Kompas.com - 08/07/2021, 10:09 WIB
Wali Kota Pekanbaru Firdaus Dok Pemko PekanbaruWali Kota Pekanbaru Firdaus

PEKANBARU, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, Riau, resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang Pengetatan dan Edukasi Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro.

Surat tersebut diteken Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, Rabu 7 Juli 2021.

Pengetatan PPKM Mikro akan berlangsung hingga 20 Juli 2021.

Firdaus menyebutkan, bahwa di Kota Pekanbaru, hanya 37 wilayah Rukun Warga (RW) yang menerapkan pengetatan PPKM Mikro.

Baca juga: Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 7 Juli 2021

Ia menyebut, penerapannya hanya di daerah yang berstatus zona oranye dan merah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita fokuskan pada RW zona merah dan zona oranye. Kita di Pekanbaru ada satu zona merah di Kelurahan Cinta Raja, dan ada 36 RW lainnya zona oranye," kata Firdaus dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (8/7/2021).

Firdaus menyebut, untuk RW dengan zona merah dan oranye, kegiatan masyarakat dibatasi.

Termasuk kegiatan di rumah ibadah untuk ditiadakan selama pengetatan PPKM Mikro.

Baca juga: Kasus 108 Kg Sabu di Riau, Kakak Adik Bawa Narkoba Pakai Karung

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Suami Siri Bandar Arisan Online Fiktif Salatiga Ditangkap di Surabaya

Suami Siri Bandar Arisan Online Fiktif Salatiga Ditangkap di Surabaya

Regional
Kronologi Citilink Mendarat Darurat di Palembang, Berawal Seorang Anak Lepas Penutup Tuas Pintu Darurat

Kronologi Citilink Mendarat Darurat di Palembang, Berawal Seorang Anak Lepas Penutup Tuas Pintu Darurat

Regional
Kronologi BD Pukuli Tetangga dengan Kayu hingga Tewas, Mengaku Dapat Bisikan Gaib Saat Tidur

Kronologi BD Pukuli Tetangga dengan Kayu hingga Tewas, Mengaku Dapat Bisikan Gaib Saat Tidur

Regional
Update Jumlah Kasus Aktif Covid-19 di Banten

Update Jumlah Kasus Aktif Covid-19 di Banten

Regional
Hindari Kedip Listrik Selama PON XX, PLN Siapkan 4 Skenario Gangguan

Hindari Kedip Listrik Selama PON XX, PLN Siapkan 4 Skenario Gangguan

Regional
Puluhan Ton Ikan Mati di Cianjur Sepekan Terakhir, Petambak Rugi hingga Ratusan Juta Rupiah

Puluhan Ton Ikan Mati di Cianjur Sepekan Terakhir, Petambak Rugi hingga Ratusan Juta Rupiah

Regional
Seorang IRT di Makassar Terkena Peluru Nyasar Saat Tidur di Rumahnya

Seorang IRT di Makassar Terkena Peluru Nyasar Saat Tidur di Rumahnya

Regional
Sekolah Kembali Dibuka, Pedagang Jajanan: Seperti Dapat Nyawa Lagi

Sekolah Kembali Dibuka, Pedagang Jajanan: Seperti Dapat Nyawa Lagi

Regional
Ditolak Masuk Tim PON NTT, Pria Ini Nekat Pakai Dana Sendiri ke Papua dan Raih 2 Medali

Ditolak Masuk Tim PON NTT, Pria Ini Nekat Pakai Dana Sendiri ke Papua dan Raih 2 Medali

Regional
Atlet Maizir Riyondra Sumbang Medali Emas PON Pertama untuk Riau

Atlet Maizir Riyondra Sumbang Medali Emas PON Pertama untuk Riau

Regional
Cerita Para Peternak Ayam Saat Harga Telur Anjlok, Rugi Rp 2 Juta dalam Sehari hingga Sulit Bayar Cicilan Bank

Cerita Para Peternak Ayam Saat Harga Telur Anjlok, Rugi Rp 2 Juta dalam Sehari hingga Sulit Bayar Cicilan Bank

Regional
Didatangi Ribuan Orang, Polisi Bubarkan Aksi Bagi-bagi Telur Gratis di Blitar

Didatangi Ribuan Orang, Polisi Bubarkan Aksi Bagi-bagi Telur Gratis di Blitar

Regional
Kota Palembang Diselimuti Kabut, Ini Penyebabnya

Kota Palembang Diselimuti Kabut, Ini Penyebabnya

Regional
Banten Akan Tambah Jumlah Peserta Didik Ikut PTM di Sekolah

Banten Akan Tambah Jumlah Peserta Didik Ikut PTM di Sekolah

Regional
Nakhoda Kapal Pengayoman IV yang Tenggelam di Cilacap Jadi Tersangka

Nakhoda Kapal Pengayoman IV yang Tenggelam di Cilacap Jadi Tersangka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.