Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Petugasnya Asyik Karaoke Saat Pasien Butuh Bantuan, Kepala Puskesmas: Kami Janji Enggak Akan Mengulangi Lagi

Kompas.com - 11/07/2021, 13:24 WIB

KOMPAS.com - Kepala Puskesmas Situ Udik drg Lenny Asyita mengaku sangat menyesalkan perbuatan petugasnya yang berkaraoke hingga viral di media sosial.

Akibatnya, ia pun langsung ditegur oleh Bupati Bogor Ade Yasin.

Kepada bupati, Lenny berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan tersebut.

"Iya tadi datang, dikasih nasihat. Kami juga sudah berjanji enggak bakal mengulangi hal itu lagi," kata Lenny saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (10/7/2021).

Baca juga: Penjelasan Kepala Puskesmas Situ Udik soal Petugasnya yang Asyik Karaoke Saat Pasien Butuh Bantuan

Setelah video itu viral, Lenny mengaku sudah memanggil tiga petugasnya yang saat kejadian ada dua bidan, dan satu office boy (OB).

Atas perbuatannya, Lenny sudah memberikan peringatan keras kepada mereka.

"Lewat surat tertulis mereka tanda tangan, nanti sanksinya sedang kita pelajari, karena ini perbuatan ada tingkatannya. Jadi kami pelajari dulu," ujarnya.

Baca juga: Petugas Puskesmas Berkaraoke Saat Pasien Butuh Bantuan, Bupati Bogor Kesal: Jangan Ada yang Santai-santai

Nyanyi lewat Youtube

Ilustrasi Youtube.Cnet Ilustrasi Youtube.

Dijelaskan Lenny, saat kejadian itu ada tiga orang di dalam puskesmas. Salah satunya office boy (OB) yang ada di video viral tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, hanya dua orang yang berkaraoke yaitu, bidan puskesmas. Sementara satu orang OB tidak ikut bernyanyi.

"Mereka sedang mendengarkan YouTube saja, karena kebetulan ada mic di meja yang untuk panggil pasien. Ya mereka langsung spontan begitu ambil mic nyanyi ngikutin lagu di YouTube. Jadi nyanyi lewat YouTube saja, kita kan enggak punya fasilitas karaokean," ujarnya.

Baca juga: Video Viral, Puskesmas Tutup, tetapi Ada Suara Orang Berkaraoke di Dalam

 

Lenny juga membantah petugasnya melakukan penolakan terhadap pasien.

"Pasien yang ada di video viral itu enggak ditolak kok, tetap dilayani kok. Bidan saya keluar saat itu, karena pasiennya mengaku positif Covid-19. Jadi enggak ada penolakan. Nah warga itu enggak rekam video pas kita layani. Kalau yang hamil itu hanya tanya soal BPJS," jelasnya.

Sementara itu, setelah mengetahui video tersebut, Bupati Bogor Ade Yasin langsung melakukan sidak ke Puskesmas Situ Udik dan memberikan teguran tegas kepada petugas yang terlibat dalam kasus itu.

"Terhadap yang abai itu ada punishment (hukuman), itu nanti seperti apa dari pihak puskesmas yang memberikan," tegas Ade di hadapan para staf puskesmas tersebut, Sabtu.

Baca juga: Tak Dipinjami Tabung Oksigen, 3 OTK Keroyok Perawat Puskesmas, Begini Kronologinya


Ade meminta agar kejadian ini menjadi pelajaran dan bahan pertimbangan bagi para petugas puskesmas lainnya.

Selain itu, Ade juga meminta kepada petugas puskesmas untuk tidak santai-santai di masa pandemi seperti ini.

"Seharusnya kan standby secara bergilir di pukesmas ini, kasihan masyarakat ketika ingin dilayani tapi diabaikan," ungkapnya.

Baca juga: Kronologi Video Viral Badut Jalanan Pukul Pengendara Motor, Berawal dari Tersenggol

 

(Penulis Kontributor Kabupaten Bogor: Afdhalul Ikhsan | Editor: Khairina)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyelundupan 115 Kg Sabu di Palembang, Polisi: Diproduksi 3 Negara Asia

Penyelundupan 115 Kg Sabu di Palembang, Polisi: Diproduksi 3 Negara Asia

Regional
Jenazah Pratu Ferdian, Korban Jembatan Putus di Sungai Digul, Dievakuasi ke Jayapura

Jenazah Pratu Ferdian, Korban Jembatan Putus di Sungai Digul, Dievakuasi ke Jayapura

Regional
5 Terduga Pembakar Perempuan yang Dituduh Menculik di Sorong Masih di Bawah Umur

5 Terduga Pembakar Perempuan yang Dituduh Menculik di Sorong Masih di Bawah Umur

Regional
Cemburu, Pemuda di Bitung Tikam Pacarnya yang Berusia 14 Tahun

Cemburu, Pemuda di Bitung Tikam Pacarnya yang Berusia 14 Tahun

Regional
Hasto Bocorkan Alasan Megawati Hadiri Pelantikan Wali Kota Semarang

Hasto Bocorkan Alasan Megawati Hadiri Pelantikan Wali Kota Semarang

Regional
Video Balita Ditemukan Tengkurap dengan Tangan Terikat di NTT, Ini Penjelasan Kades

Video Balita Ditemukan Tengkurap dengan Tangan Terikat di NTT, Ini Penjelasan Kades

Regional
Muncikari Hotel Mewah di Batam Ditangkap, Pasang Tarif Rp 3 Juta

Muncikari Hotel Mewah di Batam Ditangkap, Pasang Tarif Rp 3 Juta

Regional
Untuk Pertama Kalinya, Sumbar Ekspor 785 Kg Lato-lato ke Malaysia

Untuk Pertama Kalinya, Sumbar Ekspor 785 Kg Lato-lato ke Malaysia

Regional
Ditanya soal Capres PDI-P, Bambang Pacul: Itu Pertanyaan Aneh

Ditanya soal Capres PDI-P, Bambang Pacul: Itu Pertanyaan Aneh

Regional
Kronologi Warga Tewas Ditembak hingga Pabrik Sawit di Lampung Dibakar, Versi Polisi

Kronologi Warga Tewas Ditembak hingga Pabrik Sawit di Lampung Dibakar, Versi Polisi

Regional
Alasan Norma Risma Akhirnya Laporkan Mantan Suami dan Ibu Kandung Terkait Kasus Perzinaan

Alasan Norma Risma Akhirnya Laporkan Mantan Suami dan Ibu Kandung Terkait Kasus Perzinaan

Regional
Mengaku Jadi Kasetpres Pengganti Heru Budi yang Menjabat Pj Gubernur DKI, Pria Asal Demak Ditangkap Polisi

Mengaku Jadi Kasetpres Pengganti Heru Budi yang Menjabat Pj Gubernur DKI, Pria Asal Demak Ditangkap Polisi

Regional
Penyeberangan Kapal di Bangka Barat Dihentikan, Tiket yang Sudah Terbeli Bisa Dikembalikan

Penyeberangan Kapal di Bangka Barat Dihentikan, Tiket yang Sudah Terbeli Bisa Dikembalikan

Regional
Bantah Motif Balas Dendam ke Wali Kota Blitar Santoso, Kuasa Hukum Samanhudi: Hubungannya Baik Sekali

Bantah Motif Balas Dendam ke Wali Kota Blitar Santoso, Kuasa Hukum Samanhudi: Hubungannya Baik Sekali

Regional
Pembangunan Jembatan Terpanjang di Indonesia Segera Direalisasikan di Kepri

Pembangunan Jembatan Terpanjang di Indonesia Segera Direalisasikan di Kepri

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.