Pemalsu Minuman Keras Impor Ditangkap, Pelaku Juga Gunakan Pita Cukai Abal-abal

Kompas.com - 08/07/2021, 18:14 WIB
Petugas Kantor Bea Cukai Surakarta saat menyita seribuan botol kosong dan bahan minuman keras merek impor untuk dijadikan barang bukti di Kantor Bea Cukai Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (7/7/2021). Petugas Kantor Bea Cukai Surakarta saat menyita seribuan botol kosong dan bahan minuman keras merek impor untuk dijadikan barang bukti di Kantor Bea Cukai Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (7/7/2021).

KOMPAS.com- Petugas Bea Cukai Kota Solo mengungkap sindikat pemalsu minuman keras impor yang beroperasi di Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Selain memalsukan isi dari minuman beralkohol itu, sindikat ini juga membuat pita cukai abal-abal.

"Hal ini tidak saja merugikan negara dari sektor penerimaan cukai, tetapi juga dapat membahayakan kesehatan dan ketertiban masyarakat," kata Kepala Kantor Bea Cukai Solo Budi Santoso dalam konferensi pers, Kamis (8/7/2021), seperti dilansir Antara.

Baca juga: Terungkap Pabrik Miras Palsu Bermerek Impor di Bandung Barat

Budi mengatakan, ada tiga orang dalam sindikat pemalsuan ini yang ditangkap. Mereka berinisial ABM, SYT, dan SPR.

Dari tangan tiga orang tersebut ditemukan 27 botol minuman keras berbagai merek impor palsu, 1.368 botol bekas kosong dengan merek impor, serta bahan pembuat minuman beralkohol.

Pemalsuan ini terungkap setelah Tim Patroli Siber menemukan akun media sosial yang menawarkan minuman keras.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya, ketiga pelaku ditangkap di Sukoharjo, Karanganyar, dan Sragen.

Baca juga: Tes GeNose Palsu di Sumenep, Gunakan Kantong Urine, Dijual Rp 50.000 ke Penumpang Bus

"Ketiga pelaku dan barang bukti kini sudah berada di Kantor Bea Cukai Surakarta untuk penyidikan lebih lanjut," sebut Budi.

Terkait dengan kasus tersebut, Bea Cukai Solo telah berkoordinasi dengan Polres dan Kejaksaan Negeri Karanganyar untuk proses hukum terhadap para pelaku.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Buronan Ditangkap Setelah 12 Tahun Gara-gara Gugatan Cerai

Kronologi Buronan Ditangkap Setelah 12 Tahun Gara-gara Gugatan Cerai

Regional
Soal Dugaan Jual Beli Bangku Sekolah, Ini Penjelasan Dispendik Surabaya

Soal Dugaan Jual Beli Bangku Sekolah, Ini Penjelasan Dispendik Surabaya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 17 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 17 September 2021

Regional
Hasil Uji Laboratorium Ribuan Burung Pipit yang Berjatuhan di Bali Keluar, Penyebab Kematian Ternyata...

Hasil Uji Laboratorium Ribuan Burung Pipit yang Berjatuhan di Bali Keluar, Penyebab Kematian Ternyata...

Regional
Akhir Pekan Ini, Polres Ciamis Berlakukan Ganjil Genap di Pantai Pangandaran

Akhir Pekan Ini, Polres Ciamis Berlakukan Ganjil Genap di Pantai Pangandaran

Regional
Ketika Anak Yatim Piatu akibat Covid-19 di Lamongan Diajak Kunjungi Mazoola

Ketika Anak Yatim Piatu akibat Covid-19 di Lamongan Diajak Kunjungi Mazoola

Regional
Sindikat Penipuan Jual Madu Palsu di Ketapang Terungkap, Korban Rugi Ratusan Juta

Sindikat Penipuan Jual Madu Palsu di Ketapang Terungkap, Korban Rugi Ratusan Juta

Regional
Di Surabaya, Relawan Jokowi Dukung Ganjar-Erick Tohir pada Pilpres 2024

Di Surabaya, Relawan Jokowi Dukung Ganjar-Erick Tohir pada Pilpres 2024

Regional
Saling Bantu Pulihkan Ekonomi, Jabar Ikut Menjual Produk Lokal Bali

Saling Bantu Pulihkan Ekonomi, Jabar Ikut Menjual Produk Lokal Bali

Regional
2 Orang Jadi Tersangka Kasus Pembuangan Limbah Ciu ke Bengawan Solo

2 Orang Jadi Tersangka Kasus Pembuangan Limbah Ciu ke Bengawan Solo

Regional
Diizinkan Beroperasi Kembali, Walkot Tasikmalaya Wajibkan Tiap Bioskop Punya Satgas Internal Covid-19

Diizinkan Beroperasi Kembali, Walkot Tasikmalaya Wajibkan Tiap Bioskop Punya Satgas Internal Covid-19

Regional
Pembobolan ATM Minimarket di Banten, Diduga Menggunakan Las

Pembobolan ATM Minimarket di Banten, Diduga Menggunakan Las

Regional
Sembunyi di Akar Pohon hingga Lolos dari KKB, Suster Ola Kisahkan Detik-detik Kawan Nakesnya Disiksa

Sembunyi di Akar Pohon hingga Lolos dari KKB, Suster Ola Kisahkan Detik-detik Kawan Nakesnya Disiksa

Regional
Mayat Pria dengan Identitas Wartawan Ditemukan Mengapung di Sungai

Mayat Pria dengan Identitas Wartawan Ditemukan Mengapung di Sungai

Regional
Tega Membunuh Anak Tetangganya, Seorang Pria di Riau Dihukum 15 Tahun Penjara

Tega Membunuh Anak Tetangganya, Seorang Pria di Riau Dihukum 15 Tahun Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.