Tanpa Surat Bebas Covid-19 ke Sumedang, Ini Akibatnya bagi Pengendara Kendaraan

Kompas.com - 06/07/2021, 14:45 WIB
Petugas menyetop kendaraan plat nomor B di pos penyekatan PPKM Darurat di wilayah Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (6/7/2021). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com Pelanggar protokol kesehatan terjaring razia di Pos Penyekatan PPKM Darurat wilayah barat, Jatinangor, Sumedang, Selasa (6/7/2021). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHPetugas menyetop kendaraan plat nomor B di pos penyekatan PPKM Darurat di wilayah Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (6/7/2021). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com Pelanggar protokol kesehatan terjaring razia di Pos Penyekatan PPKM Darurat wilayah barat, Jatinangor, Sumedang, Selasa (6/7/2021). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Sejumlah kendaraan plat nomor D dan B diputar balik ketika hendak melintasi Kabupaten Sumedang, Jawa Barat di pos penyekatan wilayah barat, Jalan Raya Ir Soekarno, di depan kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor, Selasa (6/7/2021).

Kendaraan plat D, B, dan kendaraan lainnya, selain plat Z tersebut, terjaring razia penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Padal Jalur Penyekatan Wilayah Barat Polres Sumedang, Iptu Ardiyanto mengatakan, kendaraan tersebut diputar balik karena pengendaranya tidak mampu menunjukkan surat bebas Covid-19, seperti surat hasil rapid test antigen terbaru.

Baca juga: Stok Oksigen Aman, RSUD Sumedang hanya Kekurangan Nakes dan BOR Penuh

"Jadi sesuai arahan, pengendara yang tidak dapat menunjukkan surat hasil rapid test antigen, minimalnya surat vaksinasi pertama itu langsung kami putar balik," ujar Ardiyanto kepada Kompas.com, Selasa.

Ardiyanto menuturkan, hingga hari keempat PPKM Darurat, penyekatan di wilayah barat Sumedang ini pada umumnya berjalan lancar.

Tidak ada masyarakat pelanggar yang menentang aturan pemerintah hingga melawan petugas di pos penyekatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Direktur RS di Bandung Deg-degan, Stok Oksigen Tak Setara Kebutuhan

"Pada umumnya berjalan lancar. Masyarakat yang melanggar menerima sanksi hingga harus diputar balik. Tapi sekarang ini masyarakat paham bahwa di tiap daerah ada penyekatan," tutur Ardiyanto.

Ardiyanto berharap, dengan adanya PPKM Darurat ini diharapkan masyarakat dapat mengurangi mobilitas untuk sementara waktu.

"Kami harapkan warga lebih patuh kepada anjuran pemerintah. Mengingat saat ini, Covid-19 di negara kita, terutama di wilayah Jawa, Bali ini sedang genting-gentingnya," sebut Ardiyanto.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gangguan Jaringan Internet di Kalimantan Timur, Ini Penjelasan Telkomsel

Gangguan Jaringan Internet di Kalimantan Timur, Ini Penjelasan Telkomsel

Regional
Bank Sampah di Banyuwangi Olah Limbah Masker Jadi Pot Bunga

Bank Sampah di Banyuwangi Olah Limbah Masker Jadi Pot Bunga

Regional
Sedang Memancing Ikan, Seorang Warga Temukan Mayat Bayi Mengapung di Sungai, Diduga Sengaja Dibuang

Sedang Memancing Ikan, Seorang Warga Temukan Mayat Bayi Mengapung di Sungai, Diduga Sengaja Dibuang

Regional
Pemancing Temukan Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Sungai Serang, Kulon Progo

Pemancing Temukan Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Sungai Serang, Kulon Progo

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 September 2021

Regional
Dapat Bonus dari Capaiannya di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Berencana Bangun GOR di Solo

Dapat Bonus dari Capaiannya di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Berencana Bangun GOR di Solo

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 19 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 19 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 September 2021

Regional
Jelang WSBK, 150 Tim Vaksinator Diterjunkan untuk Percepat Vaksinasi di Lombok Tengah

Jelang WSBK, 150 Tim Vaksinator Diterjunkan untuk Percepat Vaksinasi di Lombok Tengah

Regional
Dugong Penuh Luka Terdampar di Polewali Mandar Dievakuasi, Akan Dilepasliarkan Setelah Pulih Kembali

Dugong Penuh Luka Terdampar di Polewali Mandar Dievakuasi, Akan Dilepasliarkan Setelah Pulih Kembali

Regional
Raih 2 Emas dan 1 Perak di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Terima Rp 1 Miliar dari Gubernur Riau

Raih 2 Emas dan 1 Perak di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Terima Rp 1 Miliar dari Gubernur Riau

Regional
73 WN Australia Tinggalkan Bali dengan Pesawat Sewaan, Ini Penjelasan Kemenkumham

73 WN Australia Tinggalkan Bali dengan Pesawat Sewaan, Ini Penjelasan Kemenkumham

Regional
Sempat Kabur Usai Tipu Petani, Oknum Polisi di NTT Akhirnya Tertangkap

Sempat Kabur Usai Tipu Petani, Oknum Polisi di NTT Akhirnya Tertangkap

Regional
Tembak Mati Ali Kalora, Satgas Madago Raya Buru 4 DPO, Siapa Saja?

Tembak Mati Ali Kalora, Satgas Madago Raya Buru 4 DPO, Siapa Saja?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.