Cerita Sopir Truk Harus Bayar Denda karena Pakai Masker di Dagu, Alasannya Sedang Merokok

Kompas.com - 08/07/2021, 07:17 WIB
Seorang sopir truk dan keneknya menghadapi sidang yang digelar di lokasi operasi yustisi protokol kesehatan di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Blitar di Jalan Raya Kanigoro-Blitar, Rabu (7/7/2021) KOMPAS.COM/ASIP HASANISeorang sopir truk dan keneknya menghadapi sidang yang digelar di lokasi operasi yustisi protokol kesehatan di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Blitar di Jalan Raya Kanigoro-Blitar, Rabu (7/7/2021)

BLITAR, KOMPAS.com - Sebuah truk bermuatan tebu dihentikan petugas gabungan pada operasi yustisi di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Blitar, Jalan Raya Kanigoro-Blitar pada Rabu (7/7/2021).

Truk itu dihentikan karena pengemudi tak memakai masker dengan benar. Petugas membawa sopir truk bernama Wahyu yang berasal dari Malang itu untuk menjalani sidang di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Blitar.

Saat sidang di tempat itu, Wahyu mengaku awalnya memakai masker dengan benar.

"Maaf Pak Hakim, saya sedang merokok tadi. Jadi masker saya turunkan sampai dagu," ujar Wahyu saat ditanya hakim Satriadi yang memimpin sidang di tempat itu.

"Kalau tidak merokok ngantuk Pak Hakim. Muatan tebu sedang banyak karena ini musim giling," ujar Wahyu saat Satriadi bertanya kenapa harus merokok.

Baca juga: Pemprov NTT Cabut Aturan Penutupan Penerbangan dan Pelayaran, Kebijakan Baru Disusun

Satriadi kemudian memutuskan hukuman denda kepada Wahyu sebesar Rp 25.000.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepada Kompas.com, Satriadi mengutarakan sebenarnya kepatuhan masyarakat sudah meningkat, khususnya dalam penggunaan masker.

Sopir truk tersebut, ujarnya, sebenarnya sudah memakai masker, tetapi masker tak dipakai dengan benar karena merokok.

Setelah membayar denda di meja jaksa, Wahyu mengaku lega mendengar besaran denda yang dijatuhkan hakim.

"Tadi sudah deg-degan takutnya denda sampai Rp 100.000 lebih. Kalau sampai segitu, melayang lah jerih payah hari ini," ujarnya sembari berjalan menuju truknya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Bambang Samsudin, Seniman Angklung Pengembang Metode Kodaly, Satu-satunya di Sumedang

Mengenal Bambang Samsudin, Seniman Angklung Pengembang Metode Kodaly, Satu-satunya di Sumedang

Regional
Wali Kota Makassar Laporkan Demonstran yang Menuduhnya Korupsi ke Polisi

Wali Kota Makassar Laporkan Demonstran yang Menuduhnya Korupsi ke Polisi

Regional
Tawuran dengan Senjata Tajam di Borobudur, 5 Pelajar Jadi Tersangka

Tawuran dengan Senjata Tajam di Borobudur, 5 Pelajar Jadi Tersangka

Regional
Limbah Ciu di Bengawan Solo

Limbah Ciu di Bengawan Solo

Regional
Imbas Jatah Vaksin dari Pusat Tersendat, Capaian Vaksinasi di Kaltara Baru 30 Persen

Imbas Jatah Vaksin dari Pusat Tersendat, Capaian Vaksinasi di Kaltara Baru 30 Persen

Regional
Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko Ditunda, Begini Penjelasan Bupati Blora

Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko Ditunda, Begini Penjelasan Bupati Blora

Regional
Polisi Tangkap 14 Pelaku Perusakan Kantor Adira Finance, 3 Jadi Tersangka

Polisi Tangkap 14 Pelaku Perusakan Kantor Adira Finance, 3 Jadi Tersangka

Regional
Potret Kebhinekaan Saat Vaksinasi Covid-19 di Padang, Aneka Suku Berbaur, Bersenda Gurau Menunggu Antrean

Potret Kebhinekaan Saat Vaksinasi Covid-19 di Padang, Aneka Suku Berbaur, Bersenda Gurau Menunggu Antrean

Regional
Oknum Pengajar Ponpes Cabuli 26 Anak Laki-laki gara-gara Penasaran, PPPA Sumsel: Ini Kejadian Luar Biasa

Oknum Pengajar Ponpes Cabuli 26 Anak Laki-laki gara-gara Penasaran, PPPA Sumsel: Ini Kejadian Luar Biasa

Regional
Pencuri Kabel Telkom Tertangkap gara-gara Ditinggal Komplotannya: Saat Polisi Datang, Saya Baru Keluar dari Bawah Tanah

Pencuri Kabel Telkom Tertangkap gara-gara Ditinggal Komplotannya: Saat Polisi Datang, Saya Baru Keluar dari Bawah Tanah

Regional
Detik-detik Puskesmas Kiwirok Diserang KKB, Barak Dokter Dibakar, Nakes Dianiaya dan Dilecehkan

Detik-detik Puskesmas Kiwirok Diserang KKB, Barak Dokter Dibakar, Nakes Dianiaya dan Dilecehkan

Regional
Sejarah Kerajaan Majapahit: Awal Mula Berdiri hingga Keruntuhan

Sejarah Kerajaan Majapahit: Awal Mula Berdiri hingga Keruntuhan

Regional
Sudah Sepekan BBM Langka di Belitung, di SPBU Sampai Rebutan, Wabup: Dipicu Maraknya Tambang Timah Inkonvensional

Sudah Sepekan BBM Langka di Belitung, di SPBU Sampai Rebutan, Wabup: Dipicu Maraknya Tambang Timah Inkonvensional

Regional
Curahan Hati Peternak Saat Harga Telur Anjlok, Biaya Pakan Jagung Melonjak: Bisa Impas Saja Sudah Alhamdulillah...

Curahan Hati Peternak Saat Harga Telur Anjlok, Biaya Pakan Jagung Melonjak: Bisa Impas Saja Sudah Alhamdulillah...

Regional
Cerita Rihan, Atlet Disabilitas Peraih 2 Perunggu Porda Jabar, Hidup dari Honor Sopir, Utang ke Tetangga karena Pandemi, hingga Dianiaya Preman

Cerita Rihan, Atlet Disabilitas Peraih 2 Perunggu Porda Jabar, Hidup dari Honor Sopir, Utang ke Tetangga karena Pandemi, hingga Dianiaya Preman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.