"Dari Depan Tampak Gelap, Mati Lampu, Setelah Masuk ke Dalam Kafe, Ternyata..."

Kompas.com - 07/07/2021, 11:44 WIB
Petugas gabungan mengamankan sejumlah orang di salah satu kafe di kawasan Buleleng, Bali, Selasa (6/7/2021) malam. Polres BulelengPetugas gabungan mengamankan sejumlah orang di salah satu kafe di kawasan Buleleng, Bali, Selasa (6/7/2021) malam.

BULELENG, KOMPAS.com - Petugas gabungan merazia sebuah kafe yang berlokasi di Jalan Pidada, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (6/7/2021) malam.

Tempat hiburan itu dirazia karena masih melayani makan dan minum di tempat saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Bali selama 3-20 Juli 2021.

"Dari depan tampak gelap atau mati lampu, namun setelah masuk kedalam kafe, ternyata ditemukan beberapa orang yang sedang menikmati minuman yang ditemani beberapa waitress," kata Kabag Ops Polres Buleleng Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma dalam keterangan tertulis, Rabu (7/7/2021).

Petugas mengamankan 12 orang yang berada di dalam kafe. Mereka terdiri dari tiga pelayan dan sembilan pengunjung.

Baca juga: 574 Permintaan Plasma Konvalesen Belum Terlayani, Stok di PMI Surabaya Masih Kosong

Petugas kemudian membawa mereka ke Polres Buleleng untuk dimintai keterangan.

"Mereka dimintai keterangan yang berkaitan dengan keberadaannya di kafe. Ini masih dilakukan proses Sat Reskrim untuk menentukan langkah lebih lanjut," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Akal-akalan Tempat Hiburan Malam, Pintu Digembok tapi di Dalamnya Ada yang Pesta

Kegiatan pendisplinan penerapan protokol kesehatan itu akan dilakukan selama PPKM Darurat 3-20 Juli 2021.

Menurut Wiranata, polisi akan menyisir tempat-tempat di sepanjang wilayah kota Singaraja, Buleleng.

Kegiatan itu juga melibatkan 73 personel gabungan terdiri dari 57 personel Polres Buleleng, 12 personel dari satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Buleleng, dan 2 personel BPBD Kabupaten Buleleng.

Baca juga: Pria Coba Rampas Tabung Oksigen di Puskesmas Sambil Teriak Histeris: Bapak Saya dalam Bahaya, Tolong Pak

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Dugaan Pungli Rp 50.000 di Pos Polisi Mamuju Tengah, Sopir Truk Protes hingga Sebabkan Macet Panjang

Viral Video Dugaan Pungli Rp 50.000 di Pos Polisi Mamuju Tengah, Sopir Truk Protes hingga Sebabkan Macet Panjang

Regional
Belasan Mobil Dinas Pemkot Pekanbaru Dikuasai Oknum yang Tak Berhak

Belasan Mobil Dinas Pemkot Pekanbaru Dikuasai Oknum yang Tak Berhak

Regional
Cerita Makam Peneleh, Bekas Kuburan Mewah Pejabat Belanda di Surabaya

Cerita Makam Peneleh, Bekas Kuburan Mewah Pejabat Belanda di Surabaya

Regional
Ada 16.790 Usulan Penerima Bansos di Surabaya yang Ditolak

Ada 16.790 Usulan Penerima Bansos di Surabaya yang Ditolak

Regional
Pesan Atlet Disabilitas untuk Presiden Jokowi: Tolong Perlakukan Kami Sama

Pesan Atlet Disabilitas untuk Presiden Jokowi: Tolong Perlakukan Kami Sama

Regional
Trauma Siswi SMP Korban Pemerkosaan Ayah dan Kakak Kandung, Ketakutan Pulang ke Rumah

Trauma Siswi SMP Korban Pemerkosaan Ayah dan Kakak Kandung, Ketakutan Pulang ke Rumah

Regional
Upaya Konservasi Anggrek Pensil, Tanaman Langka di Bangka Belitung

Upaya Konservasi Anggrek Pensil, Tanaman Langka di Bangka Belitung

Regional
Ulah Kakek Cabul Terungkap Setelah Orangtua Korban Curiga Anaknya Selalu Pulang Bawa Uang

Ulah Kakek Cabul Terungkap Setelah Orangtua Korban Curiga Anaknya Selalu Pulang Bawa Uang

Regional
Pengakuan Guru Pesantren Setahun Cabuli 26 Bocah Laki-laki, Mengaku Penasaran, Korban Diancam Dikurung di Gudang

Pengakuan Guru Pesantren Setahun Cabuli 26 Bocah Laki-laki, Mengaku Penasaran, Korban Diancam Dikurung di Gudang

Regional
Berjuang Tanpa Anggaran, Atlet Disabilitas NPCI Garut Bertekad Pertahankan 5 Besar Porda Jabar

Berjuang Tanpa Anggaran, Atlet Disabilitas NPCI Garut Bertekad Pertahankan 5 Besar Porda Jabar

Regional
Kronologi Kurir Dibegal Saat Antar Paket, Korban Ditembak

Kronologi Kurir Dibegal Saat Antar Paket, Korban Ditembak

Regional
Mengenal Bambang Samsudin, Seniman Angklung Pengembang Metode Kodaly, Satu-satunya di Sumedang

Mengenal Bambang Samsudin, Seniman Angklung Pengembang Metode Kodaly, Satu-satunya di Sumedang

Regional
Wali Kota Makassar Laporkan Demonstran yang Menuduhnya Korupsi ke Polisi

Wali Kota Makassar Laporkan Demonstran yang Menuduhnya Korupsi ke Polisi

Regional
Tawuran dengan Senjata Tajam di Borobudur, 5 Pelajar Jadi Tersangka

Tawuran dengan Senjata Tajam di Borobudur, 5 Pelajar Jadi Tersangka

Regional
Limbah Ciu di Bengawan Solo

Limbah Ciu di Bengawan Solo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.