Kompas.com - 07/07/2021, 20:12 WIB
Ilustrasi virus corona. ShutterstockIlustrasi virus corona.

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai waswas perihal mulai melonjaknya angka kasus Covid-19.

Safrizal bahkan menyebut lonjakan kasus Covid-19 di Kalsel disebabkan oleh perjalanan Dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) ke berbagai daerah di tanah air.

"Mengapa kasus Covid-19 di Kalsel bertambah, karena perjalanan dinas," ungkap Safrizal kepada wartawan, Rabu (7/7/2021).

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 7 Juli 2021

Walaupun tak menyebut secara rinci jumlah penambahan kasus di Kalsel, Safrizal memilih membuat aturan yang melarang ASN melakukan perjalanan dinas.

Apalagi selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang telah diterapkan pemerintah pusat.

"Kalau SKPD sudah kami larang perjalanan dinas ke Pulai Jawa dan Bali, kecuali sangat penting dan tak bisa diwakili," jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain melarang ASN melakukan perjalanan dinas, Pemprov Kalsel juga akan memperketat PPKM mikro.

Baca juga: Gara-gara Bawa Pulang Barang Inventaris dari Rumah Dinas, Mantan Bupati Jadi Tersangka

Pengetatan PPKM mikro terutama kepada daerah yang berstatus zona oranye dan kuning.

"Setiap kegiatan dilakukan pembatasan-pembatasan sampai 50 persen, dan dilaporkan kepada Satgas Covid-19 guna memastikan memenuhi standar protokol kesehatan," pungkasnya.

Data yang diterima dari Dinas Kesehatan Kalsel, kasus Covid-19 saat ini yang masih dalam penanganan sebanyak 1.129 pasien.

Dalam sepekan terakhir, terjadi penambahan kasus pasien positif sebesar 92,9 persen. Sementara kasus aktif bertambah sebesar 43,6 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Garut dan Pejabat RSU ke Lombok Diduga Bukan Rapat Evaluasi Covid-19

Bupati Garut dan Pejabat RSU ke Lombok Diduga Bukan Rapat Evaluasi Covid-19

Regional
Eks Kadishub Cilegon Sebut Uang Suap Pengelolaan Parkir Senilai Rp 530 Juta Diterima Sejumlah Pejabat

Eks Kadishub Cilegon Sebut Uang Suap Pengelolaan Parkir Senilai Rp 530 Juta Diterima Sejumlah Pejabat

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Sorong, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa 3 Mobil dan 1 Motor

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Sorong, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa 3 Mobil dan 1 Motor

Regional
Korban Pencabulan Guru Pesantren Tutup Telinga dan Menjerit Tak Tahan Dengar Suara Terdakwa

Korban Pencabulan Guru Pesantren Tutup Telinga dan Menjerit Tak Tahan Dengar Suara Terdakwa

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Desember 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Desember 2021

Regional
Polisi Selidiki Kasus Hilangnya Pemuda asal Demak yang Hilang di Semarang

Polisi Selidiki Kasus Hilangnya Pemuda asal Demak yang Hilang di Semarang

Regional
Ditinggal Kunker, Suami Anggota DPRD Tuban Bawa Perempuan Lain ke Rumah, Dilaporkan ke Polisi

Ditinggal Kunker, Suami Anggota DPRD Tuban Bawa Perempuan Lain ke Rumah, Dilaporkan ke Polisi

Regional
30 Menit Terjebak Lahar Dingin, Lina Ajak Anak dan Ibunya Berlari Selamatkan Diri, Ini Ceritanya

30 Menit Terjebak Lahar Dingin, Lina Ajak Anak dan Ibunya Berlari Selamatkan Diri, Ini Ceritanya

Regional
11 Anak Garut Korban Guru Pesantren Cabul di Bandung Didampingi P2TP2A, Kini Tinggal Bersama Orangtua

11 Anak Garut Korban Guru Pesantren Cabul di Bandung Didampingi P2TP2A, Kini Tinggal Bersama Orangtua

Regional
Seorang Siswi SMA Diterkam Buaya Saat Berada di Jamban

Seorang Siswi SMA Diterkam Buaya Saat Berada di Jamban

Regional
Larang Warga Berswafoto di Zona Merah Semeru, Khofifah: Ini Lokasi Bencana, Bukan Wisata

Larang Warga Berswafoto di Zona Merah Semeru, Khofifah: Ini Lokasi Bencana, Bukan Wisata

Regional
Harga Cabai di Pontianak Capai Rp 120.000 per Kg, Naik karena Banjir

Harga Cabai di Pontianak Capai Rp 120.000 per Kg, Naik karena Banjir

Regional
Imbauan PGI Lampung kepada Gereja Terkait Perayaan Natal

Imbauan PGI Lampung kepada Gereja Terkait Perayaan Natal

Regional
8 Pelaku Pembakar Pria Hidup-hidup di Langkat Ditangkap, Masih Satu Keluarga, Ini Kronologi Lengkapnya

8 Pelaku Pembakar Pria Hidup-hidup di Langkat Ditangkap, Masih Satu Keluarga, Ini Kronologi Lengkapnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.