Aturan Baru PPKM Mikro di Ambon, Obyek Wisata Ditutup hingga Restoran Tak Layani Makan di Tempat

Kompas.com - 07/07/2021, 08:04 WIB
Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy saat menyampaikan keterangan pers di Kantor Wali Kota Ambon, Senin malam (5/7/2021) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYWali Kota Ambon Richard Louhenapessy saat menyampaikan keterangan pers di Kantor Wali Kota Ambon, Senin malam (5/7/2021)

AMBON, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menerapkan aturan baru dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro untuk menekan peningkatan kasus Covid-19.

Kebijakan PPKM skala mikro di Kota Ambon itu akan diberlakukan secara efektif mulai Kamis (8/7/2021).

Adapun sejumlah kegiatan masyarakat yang dibatasi meliputi kegiatan sosial, ekonomi, keagamaan, perkantoran hingga transportasi. Pembatasan akan dilakukan hingga 22 Juli.

Untuk pembatasan kegiatan sosial, Pemkot Ambon secara tegas melarang adanya acara yang melibatkan masyarakat lebih dari 30 orang.

Pemkot Ambon juga melarang acara seni budaya, pertemuan, dan kegiatan olahraga yang dapat menimbulkan kerumunan. Selain itu, Pemkot Ambon melarang resepsi pernikahan.

“Untuk acara nikah boleh dilaksanakan di rumah saja bersama keluarga dengan protokol kesehatan secara ketat dan untuk resepsi pernikahan kami larang,” kata Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (6/7/2021).

Baca juga: Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Ambon Penuh, Pasien Tanpa Gejala Dirawat di Asrama Haji

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terkait kegiatan ekonomi, aktivitas di rumah makan, restoran, rumah kopi, kafe dan pusat kuliner tak diizinkan melayani makan di tempat mulai 8 Juli. Pembeli hanya diizinkan memesan bungkus.

Waktu operasi rumah makan dan sejenisnya termasuk pasar, toko, swalayan dan pusat perbelanjaan di Ambon dibatasi hingga pukul 21.00 WIT.

Para pelaku usaha yang melanggar ketentuan tersebut akan ditindak tegas oleh petugas.

Menurut Richard, petugas akan memantau secara ketat pembatasan aktivitas tersebut. Jika ditemukan pelanggaran akan ditindak tegas.

“Kalau melanggar tempat usaha akan ditutup,” tegasnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eksplorasi Lanjutan Kapal Van der Wijck Selesai Dilakukan, Ini Langkah yang Dilakukan Bupati Lamongan

Eksplorasi Lanjutan Kapal Van der Wijck Selesai Dilakukan, Ini Langkah yang Dilakukan Bupati Lamongan

Regional
Sukmawati Soekarnoputri Akan Jalani Ritual Pindah Agama Hindu di Buleleng Bali

Sukmawati Soekarnoputri Akan Jalani Ritual Pindah Agama Hindu di Buleleng Bali

Regional
Tak Serap Telur Pada Bansos Non Tunai, Risma: Nanti Kalau Pecah Kami Dimaki-maki Lagi

Tak Serap Telur Pada Bansos Non Tunai, Risma: Nanti Kalau Pecah Kami Dimaki-maki Lagi

Regional
Pemuda di Tuban Ditangkap Polisi atas Dugaan Penipuan Investasi Bodong

Pemuda di Tuban Ditangkap Polisi atas Dugaan Penipuan Investasi Bodong

Regional
Diterjang Angin Puting Beliung, 221 Rumah Warga di Kabupaten Tegal Rusak

Diterjang Angin Puting Beliung, 221 Rumah Warga di Kabupaten Tegal Rusak

Regional
Gempa Susulan di Salatiga dan Sekitarnya Terus Terjadi, Warga Dirikan Tenda dan Aktifkan Ronda

Gempa Susulan di Salatiga dan Sekitarnya Terus Terjadi, Warga Dirikan Tenda dan Aktifkan Ronda

Regional
Kulon Progo PPKM Level 2, Pantai Glagah Diserbu Ribuan Wisatawan

Kulon Progo PPKM Level 2, Pantai Glagah Diserbu Ribuan Wisatawan

Regional
KPK Geledah Sekretariat IKA Muba di Palembang Terkait OTT Bupati Musi Banyuasin

KPK Geledah Sekretariat IKA Muba di Palembang Terkait OTT Bupati Musi Banyuasin

Regional
Dua Jenazah Ditemukan dalam Satu Rumah, Warga Gempar

Dua Jenazah Ditemukan dalam Satu Rumah, Warga Gempar

Regional
Anggota Polisi Beristri di Trenggalek Hamili Perempuan Lain, Kapolres: Ditindak Propam

Anggota Polisi Beristri di Trenggalek Hamili Perempuan Lain, Kapolres: Ditindak Propam

Regional
17 Rumah Warga Rusak akibat Puting Beliung di Minahasa Utara

17 Rumah Warga Rusak akibat Puting Beliung di Minahasa Utara

Regional
Serahkan 105 iPad untuk Siswa Tak Mampu di Eks Lokalisasi Dolly, Ini Pesan Risma

Serahkan 105 iPad untuk Siswa Tak Mampu di Eks Lokalisasi Dolly, Ini Pesan Risma

Regional
Terjadi 22 Gempa Susulan di Salatiga dan Sekitarnya, 96 Pasien RSUD Ambarawa Dievakuasi

Terjadi 22 Gempa Susulan di Salatiga dan Sekitarnya, 96 Pasien RSUD Ambarawa Dievakuasi

Regional
Nikah 1 Bulan, Rafli Cekik Istrinya hingga Tewas: Saya Lihat Isi Chat Dia dengan Mantannya...

Nikah 1 Bulan, Rafli Cekik Istrinya hingga Tewas: Saya Lihat Isi Chat Dia dengan Mantannya...

Regional
Perampok Satroni Kantor Money Changer di Manado Ditangkap, Mengaku Terlilit Utang

Perampok Satroni Kantor Money Changer di Manado Ditangkap, Mengaku Terlilit Utang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.