Tak Sampai Seminggu, Kabupaten Bogor Alami Lonjakan Kasus Meninggal akibat Covid-19, Ini Rinciannya

Kompas.com - 09/07/2021, 08:20 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin bersama Kapolres Bogor AKBP Harun saat gelar pasukan pengawasan PPKM Darurat di Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. ANTARA/HO-Pemkab BogorBupati Bogor Ade Yasin bersama Kapolres Bogor AKBP Harun saat gelar pasukan pengawasan PPKM Darurat di Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Angka tingkat kematian akibat penularan Covid-19 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menunjukkan peningkatan di awal bulan Juli 2021.

Berdasarkan data rilis resmi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor pada Kamis (8/7/2021), total kasus baru Covid-19 telah mencapai 22.670 orang.

Rincian dari jumlah tersebut, kasus konfirmasi aktif atau masih sakit sebanyak 2.341 pasien. Sedangkan untuk angka kasus sembuh sebanyak 20.137 orang.

Baca juga: Soal Mobilitas Warganya, Bupati Bogor Minta Gubernur DKI Jakarta Perketat Aturan di Perkantoran

Kemudian, kasus meninggal sebanyak 186 orang, termasuk di dalamnya ada tenaga kesehatan.

Tercatat ada penambahan 23 kasus konfirmasi meninggal dunia dalam 24 jam terakhir ini.

Penambahan kasus yang meninggal sebelumnya juga terjadi, yaitu sebanyak 16 kasus, 19 kasus, 14 kasus, dan 1 kasus di awal bulan Juli.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Bupati Bogor: Harus Ada Perangkat Desa yang Bisa Dihubungi soal Covid-19

Dengan demikian, total jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia dalam lima hari terakhir sebanyak 73 orang.

Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan, jumlah 23 kasus kematian pasien Covid-19 itu menjadi rekor tertinggi dalam lima hari terakhir.

"Data monitoring harian kewaspadaan infeksi Covid-19 punya kita tercatat hari ini tambahan 23 kasus konfirmasi meninggal dunia, selain itu juga ada tambahan 320 konfirmasi positif," kata Ade melalui keterangan tertulisnya, Kamis.

Ade menjelaskan, tahun kedua pandemi Covid-19 merupakan tahun yang cukup tinggi terjadi peningkatan kasus.

Mulai pasca liburan akhir tahun 2020, hingga diterapkannya peraturan pembatasan kegiatan masyarakat pada bulan Maret, secara bertahap angka konfirmasi positif menurun drastis dalam dua bulan.

Namun, pada bulan Juli terjadi lonjakan yang sangat signifikan akibat adanya libur lebaran.

"Justru di awal bulan Juli ini jumlah kasus terkonfirmasi hingga meninggal mengalami peningkatan lebih banyak. Dalam lima hari, jumlah kasus konfirmasi sudah mencapai setengah dari capaian di bulan sebelumnya. Jika hal ini dibiarkan, maka akan terjadi lonjakan kasus yang melebihi bulan Juni. Hal ini bisa dilihat dari lonjakan rata-rata harian yang meningkat lebih dari dua kali lipat,” ungkap Ade.

Angka kasus harian sempat turun, namun..

Ade menambahkan, penerapan PPKM Mikro di Kabupaten Bogor telah menunjukkan hasil signifikan yang menunjukkan penurunan angka kasus konfirmasi aktif harian menurun cukup drastis.

Hal ini terlihat, sambung dia, dari adanya penurunan jumlah kasus yang signifikan pada bulan Maret dan April. 

“Hanya saja lonjakan kasus harian positif Covid-19 mulai terjadi pada awal bulan Juni yang semula sebanyak 333 kasus menjadi 1.035 kasus pada akhir bulan Juni. Sehingga mengalami pertambahan sebanyak 702 kasus per bulan. Sedangkan pada bulan Juli yang baru lima hari saja sudah mengalami pertambahan sebanyak 921 kasus,” bebernya.

Oleh sebab itu, Ade menegaskan akan mengoptimalkan penerapan PPKM Darurat melalui cara persuasif maupun penegakan hukum dengan melibatkan Satpol-PP, TNI dan Polri.

Kemudian, mengoptimalkan tugas dan fungsi Satgas Penanganan Covid-19 tingkat kecamatan, desa dan kelurahan agar melakukan  monitoring dan memastikan penerapan prokes.

Selanjutnya, penelusuran kontak erat dengan melibatkan unsur Polsek, Koramil, Satpol-PP, Linmas dan RT/RW

"Kita mulai menyediakan pusat isolasi mandiri tingkat kecamatan atau tingkat desa serta kelurahan untuk warga yang terpapar Covid-19 tanpa gejala atau gejala ringan," jelas Ade.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Edarkan Narkoba, Buruh Pabrik di Sidoarjo Ditangkap Polisi

Edarkan Narkoba, Buruh Pabrik di Sidoarjo Ditangkap Polisi

Regional
Diperiksa Jadi Saksi Dugaan Korupsi Honor THL PDAM Madiun, Mantan Dirut: Nggak Ngerti Aku

Diperiksa Jadi Saksi Dugaan Korupsi Honor THL PDAM Madiun, Mantan Dirut: Nggak Ngerti Aku

Regional
Istri Tepergok Selingkuh Saat Suami Kerja, Dihukum Adat Serahkan 3 Truk Pasir

Istri Tepergok Selingkuh Saat Suami Kerja, Dihukum Adat Serahkan 3 Truk Pasir

Regional
Waspada Cuaca Ekstrem, Ratusan Desa di Cilacap Rawan Banjir dan Longsor

Waspada Cuaca Ekstrem, Ratusan Desa di Cilacap Rawan Banjir dan Longsor

Regional
Cerita Windu Merta Dikeroyok 3 Pria Saat Transaksi Mobil di Bali, Sempat Damai, Lalu Pilih Lapor Polisi

Cerita Windu Merta Dikeroyok 3 Pria Saat Transaksi Mobil di Bali, Sempat Damai, Lalu Pilih Lapor Polisi

Regional
5 Hari Operasi Kancil Toba, 34 Kasus Pencurian Kendaraan di Sumut Terungkap

5 Hari Operasi Kancil Toba, 34 Kasus Pencurian Kendaraan di Sumut Terungkap

Regional
Pemkot Blitar Beri Hadiah Uang Tunai Rp 25 Juta bagi Atlet Peraih Medali Emas PON Papua

Pemkot Blitar Beri Hadiah Uang Tunai Rp 25 Juta bagi Atlet Peraih Medali Emas PON Papua

Regional
Tiga Daerah di Jambi Nol Kasus Covid-19

Tiga Daerah di Jambi Nol Kasus Covid-19

Regional
Polisi Selidiki Penyebar Hoaks Pemalakan terhadap Kapolsek di Sulut

Polisi Selidiki Penyebar Hoaks Pemalakan terhadap Kapolsek di Sulut

Regional
Selain Raih Bonus Uang, Atlet Peraih Medali PON di Tuban Diberi Peluang Jadi Pegawai Pemkab

Selain Raih Bonus Uang, Atlet Peraih Medali PON di Tuban Diberi Peluang Jadi Pegawai Pemkab

Regional
Penerbangan Komersial Perdana ke Ngloram Tak Sesuai Rencana, Bupati Blora Minta Maaf

Penerbangan Komersial Perdana ke Ngloram Tak Sesuai Rencana, Bupati Blora Minta Maaf

Regional
Kasus Covid-19 di SMK Negeri 1 Sedayu Bantul Bertambah 12 Orang

Kasus Covid-19 di SMK Negeri 1 Sedayu Bantul Bertambah 12 Orang

Regional
Intensitas Gempa di Kabupaten Semarang Menurun, Warga Kembali Tidur di Rumah

Intensitas Gempa di Kabupaten Semarang Menurun, Warga Kembali Tidur di Rumah

Regional
Banjir Bandang dan Longsor Melanda Cilacap, Ratusan KK Terdampak

Banjir Bandang dan Longsor Melanda Cilacap, Ratusan KK Terdampak

Regional
Hasil Otopsi Jenazah Siswa yang Diduga Dianiaya Guru Diketahui Pekan Depan

Hasil Otopsi Jenazah Siswa yang Diduga Dianiaya Guru Diketahui Pekan Depan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.