PPKM Darurat Bali Diperketat, Lampu Jalan hingga Fasilitas WiFi Dibatasi

Kompas.com - 08/07/2021, 18:46 WIB
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra Humas Pemprov BaliKetua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra

BALI, KOMPAS.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Bali diperketat.

Sebab, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Bali menilai, keberhasilan PPKM Darurat yang telah berjalan selama 5 hari masih jauh dari harapan.

Mobilitas masyarakat di tengah PPKM Darurat masih terbilang tinggi, sehingga harus diberlakukan pengawasan lebih ketat.

Baca juga: Revisi Aturan PPKM Darurat di Bali, Rumah Makan Tutup Pukul 20.00 Wita

"Evaluasi pelaksanaan PPKM Darurat di lapangan juga belum memperlihatkan perkembangan sesuai dengan yang diharapkan. Karena itu, perlu dilakukan pengendalian mobilitas penduduk," kata Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Bali, Dewa Made Indra dalam keterangan tertulis, Kamis (8/7/2021).

Menurut Indra, agar mobilitas penduduk berkurang, khususnya di malam hari, Pemprov Bali telah menyiapkan sejumlah skenario.

Salah satunya melakukan pemadaman lampu penerangan pada pukul 20.00 WITA.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun lampu yang dimatikan termasuk di tempat wisata, jalan, hingga tempat umum.

Kebijakan ini sesuai pembatasan jam operasional kegiatan masyarakat yang memang diberikan sampai pukul 20.00 WITA.

"Lampu penerangan jalan atau lampu-lampu di tempat umum akan dilakukan pemadaman pada pukul 20.00 WITA," kata dia.

Baca juga: Warga NTB Diminta Tak Khawatir soal Stok Oksigen untuk Pasien Covid-19

Selain pemadaman lampu penerangan jalan, pihaknya juga meminta layanan operasional bus di kawasan Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan (Sarbagita) untuk dibatasi.

Jam operasional bus tersebut hanya diperbolehkan sampai pukul 20.00 WITA.


Pembatasan juga diberlakukan kepada pelayanan WiFi yang disediakan oleh Pemprov Bali atau pemerintah kabupaten/kota se-Bali.

Batas maksimum layanan WiFi hanya sampai sampai pukul 20.00 WITA.

"Jadi warga masyarakat, anak-anak pelajar yang menggunakan fasilitas WiFi untuk kepentingan belajar, mohon memanfaatkannya sampai sebelum pukul 20.00 WITA," kata dia.

Seluruh pengetatan mobilitas penduduk itu, menurut Indra, sudah sesuai dengan hasil rapat yang dilakukan oleh Gubernur Bali Wayan Koster terkait PPKM Darurat pada Rabu malam.

Rapat dan evaluasi itu dilakukan bersama Panglima Kodam IX/Udayana, Kapolda Bali, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Komandan Korem 163/Wirasatya, serta para bupati/wali kota se-Bali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang-Merak, 29 Orang Jadi Korban

3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang-Merak, 29 Orang Jadi Korban

Regional
Hujan Deras dan Angin Kencang Melanda Luwu Utara, Puluhan Rumah Rusak dan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Hujan Deras dan Angin Kencang Melanda Luwu Utara, Puluhan Rumah Rusak dan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang Landa Gresik, 7 Rumah Rusak

Hujan Disertai Angin Kencang Landa Gresik, 7 Rumah Rusak

Regional
Bupati Muba Ditahan KPK, Wabup Beni Hernedi: Ini Situasi yang Berat

Bupati Muba Ditahan KPK, Wabup Beni Hernedi: Ini Situasi yang Berat

Regional
Kecelakaan Yamaha Jupiter Z Vs Mobilio di Sulut, Pengendara Sepeda Motor Tewas

Kecelakaan Yamaha Jupiter Z Vs Mobilio di Sulut, Pengendara Sepeda Motor Tewas

Regional
Resmikan Pembangunan Jembatan Gantung di Puncak Bogor, Sandiaga: Ini Akan Jadi Episentrum Ecotourism Dunia

Resmikan Pembangunan Jembatan Gantung di Puncak Bogor, Sandiaga: Ini Akan Jadi Episentrum Ecotourism Dunia

Regional
Hadiri Munas PPP di Semarang, Ridwan Kamil Bicara Tantangan Pemimpin di Era Disrupsi

Hadiri Munas PPP di Semarang, Ridwan Kamil Bicara Tantangan Pemimpin di Era Disrupsi

Regional
Panen Jagung di NTT, Mentan: Kalau Mau Kaya, Jadilah Petani

Panen Jagung di NTT, Mentan: Kalau Mau Kaya, Jadilah Petani

Regional
Angin Kencang Terjang Luwu Utara, 2 Rumah Rusak dan 1 Orang Terluka

Angin Kencang Terjang Luwu Utara, 2 Rumah Rusak dan 1 Orang Terluka

Regional
Kronologi Puluhan Wisatawan Dilaporkan Terjebak di Waduk Jatiluhur, Berawal Kabar dari Keluarga Korban

Kronologi Puluhan Wisatawan Dilaporkan Terjebak di Waduk Jatiluhur, Berawal Kabar dari Keluarga Korban

Regional
Fakta Insiden Kebocoran Bak Penampungan BBM di SPBU Makassar, Cemari Selokan Warga dan Bau Menyengat

Fakta Insiden Kebocoran Bak Penampungan BBM di SPBU Makassar, Cemari Selokan Warga dan Bau Menyengat

Regional
Pertama Kali Terjadi, Roda Keranda Jenazah di Kediri Hilang, Diduga Dicuri Maling

Pertama Kali Terjadi, Roda Keranda Jenazah di Kediri Hilang, Diduga Dicuri Maling

Regional
Jerat Pinjol, 'Racun' di Tengah Impitan Ekonomi dan Konsumerisme

Jerat Pinjol, "Racun" di Tengah Impitan Ekonomi dan Konsumerisme

Regional
8 Bulan Kabur dari Lapas Nunukan, 2 Napi Kasus Pencurian Ditangkap di Rumah Orangtua

8 Bulan Kabur dari Lapas Nunukan, 2 Napi Kasus Pencurian Ditangkap di Rumah Orangtua

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kesaksian Warga soal Tragedi Susur Sungai | Bupati Musi Banyuasin Terjaring OTT KPK

[POPULER NUSANTARA] Kesaksian Warga soal Tragedi Susur Sungai | Bupati Musi Banyuasin Terjaring OTT KPK

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.