[POPULER NUSANTARA] Viral Tuduhan Gereja Gelar Ibadah Saat PPKM | Razia PNS Banda Aceh di Jam Kerja

Kompas.com - 07/07/2021, 05:55 WIB
Gereja Katolik Roma di Singapura ketika ditutup saat awal wabah virus corona. Foto diambil pada 23 Februari 2020. AFP PHOTO/MARTIN ABBUGAOGereja Katolik Roma di Singapura ketika ditutup saat awal wabah virus corona. Foto diambil pada 23 Februari 2020.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Sebuah video yang direkam seorang pengendara mobil yang merekam sekumpulan orang di sebuah bangunan gereja di Garut viral di sejumlah grup media sosial.

Perekam menyebut kumpulan masyarakat itu sedang melakukan ibadah di gereja. Padahal faktanya, ada kegiatan vaksinasi di gereja tersebut.

Sementara itu di Banda Aceh, belasan PNS terjaring razia karena nongkrong di sejumlah warung kopi saat jam kerja pada Senin (5/7/2021).

Mereka sempat kocar-kacir melarikan diri saat petugas razia tiba di warung kopi.

Dua berita tersebut menjadi perhatian pembaca Kompas.com dan berikut lima berita populer Nusantara selengkapnya:

1. Viral video kerumunan di gereja

Dalam video berdurasi 30 detik tersebut, pengendara mobil yang merekam video menyebut, kumpulan masyarakat di gereja itu sedang melakukan ibadah saat Garut PPKM Darurat.Tangkapan layar video Polres Garut Dalam video berdurasi 30 detik tersebut, pengendara mobil yang merekam video menyebut, kumpulan masyarakat di gereja itu sedang melakukan ibadah saat Garut PPKM Darurat.
Sebuah video yang menyebut ada ibadah yang digelar di sebuah gereja di Garut saat PPKM, viral di media sosial.

Padahal faktanya, kegiatan yang dilakukan di gereja tersebut adalah vaksinasi dosis pertama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Narasi dalam video tersebut tidak benar atau disinformasi. Diketahui bahwa pada tanggal 5 Juli 2021, sedang dilakukan vaksinasi dosis kedua yang dilaksanakan di Gereja Kristen Pasundan," tulis keterangan resmi Diskominfo

Kegiatan vaksinasi tersebut dibenarkan oleh Kepala Bidang Humas Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut, Yeni Yunita yang dihubungi Selasa (6/7/2021).

"Betul itu siaran pers resmi dari kami menyikapi beredarnya video yang viral di media sosial," jelas Yeni.

Baca juga: Viral, Video Pengendara Mobil Tuduh Gereja Gelar Ibadah Saat Garut PPKM Darurat, Ini Faktanya

2. Belasan PNS Banda Aceh dirazia

Ilustrasi PNSKOMPAS.com/RAHMAN PATTY Ilustrasi PNS
Belasan PNS dan tenaga kontrak terjaring razia rutin Satuan Polisi Pamong Praja (PP) dan Wilayatul Hisbah (WH) saat sedang nongkrong di sejumlah warung kopi di Banda Aceh, Senin (5/7/2021).

PNS dan tenaga kontrak yang bekerja di lingkungan Pemerintahan Aceh tersebut sempat kocar-kacir melarikan diri saat petugas razia tiba di warung kopi.

Dalam razia tersebut, petugas menjaring 12 PNS dan 7 orang tenaga kontrak.

PNS dan tenaga kontrak tersebut langsung diberikan pembinaan dan menandatangani berita acara agar pelanggar tidak mengulangi kesalahan.

Razia rutin Satpol PP WH digelar empat kali dalam sebulan.

Baca juga: Dirazia, Belasan PNS dan Tenaga Kontrak Kocar-kacir Ketahuan Asyik Nongkrong di Warkop Saat Jam Kerja

3. Resto Bebek Sawah didenda Rp 500.000

Video suasana restoran di Padang yang ramai pengunjung tanpa protokol kesehatan.Foto tangkap layar video Video suasana restoran di Padang yang ramai pengunjung tanpa protokol kesehatan.
Pengelola Restoran Bebek Sawah di Padang, Sumatera Barat, terkena imbas dari viralnya video seorang ibu yang menyebutkan bahwa Padang tidak takut corona serta menyebut pemerintah zalim.

Petugas akhirnya mengenakan sanksi administrasi berupa peringatan keras dan denda Rp 500.000 karena pengelola resto tidak menerapkan protokol kesehatan.

Sebab, dalam video viral tersebut, pengunjung membuat video yang memperlihatkan suasana ramai pembeli tanpa protokol kesehatan.

"Pengelola Bebek Sawah sudah kita kenai sanksi sesuai dengan Peraturan Daerah Adaptasi Kebiasaan Baru. Mereka diberi peringatan keras dan denda Rp 500.000," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Padang Alfiadi yang dihubungi Kompas.com, Senin (5/7/2021).

Baca juga: Gara-gara Video Viral Padang Aman dari Corona, Resto Bebek Sawah Didenda Rp 500.000

4. Tukang bubur didenda Rp 5 juta

Foto-foto jalannya persidangan virtual bagi pelanggar prokes terhadap terdakwa pengusaha bubur terkenal di Kota Tasikmalaya saat PPKM Darurat di depan Taman Kota Tasikmalaya, Selasa (6/7/2021).KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA Foto-foto jalannya persidangan virtual bagi pelanggar prokes terhadap terdakwa pengusaha bubur terkenal di Kota Tasikmalaya saat PPKM Darurat di depan Taman Kota Tasikmalaya, Selasa (6/7/2021).
Endang (40), pemilik usaha bubur ayam di Tasikmalaya kena denda Rp 5 juta karena melayani pembeli yang makan di tempat usahanya.

Endang mengatakan adiknya, Salwa (28) dipergoki petugas sedang melayani pembeli makan di tempat.

Padahal, pengakuan adiknya tersebut telah meminta pembeli untuk tak makan di tempatnya karena sedang ada pemberlakuan PPKM darurat.

"Adik saya bilang ke empat pembeli yang ngeyel dan memaksa untuk makan di tempat sedang ada PPKM. Tapi, pembeli itu tetap memaksa mau makan di tempat. Saat itu, ada petugas patroli dan memberitahukan kalau kami melanggar karena masih melayani pembeli di tempat saat PPKM," kata Endang.

Ia pun memilih membayar denda Rp 5 juta dari pada kurungan penjara 5 hari

Baca juga: Kronologi Tukang Bubur Terkenal Kena Denda Rp 5 Juta Saat PPKM Darurat, gara-gara 4 Pembeli Ngeyel Makan di Tempat

5. Pengendara yang merekam kegiatan gereja diamankan

Ilustrasi.Shutterstock Ilustrasi.
Aparat Polres Garut mengamankan pengendara mobil yang merekam video dan menyebut gereja di Garut, Jabar, menggelar ibadah saat PPKM darurat.

Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, pelaku diamankan pada Senin (5/7/2021) malam lewat patroli cyber crime.

Penangkapan dilakukan karena video itu diduga berisi ujaran kebencian. Saat ini pelaku sedang diperiksa Satreskrim Polres Garut.

Dari hasil pemeriksaan, dipastikan kegiatan di gereja bukanlah peribadatan, melainkan vaksinasi Covid-19.

"Kegiatannya bukan kegiatan ibadah, tapi vaksinasi," tegasnya.

Baca juga: Pengendara Mobil yang Videonya Viral Tuduh Gereja Gelar Ibadah Saat PPKM Darurat Ditangkap

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Ari Maulana Karang, Raja Umar, Irwan Nugraha | Editor : I Kadek Wira Aditya, David Oliver Purba, Aprillia Ika)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang-Merak, 29 Orang Jadi Korban

3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang-Merak, 29 Orang Jadi Korban

Regional
Hujan Deras dan Angin Kencang Melanda Luwu Utara, Puluhan Rumah Rusak dan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Hujan Deras dan Angin Kencang Melanda Luwu Utara, Puluhan Rumah Rusak dan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang Landa Gresik, 7 Rumah Rusak

Hujan Disertai Angin Kencang Landa Gresik, 7 Rumah Rusak

Regional
Bupati Muba Ditahan KPK, Wabup Beni Hernedi: Ini Situasi yang Berat

Bupati Muba Ditahan KPK, Wabup Beni Hernedi: Ini Situasi yang Berat

Regional
Kecelakaan Yamaha Jupiter Z Vs Mobilio di Sulut, Pengendara Sepeda Motor Tewas

Kecelakaan Yamaha Jupiter Z Vs Mobilio di Sulut, Pengendara Sepeda Motor Tewas

Regional
Resmikan Pembangunan Jembatan Gantung di Puncak Bogor, Sandiaga: Ini Akan Jadi Episentrum Ecotourism Dunia

Resmikan Pembangunan Jembatan Gantung di Puncak Bogor, Sandiaga: Ini Akan Jadi Episentrum Ecotourism Dunia

Regional
Hadiri Munas PPP di Semarang, Ridwan Kamil Bicara Tantangan Pemimpin di Era Disrupsi

Hadiri Munas PPP di Semarang, Ridwan Kamil Bicara Tantangan Pemimpin di Era Disrupsi

Regional
Panen Jagung di NTT, Mentan: Kalau Mau Kaya, Jadilah Petani

Panen Jagung di NTT, Mentan: Kalau Mau Kaya, Jadilah Petani

Regional
Angin Kencang Terjang Luwu Utara, 2 Rumah Rusak dan 1 Orang Terluka

Angin Kencang Terjang Luwu Utara, 2 Rumah Rusak dan 1 Orang Terluka

Regional
Kronologi Puluhan Wisatawan Dilaporkan Terjebak di Waduk Jatiluhur, Berawal Kabar dari Keluarga Korban

Kronologi Puluhan Wisatawan Dilaporkan Terjebak di Waduk Jatiluhur, Berawal Kabar dari Keluarga Korban

Regional
Fakta Insiden Kebocoran Bak Penampungan BBM di SPBU Makassar, Cemari Selokan Warga dan Bau Menyengat

Fakta Insiden Kebocoran Bak Penampungan BBM di SPBU Makassar, Cemari Selokan Warga dan Bau Menyengat

Regional
Pertama Kali Terjadi, Roda Keranda Jenazah di Kediri Hilang, Diduga Dicuri Maling

Pertama Kali Terjadi, Roda Keranda Jenazah di Kediri Hilang, Diduga Dicuri Maling

Regional
Jerat Pinjol, 'Racun' di Tengah Impitan Ekonomi dan Konsumerisme

Jerat Pinjol, "Racun" di Tengah Impitan Ekonomi dan Konsumerisme

Regional
8 Bulan Kabur dari Lapas Nunukan, 2 Napi Kasus Pencurian Ditangkap di Rumah Orangtua

8 Bulan Kabur dari Lapas Nunukan, 2 Napi Kasus Pencurian Ditangkap di Rumah Orangtua

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kesaksian Warga soal Tragedi Susur Sungai | Bupati Musi Banyuasin Terjaring OTT KPK

[POPULER NUSANTARA] Kesaksian Warga soal Tragedi Susur Sungai | Bupati Musi Banyuasin Terjaring OTT KPK

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.