PPKM Darurat Pontianak, Boleh Lewati Penyekatan Bila Ada Surat Tugas

Kompas.com - 10/07/2021, 13:01 WIB
Seorang petugas kepolisian melaksanakan operasi penyekatan PPKM Darurat di kawasan pusat perdagangan di Jalan Gajahmada, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (6/7/2021) malam. Pemerintah daerah setempat bersama kepolisian menutup sejumlah kawasan serta membatasi waktu operasional kegiatan usaha yaitu pukul 14.00 - 17.00 WIB dan 19.00 - 23.00 WIB guna mencegah kerumunan masyarakat karena Pontianak masuk dalam zona merah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/JESSICA HELENA WUYSANGSeorang petugas kepolisian melaksanakan operasi penyekatan PPKM Darurat di kawasan pusat perdagangan di Jalan Gajahmada, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (6/7/2021) malam. Pemerintah daerah setempat bersama kepolisian menutup sejumlah kawasan serta membatasi waktu operasional kegiatan usaha yaitu pukul 14.00 - 17.00 WIB dan 19.00 - 23.00 WIB guna mencegah kerumunan masyarakat karena Pontianak masuk dalam zona merah penyebaran COVID-19.

PONTIANAK, KOMPAS.com – Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 12-20 Juli 2021.

Selama penerapan PPKM Darurat, dilakukan penyekatan di jalan-jalan utama, termasuk jalur masuk dan keluar Kota Pontianak.

Baca juga: PPKM Darurat, Perbatasan Kota Pontianak Disekat 24 Jam

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak, Utin Srilena Chandramidi menerangkan, jika ingin melewati jalan-jalan yang disekat, dapat membawa surat keterangan atau surat tugas yang menerangkan bahwa kondisi yang bersangkutan memaksa harus melewati lokasi jalan yang ditutup.

“Karena semi-lockdown, maka dilakukan penutupan atau penyekatan jalan-jalan utama. Jika lewat, dapat membawa surat keterangan atau surat tugas yang menerangkan kondisi yang memaksa harus melewati lokasi jalan yang ditutup," ungkap Utin.

Baca juga: Terapkan PPKM Darurat , Mal dan Pusat Perbelanjaan di Pontianak Tutup

Selain itu, untuk kendaraan mobil oksigen, ambulans, mobil pengangkut sampah dan perlu penanganan cepat orang sakit dan berduka, diperbolehkan lewat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Penutupan jalan dapat dilewati oleh mobil oksigen, ambulans, mobil pengangkut sampah dan perlu penanganan cepat untuk orang sakit dan berduka,” ucap Utin.

Utin berharap status PPKM Darurat dan pandemi Covid-19 segera berlalu, sehingga pihaknya tidak perlu lagi melakukan penyekatan jalan.

“Semoga musibah ini segera berlalu. Aamiin,” tutup Utin.

Sebagaimana diketahui, penyekatan dilakukan selama 24 jam. Hal ini dilakukan untuk mengurangi mobilitas masyarakat dan mencegah kerumunan.

Satgas Covid-19 Kota Pontianak kini melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara terus-menerus.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Murid SD di Nias Laporkan Guru ke Polisi karena Pelecehan Seksual

7 Murid SD di Nias Laporkan Guru ke Polisi karena Pelecehan Seksual

Regional
Penjual Jamu Tewas di Tangan Suami karena Cemburu

Penjual Jamu Tewas di Tangan Suami karena Cemburu

Regional
Cerita Warga di Sikka Dianiaya Oknum Polisi hingga Pingsan, Dituduh Mencuri, Korban Menolak Uang Rp 2,5 Juta dari Pelaku

Cerita Warga di Sikka Dianiaya Oknum Polisi hingga Pingsan, Dituduh Mencuri, Korban Menolak Uang Rp 2,5 Juta dari Pelaku

Regional
Penyalahgunaan Solar, Penyerobotan Tambang, hingga Kepemilikan Senpi Ilegal Terjadi di Desa Ini

Penyalahgunaan Solar, Penyerobotan Tambang, hingga Kepemilikan Senpi Ilegal Terjadi di Desa Ini

Regional
Mantan Kadishub Cilegon Didakwa Terima Suap Rp 530 Juta

Mantan Kadishub Cilegon Didakwa Terima Suap Rp 530 Juta

Regional
Sepasang Kekasih Penjambret Ditangkap Polisi, Salah Satunya Residivis

Sepasang Kekasih Penjambret Ditangkap Polisi, Salah Satunya Residivis

Regional
Covid-19 di Sumut Melandai, Edy Rahmayadi Ingatkan soal Gelombang Ketiga

Covid-19 di Sumut Melandai, Edy Rahmayadi Ingatkan soal Gelombang Ketiga

Regional
Anggota DPR Minta Kebijakan Swab PCR Penumpang Pesawat Dikaji Ulang, Ini Alasannya

Anggota DPR Minta Kebijakan Swab PCR Penumpang Pesawat Dikaji Ulang, Ini Alasannya

Regional
Kebakaran Kecil Terjadi di Pos SPKT Polresta Pekanbaru

Kebakaran Kecil Terjadi di Pos SPKT Polresta Pekanbaru

Regional
[POPULER NUSANTARA] Foto Pegang KTP Berujung Diteror Pinjol | Kecelakaan Pesawat Smart Air di Bandara Ilaga

[POPULER NUSANTARA] Foto Pegang KTP Berujung Diteror Pinjol | Kecelakaan Pesawat Smart Air di Bandara Ilaga

Regional
Bocah 11 Tahun Diperkosa Tetangganya, Korban Yatim Piatu, Pelaku Kabur Bawa 3 Anaknya

Bocah 11 Tahun Diperkosa Tetangganya, Korban Yatim Piatu, Pelaku Kabur Bawa 3 Anaknya

Regional
Seorang Polisi di Lombok Timur Tewas Ditembak Rekannya Sesama Anggota Polri

Seorang Polisi di Lombok Timur Tewas Ditembak Rekannya Sesama Anggota Polri

Regional
Modal Celana Loreng, Pria Ini Nekat Mengaku Anggota Kopassus dan Bawa Kabur 3 Motor

Modal Celana Loreng, Pria Ini Nekat Mengaku Anggota Kopassus dan Bawa Kabur 3 Motor

Regional
Musim Penghujan Telah Tiba, Ganjar Minta Kepala Daerah di Jateng Siaga Bencana

Musim Penghujan Telah Tiba, Ganjar Minta Kepala Daerah di Jateng Siaga Bencana

Regional
Tebar Ancaman, Penagih Pinjol Digaji Rp 4,2 Juta Sebulan, Dapat Bonus jika Capai Target

Tebar Ancaman, Penagih Pinjol Digaji Rp 4,2 Juta Sebulan, Dapat Bonus jika Capai Target

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.