Kompas.com - 09/07/2021, 17:28 WIB
Kedatangan jenazah korban KMP Yunicee di Banyuwangi, Jumat (9/7/2021). KOMPAS.com/IMAM ROSIDINKedatangan jenazah korban KMP Yunicee di Banyuwangi, Jumat (9/7/2021).

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Tangis keluarga pecah saat jenazah Adi Supanto (48), korban KMP Yunicee tiba di rumah duka di Kelurahan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (9/7/2021).

Adi Supanto merupakan tukang pijat yang biasa menawarkan jasanya di kapal penyeberangan Jawa-Bali.

Jenazah korban baru ditemukan di perairan Kelatakan, Melaya, Jembrana, Jumat.

Nelayan setempat menemukan jenazah pada keramba yang berjarak lebih kurang 500 meter dari bibir pantai.

Baca juga: Nelayan Temukan Jenazah Penumpang KMP Yunicee di Perairan Jembrana, Korban Asal Banyuwangi

Rekan korban bernama Sunoto mengatakan, awalnya dia melihat unggahan di media sosial bahwa ada temuan jenazah korban KMP Yunicee.

Setelah dicek, ternyata korban tersebut merupakan rekannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengatakan, Supanto merupakan anggota paguyuban pemijat nusantara.

"Kami ke RS di Jembrana (Bali) untuk memastikan dan benar dia adalah sahabat kami," kata Sunoto di rumah duka.

Baca juga: Temuan KNKT, KMP Yunicee Tak Pancarkan Sinyal Bahaya Saat Tenggelam

Setelah itu, jenazah korban dibawa ke rumah duka dan dimakamkan di Pemakaman Umum Kelurahan Ketapang.


Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Gede Darmada membenarkan informasi penemuan tersebut.

"Pos SAR Jembrana terima informasi pukul 08.20 Wita untuk meminta bantuan evakuasi dan jenazah sudah ditarik sampai di Pantai Kelatakan," kata Darmada.

Saat ditemukan, kondisi korban masih berpakaian lengkap dengan celana panjang hitam dan kaos hitam.

Setelah ditemukan, korban dievakuasi menuju RSUD Negara.

Supanto merupakan korban yang dilaporkan hilang oleh pihak keluarga pada hari kelima operasi SAR atau pada 3 Juli 2021.

Dari penemuan hari ini, tercatat korban selamat 51 orang; meninggal dunia 10 orang; dan yang hilang 16 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Perbaikan Jembatan Gladak Perak yang Putus akibat Erupsi Semeru, Menko PMK: Belum Ada Alternatif

Soal Perbaikan Jembatan Gladak Perak yang Putus akibat Erupsi Semeru, Menko PMK: Belum Ada Alternatif

Regional
Kontak Senjata Terjadi di Intan Jaya, 1 Anggota KKB Tewas

Kontak Senjata Terjadi di Intan Jaya, 1 Anggota KKB Tewas

Regional
Cuaca Ekstrem di Belitung Timur, Kapal dan Rumah Rusak akibat Dihantam Gelombang

Cuaca Ekstrem di Belitung Timur, Kapal dan Rumah Rusak akibat Dihantam Gelombang

Regional
Warga Supit Urang Lumajang Sudah Perkirakan Erupsi Semeru, Ini Tandanya...

Warga Supit Urang Lumajang Sudah Perkirakan Erupsi Semeru, Ini Tandanya...

Regional
120 Ton Sampah Terdampar di Pantai Kuta hingga Seminyak, DLHK Badung Kerahkan 400 Petugas

120 Ton Sampah Terdampar di Pantai Kuta hingga Seminyak, DLHK Badung Kerahkan 400 Petugas

Regional
Menuju PPKM Level I, Nunukan Siaga Penuh Antisipasi Masuknya Virus Omicron yang Terdeteksi Sudah Masuk Malaysia

Menuju PPKM Level I, Nunukan Siaga Penuh Antisipasi Masuknya Virus Omicron yang Terdeteksi Sudah Masuk Malaysia

Regional
Kisah Relawan Temukan Jasad Ibu Menggendong Anak Saat Evakuasi Korban Erupsi Semeru

Kisah Relawan Temukan Jasad Ibu Menggendong Anak Saat Evakuasi Korban Erupsi Semeru

Regional
Perampokan Bank di Karawang, Pelaku Sempat Sekap Sekuriti hingga Pegawai, Bawa Kabur Rp 400 Juta

Perampokan Bank di Karawang, Pelaku Sempat Sekap Sekuriti hingga Pegawai, Bawa Kabur Rp 400 Juta

Regional
Banjir di Lombok Barat, 4 Orang Meninggal Dunia, 6 Luka-luka

Banjir di Lombok Barat, 4 Orang Meninggal Dunia, 6 Luka-luka

Regional
Waspadai Cuaca Buruk, Wali Kota Makassar Minta Lurah dan Camat Melapor Tiap 2 Jam

Waspadai Cuaca Buruk, Wali Kota Makassar Minta Lurah dan Camat Melapor Tiap 2 Jam

Regional
Bawa Bantuan Senilai Rp 900 Juta, Relawan Jateng Diberangkatkan Bantu Korban Semeru

Bawa Bantuan Senilai Rp 900 Juta, Relawan Jateng Diberangkatkan Bantu Korban Semeru

Regional
Mahasiswi Unsri Korban Pelecehan Sempat Disekap di Kamar Mandi Saat Yudisium, Polisi: Bisa Diproses

Mahasiswi Unsri Korban Pelecehan Sempat Disekap di Kamar Mandi Saat Yudisium, Polisi: Bisa Diproses

Regional
Divonis 8 Tahun Penjara, Anak Bawah Umur Terdakwa Penyerang Posramil Kisor Ajukan Banding

Divonis 8 Tahun Penjara, Anak Bawah Umur Terdakwa Penyerang Posramil Kisor Ajukan Banding

Regional
Tak Hanya di Bandara YIA, Tersangka S Akui Beberapa Kali Buat Konten Video Porno di Yogyakarta

Tak Hanya di Bandara YIA, Tersangka S Akui Beberapa Kali Buat Konten Video Porno di Yogyakarta

Regional
Harapan Desa Panggungrejo Blitar di Balik Deklarasi Kampung YouTuber

Harapan Desa Panggungrejo Blitar di Balik Deklarasi Kampung YouTuber

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.