Ruang Isolasi Penuh, 8 Pasien Covid-19 Terpaksa Dirawat di Luar Tenda Darurat RSUD Ponorogo

Kompas.com - 07/07/2021, 16:04 WIB
  MENUMPUK—Delapan pasien covid-19 terpaksa dirawat di luar tenda darurat di RSUD dr.Hardjono Ponorogo. Di rumah sakit milik Pemkab Ponorogo itu terjadi penumpukan 28 pasien covid-19 yang mengantri di tenda dan luar tenda untuk mendapatkan perawatan di ruang isolasi di rumah sakit tersebut. KOMPAS.COM/Dokumentasi BPBD Ponorogo MENUMPUK—Delapan pasien covid-19 terpaksa dirawat di luar tenda darurat di RSUD dr.Hardjono Ponorogo. Di rumah sakit milik Pemkab Ponorogo itu terjadi penumpukan 28 pasien covid-19 yang mengantri di tenda dan luar tenda untuk mendapatkan perawatan di ruang isolasi di rumah sakit tersebut.

PONOROGO, KOMPAS.com - Ruang isolasi pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Hardjono Ponorogo penuh pada Rabu (7/7/2021).

Kondisi itu membuat delapan pasien Covid-19 terpaksa menunggu di luar tenda darurat yang dibangun di halaman rumah sakit milik Pemkab Ponorogo itu.

“Jadi untuk semua ruangan (isolasi) semuannya full pasien. Malah overload (pasien) dari tempat tidurnya,” kata Humas RSUD dr Hardjono Ponorogo Suprapto yang dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon seluler, Rabu siang.

Suprapto mengatakan, 70 ruang rawat inap isolasi Covid-19 di empat bangsal sudah dipenuhi pasien.

Rinciannya, 14 pasien di ruang tulip, 16 pasien di ruang eria, tujuh pasien di ruang kemuning, dan 33 pasien di ruang asoka.

Sementara pasien Covid-19 yang dirawat di dua tenda darurat yang didirikan di halaman pakir RSUD dr Hardjono sebanyak 20 orang.

Baca juga: 574 Permintaan Plasma Konvalesen Belum Terlayani, Stok di PMI Surabaya Masih Kosong

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para pasien terpaksa dirawat sementara di dalam tenda darurat karena kapasitas ruang isolasi di dalam gedung rumah sakit sudah penuh.

“Jadi yang antre di tenda sebanyak 28 pasien,” kata Suprapto.

Pasien yang dirawat di tenda darurat akan dipindahkan ke dalam ruangan isolasi jika ada pasien sembuh atau dipulangkan.

Menurut Suprapto, RSUD Ponorogo awalnya hanya mendirikan satu tenda darurat di halaman parkir rumah sakit.

Namun, karena pasien terus berdatangan, manajemen menambah satu tenda darurat lagi.

 

Ternyata, dua tenda itu hanya bisa menampung 20 pasien. Sehingga, delapan pasien Covid-19 yang baru datang terpaksa mengantre di luar tenda.

Suprapto berharap ada pasien yang dipulangkan hari ini. Sehingga, tak ada pasien yang dirawat di luar tenda.

Dirawat dengan standar perawatan Covid-19

Meski berada di luar tenda, delapan pasien tersebut tetap dirawat dengan standar perawatan pasien Covid-19. Tabung oksigen disiapkan jika pasien membutuhkan.

Baca juga: Dalam 6 Hari, 100 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Ponorogo

Untuk mengantisipasi bertambahnya pasien, Sekda Ponorogo dan manajemen RSUD telah menggelar rapat koordinasi. Salah satu keputusan rapat menambah tempat isolasi di dalam rumah sakit.

“Sebelah ruang tulip itu masih ada ruangan yang bisa menampung 14 pasien. Nanti akan difungsikan. Semoga hari peralatan sudah bisa terpasang semuanya dan bisa segera dipakai pasien,” kata Suprapto. 

Terhadap tumpukan pasien Covid-19 di rumah sakit, Suprapto meminta masyarakat Kabupaten Ponogoro makin disiplin menerapkan protokol kesehatan sehingg tidak tertular covid-19.

Pasalnya saat ini kondisi ruang isolasi perawatan pasien covid-19 rata-rata penuh di Kabupaten Ponorogo

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu 'Debt Collector' Pinjol Ilegal Sleman Ditetapkan sebagai Tersangka

Satu "Debt Collector" Pinjol Ilegal Sleman Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
Tak Mau Dinasehati, Anggota DPRD Sumba Tengah Aniaya Pendeta

Tak Mau Dinasehati, Anggota DPRD Sumba Tengah Aniaya Pendeta

Regional
4 Bus Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang-Merak, Sopir Tewas, Belasan Orang Luka-luka

4 Bus Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang-Merak, Sopir Tewas, Belasan Orang Luka-luka

Regional
Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Pontianak, 14 Orang Ditangkap

Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Pontianak, 14 Orang Ditangkap

Regional
Peneliti Temukan Puluhan Titik Fosil Hewan di Waduk Saguling

Peneliti Temukan Puluhan Titik Fosil Hewan di Waduk Saguling

Regional
PON XX 2021, Terimakasih Papua, Torang Bisa!

PON XX 2021, Terimakasih Papua, Torang Bisa!

Regional
79 Karyawan yang Diamankan dari Kantor Pinjol di Sleman Dipulangkan

79 Karyawan yang Diamankan dari Kantor Pinjol di Sleman Dipulangkan

Regional
Menunggu 1,5 Jam di Puskesmas, Korban Tenggelam Tak Tertolong karena Tak Ada Dokter Jaga

Menunggu 1,5 Jam di Puskesmas, Korban Tenggelam Tak Tertolong karena Tak Ada Dokter Jaga

Regional
Dianiaya Suami, Jasmi Embuskan Napas Terakhir di Pangkuan Anak, Ini Kisahnya

Dianiaya Suami, Jasmi Embuskan Napas Terakhir di Pangkuan Anak, Ini Kisahnya

Regional
Warga Bantul Terpapar Covid-19 dari Klaster Tilik Bertambah Jadi 11 Orang

Warga Bantul Terpapar Covid-19 dari Klaster Tilik Bertambah Jadi 11 Orang

Regional
Polisi Telusuri Pemilik Pinjol Ilegal yang Digerebek di Yogyakarta

Polisi Telusuri Pemilik Pinjol Ilegal yang Digerebek di Yogyakarta

Regional
Fakta Baru Polisi Banting Mahasiswa hingga Kejang-Kejang, Ditahan dan Terancam Pasal Berlapis

Fakta Baru Polisi Banting Mahasiswa hingga Kejang-Kejang, Ditahan dan Terancam Pasal Berlapis

Regional
“Beli Tomat ke Ujung Pandang, Jawa Barat Bukan Jago Kandang”

“Beli Tomat ke Ujung Pandang, Jawa Barat Bukan Jago Kandang”

Regional
11 Siswa MTs Tewas Saat Susur Sungai, Ini Instruksi Ridwan Kamil Minta untuk Kemenag Jabar dan Bupati Ciamis

11 Siswa MTs Tewas Saat Susur Sungai, Ini Instruksi Ridwan Kamil Minta untuk Kemenag Jabar dan Bupati Ciamis

Regional
Bupati Musi Banyuasin Terjaring OTT KPK, Ini Respon Gubernur Sumsel

Bupati Musi Banyuasin Terjaring OTT KPK, Ini Respon Gubernur Sumsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.