Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Covid-19 Varian Delta Ditemukan di Salatiga, Wali Kota: Batasi Aktivitas Sementara Waktu...

Kompas.com - 10/07/2021, 08:09 WIB

SALATIGA, KOMPAS.com - Varian Covid-19 jenis Delta terdeteksi mulai masuk ke Kota Salatiga.

Hal itu diketahui berdasarkan hasil penelitian terhadap sampel yang diambil dari beberapa pasien di Kota Salatiga.

Wali Kota Salatiga Yuliyanto, mengatakan pengambilan sampel terhadap pasien tersebut dilakukan pada Juni 2021.

"Ini hasilnya sudah keluar dan diketahui, ada jenis Delta terhadap beberapa pasien tersebut," kata Yuliyanto saat dihubungi, Sabtu (10/7/2021).

Menurutnya, terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Salatiga pada Juni.

Baca juga: Stok Oksigen di Surabaya Aman, tetapi Kekurangan Plasma Konvalesen

"Kemungkinan juga karena jenis Delta ini sudah menyebar. Jadi harus ada antisipasi agar tidak semakin meluas dan bisa dikendalikan," kata Yuliyanto.

Sampel terhadap pasien tersebut di antaranya diambil di Puskesmas Tegalrejo, Puskesmas Cebongan, dan Puskemas Sidorejo Lor.

Lebih lanjut, Yuliyanto mengimbau masyarakat untuk waspada dan hati-hati dalam beraktivitas. Masyarakat diimbau tetap mematuhi protokol kesehatan ketat.

"Gunakan masker dobel jika beraktivitas, selalu cuci tangan, jauhi kerumunan, kurangi mobilitas. Jangan disepelekan, Delta ini lebih ganas," jelasnya.

 

Yuliyanto menyampaikan Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang PPKM Darurat harus dipatuhi agar Covid-19 tak semakin meluas.

"Batasi aktivitas sementara waktu. Kita juga kembali memberlakukan Salatiga di Rumah Saja pada Minggu (11/7/2021) agar mobilitas masyarakat berkurang," kata dia.

Baca juga: Pemkot Salatiga Siapkan 250 Lubang Makam Jenazah Pasien Covid-19

Ia menilai kebijakan Salatiga di Rumah Saja yang diterapkan pada 4 Juli 2021, bisa mengurangi tambahan kasus Covid-19.

"Seminggu ini tidak ada penambahan kasus di atas 100. Sebelumnya di atas itu, bahkan pernah juga 200-an. Jadi kita semua harus disiplin agar ini semakin terkendali," kata Yuliyanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dianggap Kader Istimewa karena Digandeng Megawati, Gibran: Biasa Saja, Ibu Kan Sudah Sepuh

Dianggap Kader Istimewa karena Digandeng Megawati, Gibran: Biasa Saja, Ibu Kan Sudah Sepuh

Regional
Didukung PKS Maju Capres, Anies Nostalgia Pilkada DKI 2017: Saya Merasa Terhormat

Didukung PKS Maju Capres, Anies Nostalgia Pilkada DKI 2017: Saya Merasa Terhormat

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Februari 2023

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Februari 2023

Regional
Soal Rumah Penampungan Pekerja Migran Ilegal di Tulungagung, Pemilik Tak Pernah Melapor ke Pihak Desa

Soal Rumah Penampungan Pekerja Migran Ilegal di Tulungagung, Pemilik Tak Pernah Melapor ke Pihak Desa

Regional
Brigadir Polisi Aniaya Remaja di Simeulue Aceh, Kapolres Minta Maaf

Brigadir Polisi Aniaya Remaja di Simeulue Aceh, Kapolres Minta Maaf

Regional
2 Wanita Tunawicara di Dompu Dikepung dan Nyaris Dihakimi Warga, Dikira Pelaku Penculikan Anak

2 Wanita Tunawicara di Dompu Dikepung dan Nyaris Dihakimi Warga, Dikira Pelaku Penculikan Anak

Regional
Pencuri Diduga WNA Timur Tengah Curi 46 Gram Emas, Modus Bikin Bingung Pakai Bahasa Arab

Pencuri Diduga WNA Timur Tengah Curi 46 Gram Emas, Modus Bikin Bingung Pakai Bahasa Arab

Regional
Sesalkan Jalan Daerah Perbatasan Tak Kunjung Dibangun, Wabup Mahakam Ulu: Kami Manusia, bukan Kera

Sesalkan Jalan Daerah Perbatasan Tak Kunjung Dibangun, Wabup Mahakam Ulu: Kami Manusia, bukan Kera

Regional
Kembali ke Jakarta Pakai Jet Pribadi, Anies Baswedan Sebelumnya Dengarkan Keluhan Pegiat Budaya Solo Raya

Kembali ke Jakarta Pakai Jet Pribadi, Anies Baswedan Sebelumnya Dengarkan Keluhan Pegiat Budaya Solo Raya

Regional
Tak Mau Tragedi Sinila Terulang Lagi, Ganjar Minta Seismometer di Dieng Ditambah untuk Deteksi Aktivitas Vulkanik

Tak Mau Tragedi Sinila Terulang Lagi, Ganjar Minta Seismometer di Dieng Ditambah untuk Deteksi Aktivitas Vulkanik

Regional
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Melonguane Sulut

Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Melonguane Sulut

Regional
Akses Menuju Tugu Nol Kilometer di Sabang Masih Lumpuh

Akses Menuju Tugu Nol Kilometer di Sabang Masih Lumpuh

Regional
Motor Tabrak Angkot yang Akan Parkir di Maluku Tengah, 2 Orang Terluka

Motor Tabrak Angkot yang Akan Parkir di Maluku Tengah, 2 Orang Terluka

Regional
Cerita Gibran Dicari Megawati, kemudian Dibisiki di Lift

Cerita Gibran Dicari Megawati, kemudian Dibisiki di Lift

Regional
Penganiayaan 6 Anak Yatim Piatu di Banjarbaru Kalsel, Polisi Tetapkan Tersangka Baru

Penganiayaan 6 Anak Yatim Piatu di Banjarbaru Kalsel, Polisi Tetapkan Tersangka Baru

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.