Kompas.com - 09/07/2021, 11:47 WIB
Unit INAFIS Satreskrim Polresta Samarinda saat melakukan olah tempat kejadian perkara di Gedung Gereja Sidang Jemaat Kristus di Jalan Pulau Irian, Samarinda, Kaltim, Kamis (8/7/2021). IstimewaUnit INAFIS Satreskrim Polresta Samarinda saat melakukan olah tempat kejadian perkara di Gedung Gereja Sidang Jemaat Kristus di Jalan Pulau Irian, Samarinda, Kaltim, Kamis (8/7/2021).
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Gereja Sidang Jemaat Kristus yang berlokasi di Jalan P Irian, Samarinda, Kalimantan Timur, dilempari sejumlah orang dengan menggunakan batu.

Aksi perusakan tersebut diketahui terjadi pada Kamis (8/7/2021) dini hari.

Terungkapnya kasus perusakan itu berawal saat penjaga gereja setempat pada Kamis paginya mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan.

Sontak sang penjaga terkejut saat mengetahui banyak batu berserakan di pelataran gereja. Bahkan, kotak surat yang berada di pintu pagar area gereja juga diketahui telah rusak.

Baca juga: 3 Perusak Gereja Sidang Jemaat Kristus Samarinda Ditangkap, Ini Motifnya

Terekam CCTV

ilustrasi CCTVdigitaltrends.com ilustrasi CCTV

Mendapat laporan itu, polisi langsung terjun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, para pelaku perusakan sempat terekam CCTV di lokasi kejadian saat melakukan aksinya.

Dengan adanya petunjuk tersebut, polisi langsung bergerak cepat dan tak lama kemudian berhasil mengamankan tiga orang pelaku perusakan.

Para pelaku yang diamankan itu diketahui tak lain adalah para pedagang yang berjualan di depan gereja tersebut.

“Itu orang (pelaku) jualan di depan (gereja) Gang Cendrawasih, pernah minta listrik dari gereja. Cuma masalahnya gereja itu ibadah online jadi tidak aktif, gereja ditutup listrik dimatikan. Akibat dari situ orangnya (pelaku) sakit hati, lalu melakukan pelemparan,” terang Kapolsek Samarinda Kota AKP Creato Sonitehe Gulo saat dihubungi Kompas.com, Kamis.

Baca juga: Gereja Sidang Jemaat Kristus Dirusak, Polisi Pastikan Bukan Masalah SARA

Bukan masalah SARA

Dengan adanya keterangan dari para pelaku tersebut, Gulo memastikan jika kasus tersebut tidak berkaitan sama sekali dengan masalah SARA.

Oleh karena itu, ia meminta warga dan terutama umat gereja untuk tidak terprovokasi dengan isu yang tak bisa dipertanggungjawabkan.

“Kami minta jangan ada reaksi lagi, terutama umat gereja serahkan kepada polisi. Toh ini tidak ada unsur SARA sama sekali. Motifnya hanya soal aliran listrik diputus,” jelas dia.

Pihaknya berjanji akan mengusut tuntas kasus tersebut dan pelaku juga akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Berikan kami waktu, untuk fiks-kan semua ini. Yang jelas tidak ada unsur SARA,” tegas dia.

Baca juga: Pengakuan Tukang Bubur Setelah Bayar Denda PPKM Rp 5 Juta, Uangnya Diganti Orang yang Mengaku Hamba Allah

Penulis : Kontributor Samarinda, Zakarias Demon Daton | Editor : Dony Aprian

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Bandar Narkoba Digerebek, Seorang Oknum Polisi Malah Ikut Diamankan Petugas

Rumah Bandar Narkoba Digerebek, Seorang Oknum Polisi Malah Ikut Diamankan Petugas

Regional
Distrik Kiwirok Diklaim Aman dari KKB, 282 Pengungsi di Oksibil Papua Akan Segera Dipulangkan

Distrik Kiwirok Diklaim Aman dari KKB, 282 Pengungsi di Oksibil Papua Akan Segera Dipulangkan

Regional
Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Muara Sungai, Ditemukan 15 Meter dari TKP Tenggelam

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Muara Sungai, Ditemukan 15 Meter dari TKP Tenggelam

Regional
Kadinkes Kalbar: Mau 1 atau 24 Jam Keluar Hasil PCR, Tarif Harus Rp 300.000

Kadinkes Kalbar: Mau 1 atau 24 Jam Keluar Hasil PCR, Tarif Harus Rp 300.000

Regional
Bonus Atlet Jabar Penyabet Medali Diberikan 2 Tahap, Tahun Ini dan Tahun Depan

Bonus Atlet Jabar Penyabet Medali Diberikan 2 Tahap, Tahun Ini dan Tahun Depan

Regional
Empat Hari Pencarian, 9 ABK KM Liberty I Belum Ditemukan, Basarnas: Peluang Bisa Diselamatkan Sedikit

Empat Hari Pencarian, 9 ABK KM Liberty I Belum Ditemukan, Basarnas: Peluang Bisa Diselamatkan Sedikit

Regional
Aksara Daerah yang Bisa Diakses di Perangkat Digital Bertambah Tahun Depan

Aksara Daerah yang Bisa Diakses di Perangkat Digital Bertambah Tahun Depan

Regional
Apakah Fenomena YouTuber Mengubah Pandangan terhadap Pekerjaan Real?

Apakah Fenomena YouTuber Mengubah Pandangan terhadap Pekerjaan Real?

Regional
Wali Kota Surabaya Optimistis Generasi Muda Mampu Jadi Penggerak Ekonomi dan Pembangunan

Wali Kota Surabaya Optimistis Generasi Muda Mampu Jadi Penggerak Ekonomi dan Pembangunan

Regional
Kontak Senjata TNI dengan KKB di Intan Jaya Papua, Serka Asep Alami Luka Tembak di Bagian Perut

Kontak Senjata TNI dengan KKB di Intan Jaya Papua, Serka Asep Alami Luka Tembak di Bagian Perut

Regional
Hujan Deras dan Angin di Bondowoso, Pohon Roboh Timpa Rumah hingga 2 Warung

Hujan Deras dan Angin di Bondowoso, Pohon Roboh Timpa Rumah hingga 2 Warung

Regional
Detik-detik Avanza Ditabrak KA Barang hingga Terpental 40 Meter di Grobogan, Korban Tewas 3 Orang

Detik-detik Avanza Ditabrak KA Barang hingga Terpental 40 Meter di Grobogan, Korban Tewas 3 Orang

Regional
Diduga Keracunan Makanan, Penyelenggara Hajatan di Nganjuk Turut Dirawat di RSUD Kertosono

Diduga Keracunan Makanan, Penyelenggara Hajatan di Nganjuk Turut Dirawat di RSUD Kertosono

Regional
Para Camat Dimintai Sumbangan oleh Menantu Bupati Jember, Ini Alasannya

Para Camat Dimintai Sumbangan oleh Menantu Bupati Jember, Ini Alasannya

Regional
Tergiur Uang Rp 4 Juta, Wanita Ini Tega Jual Bayinya yang Berusia Satu Bulan

Tergiur Uang Rp 4 Juta, Wanita Ini Tega Jual Bayinya yang Berusia Satu Bulan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.