Video Viral Warga di Jeneponto Usir Nakes yang Akan Lakukan Pelacakan Kontak Erat

Kompas.com - 06/07/2021, 12:55 WIB
Salah satu adegan dalam video viral petugas Nakes diusir warga saat hendak melakukan tracing terhadap keluarga salah satu pasien rumah sakit yang terkonfirmasi positif covid-19. Kamis, (1/7/2021). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Salah satu adegan dalam video viral petugas Nakes diusir warga saat hendak melakukan tracing terhadap keluarga salah satu pasien rumah sakit yang terkonfirmasi positif covid-19. Kamis, (1/7/2021).

JENEPONTO, KOMPAS.com - Video sejumlah warga di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, mengusir tenaga kesehatan (nakes) yang akan melakukan pelacakan kontak erat kasus Covid-19 viral di media sosial.

Sejumlah nakes yang dikawal personel TNI/Polri ini hendak melakukan tracing kontak erat dan tes swab terhadap salah satu keluarga pasien positif Covid-19.

Baca juga: Video Viral Pengemudi Mobil Asal Semarang Ngotot Masuk Surabaya, Adu Argumen dengan Polisi

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto Susanti Mansyur mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di Dusun Batuleleng, Desa Mallosoro, Kecamatan Bangkala, Kamis (1/7/2021).

"Kami diusir oleh warga yang menolak uji swab. Uji swab ini kami perlu lakukan sebab salah satu pasien asal kampung tersebut terkonfirmasi Covid-19," kata Susanti saat dihubungi wartawan, Selasa (6/7/2021).

Susanti mengatakan, pasien tersebut saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang.

"Pasien masuk rumah sakit akibat patah tulang, dan setelah uji swab ternyata hasilnya positif Covid-19. Atas dasar ini kami harus melakukan tracing kepada keluarga inti pasien, namun mereka menolak dan mengusir kami," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Video Viral Pengunjung Resto Sebut Tak Takut Corona, Polisi Periksa Pengelola

Sementara itu, Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menyesalkan adanya insiden pengusiran nakes yang dilakukan oleh sejumlah warga.

Ke depan, kata Iksan, akan mengedukasi kepada warga terkait bahaya virus corona.

"Kejadian ini kami sangat sayangkan, dan kami akan berusaha memberikan pemahaman melalui seluruh perangkat pemerintahan agar warga mau mengikuti tracing yang dilakukan oleh Satgas Covid-19," kata Iksan Iskandar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita Muda Asal Banjarmasin Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Samarinda, Diduga Dibunuh

Wanita Muda Asal Banjarmasin Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Samarinda, Diduga Dibunuh

Regional
Gara-gara Asmara, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 5 Orang, Berawal Cekcok dengan Pelaku

Gara-gara Asmara, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 5 Orang, Berawal Cekcok dengan Pelaku

Regional
Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai, Warga Buton Ditemukan Tewas, Ini Kronologinya

Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai, Warga Buton Ditemukan Tewas, Ini Kronologinya

Regional
Libur Maulid Nabi, ASN Pemkot Surabaya Dilarang Bepergian ke Luar Daerah

Libur Maulid Nabi, ASN Pemkot Surabaya Dilarang Bepergian ke Luar Daerah

Regional
Tepergok Akan Mencuri, Pria Ini Bunuh Pemilik Rumah, 1 Pelaku Buron

Tepergok Akan Mencuri, Pria Ini Bunuh Pemilik Rumah, 1 Pelaku Buron

Regional
'Guru-guru yang Kemarin Saya Tegur Tak Pakai Masker, Tolong Tahu Dirilah'

"Guru-guru yang Kemarin Saya Tegur Tak Pakai Masker, Tolong Tahu Dirilah"

Regional
Sekolah di Surabaya Kini Wajib Pasang Aplikasi PeduliLindungi

Sekolah di Surabaya Kini Wajib Pasang Aplikasi PeduliLindungi

Regional
Capaian Vaksinasi Dosis Pertama di Kota Tegal 98,60 Persen, Kedua 60,90 Persen

Capaian Vaksinasi Dosis Pertama di Kota Tegal 98,60 Persen, Kedua 60,90 Persen

Regional
Kasus Jasad Perempuan Dalam Karung di Blitar, Terungkap Korban Dibunuh Kekasihnya Sebelum Gantung Diri

Kasus Jasad Perempuan Dalam Karung di Blitar, Terungkap Korban Dibunuh Kekasihnya Sebelum Gantung Diri

Regional
Tanggapi Polemik Banteng Vs Celeng, Jekek: Jadi Pembelajaran Politik yang Sehat

Tanggapi Polemik Banteng Vs Celeng, Jekek: Jadi Pembelajaran Politik yang Sehat

Regional
Remaja di Buton Tewas Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai, Jasadnya Ditemukan 9 Jam Kemudian

Remaja di Buton Tewas Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai, Jasadnya Ditemukan 9 Jam Kemudian

Regional
Hujan dan Angin Kencang Landa Ponorogo, Satu Rumah Roboh Timpa Kakek-Nenek, Begini Kondisinya

Hujan dan Angin Kencang Landa Ponorogo, Satu Rumah Roboh Timpa Kakek-Nenek, Begini Kondisinya

Regional
Fenomena Awan Warna-warni di Denpasar, BMKG: Jarang Terjadi

Fenomena Awan Warna-warni di Denpasar, BMKG: Jarang Terjadi

Regional
Modus Ajak Rujuk, Wanita Ini Bawa Kabur dan Gadaikan Motor Mantan Suaminya

Modus Ajak Rujuk, Wanita Ini Bawa Kabur dan Gadaikan Motor Mantan Suaminya

Regional
Seorang IRT Ditemukan Tewas di Rumah, Terungkap Pelakunya Tetangga Korban

Seorang IRT Ditemukan Tewas di Rumah, Terungkap Pelakunya Tetangga Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.