiga bulan ke depan," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kantor PSS Sleman Dibakar OTK, Ini Kata Polisi

Kantor PSS Sleman Dibakar OTK, Ini Kata Polisi

Regional
Kantornya Dibakar, Dirut PSS Sleman: Kalau Ada Kekecewaan Kita Maklum

Kantornya Dibakar, Dirut PSS Sleman: Kalau Ada Kekecewaan Kita Maklum

Regional
2 Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Puluhan OTK, Pelaku Pakai Topeng, Bawa Sajam, Bom Molotov hingga Pistol Rakitan

2 Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Puluhan OTK, Pelaku Pakai Topeng, Bawa Sajam, Bom Molotov hingga Pistol Rakitan

Regional
Dirut Liga Indonesia Baru Kecam Pembakaran 'Omah PSS' Sleman: Itu Bukan Suporter, tapi Perusuh...

Dirut Liga Indonesia Baru Kecam Pembakaran "Omah PSS" Sleman: Itu Bukan Suporter, tapi Perusuh...

Regional
Cerita Saksi Lihat Pemotor di Depannya Tewas Tergencet Avanza, 'Mobilnya Tiba-tiba Oleng, Tabrak Motor Saya hingga Jatuh ke Parit...'

Cerita Saksi Lihat Pemotor di Depannya Tewas Tergencet Avanza, "Mobilnya Tiba-tiba Oleng, Tabrak Motor Saya hingga Jatuh ke Parit..."

Regional
Kantor Manajemen PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Kantor Manajemen PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Sederet Fakta Istri Disiram Air Keras hingga Tewas, Suami Dihasut agar Cemburu, hingga Terancam Hukuman Mati

Sederet Fakta Istri Disiram Air Keras hingga Tewas, Suami Dihasut agar Cemburu, hingga Terancam Hukuman Mati

Regional
Pria yang Tertangkap Basah Curi Motor lalu Diamuk Warga, Diikat dan Ditelanjangi Ternyata Residivis

Pria yang Tertangkap Basah Curi Motor lalu Diamuk Warga, Diikat dan Ditelanjangi Ternyata Residivis

Regional
Beberapa Hari Diguyur Hujan, 7 Kecamatan di HST Kalsel Terendam Luapan Sungai Barabai

Beberapa Hari Diguyur Hujan, 7 Kecamatan di HST Kalsel Terendam Luapan Sungai Barabai

Regional
Wagub Jabar Sebut Banjir Bandang Garut karena Hutan Jadi Lahan Pertanian

Wagub Jabar Sebut Banjir Bandang Garut karena Hutan Jadi Lahan Pertanian

Regional
Warga Kembali Gelar Aksi 1.000 Lilin, Tuntut Kasus Mayat Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik Dituntaskan

Warga Kembali Gelar Aksi 1.000 Lilin, Tuntut Kasus Mayat Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik Dituntaskan

Regional
Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Puluhan OTK, 1 Orang Luka Parah

Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Puluhan OTK, 1 Orang Luka Parah

Regional
Banjir di Kota Bima NTB Meluas hingga 14 Kelurahan, 1.059 KK Terdampak

Banjir di Kota Bima NTB Meluas hingga 14 Kelurahan, 1.059 KK Terdampak

Regional
Tersambar Petir di Gubuk Tempatnya Berteduh, ODGJ Ini Ditemukan Tewas Terduduk

Tersambar Petir di Gubuk Tempatnya Berteduh, ODGJ Ini Ditemukan Tewas Terduduk

Regional
Sumur Bor Milik Warga di Tuban Keluarkan Gas Mudah Terbakar

Sumur Bor Milik Warga di Tuban Keluarkan Gas Mudah Terbakar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.