Ambulans Covid-19 Jadi Sasaran Pembegalan, Kini Polisi Buru Tujuh Pelaku

Kompas.com - 06/07/2021, 10:48 WIB
Ambulans yang digunakan untuk mengantarkan pasien Covid-19 ke rumah sakit, sempat melintas di kawasan Kepala Curup, Kabupaten Rejang Lebong. Namun, ambulans tersebut sempat disergap kawanan begal pada Sabtu (3/7/2021). Dok Kombes Pol SudarnoAmbulans yang digunakan untuk mengantarkan pasien Covid-19 ke rumah sakit, sempat melintas di kawasan Kepala Curup, Kabupaten Rejang Lebong. Namun, ambulans tersebut sempat disergap kawanan begal pada Sabtu (3/7/2021).

BENGKULU, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Bengkulu dan Polres Rejang Lebong hingga saat ini masih melakukan pengejaran terhadap tujuh pelaku begal mobil ambulan di wilayah Kepala Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Sebelumnya pada Sabtu (3/7/2021), sebuah ambulans yang sempat mengantarkan pasien Covid-19 ke rumah sakit, melintas di kawasan Kepala Curup, Kabupaten Rejang Lebong. Ambulans tersebut sempat disergap kawanan begal kala itu.

Baca juga: Ambulans Covid-19 Jadi Korban Begal Saat Beroperasi Tengah Malam

"Sejumlah berang berharga supir, perawat, uang, alat kesehatan dan barang berharga dibegal pelaku," kata Kepala Bidang Humas Polda Bengkulu, Kombes Sudarno, dalam rilisnya ke Kompas.com, Selasa (6/7/2021).

Saat ini kata Sudarno, polisi telah mengetahui identitas tujuh pelaku pembegalan. Kepada pelaku, nantinya akan dikenai tindakan tegas.

"Pengejaran sedang dilakukan pada tujuh pelaku begal itu," demikian Sudarno.

Terjadi dini hari

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diberitakan sebelumnya pada Sabtu, sebuah ambulans sempat mengantarkan pasien Covid-19 ke Rumah Sakit AR-Bunda, Lubuk Linggau menuju Kabupaten Rejang Lebong.

Setelah mengantarkan pasien tersebut, ambulans itu kemudian pergi dari rumah sakit.

Namun, tepat di wilayah Kepala Curup, Kabupaten Rejang Lebong, ambulans itu terkena aksi pembegalan sekitar pukul 01.20 WIB dini hari.

Baca juga: Ambulans Covid-19 Dibegal Usai Antar Pasien, Uang hingga Alkes Raib Digondol Pelaku

Saat melintasi kawasan itu, mobil ambulans mengalami pecah ban kanan depan.

Ada pun di dalam ambulans tersebut, terdapat satu perawat dan satu supir. Saat mengetahui ban pecah itu, lantas supir keluar ambulans untuk mengganti ban.

Saat mengganti ban itulah, tujuh orang tiba-tiba datang menggunakan motor dan menawarkan bantuan untuk ganti ban.

Namun, para pelaku pada akhirnya memaksa dengan menodongkan senjata tajam kepada supir dan perawat untuk menyerahkan barang berharga yang ada di dalam mobil ambulans.

Pelaku begal kemudian membawa sejumlah ponsel, alat kesehatan seperti tabung oksigen, dan uang.

Informasi terkait kasus pembegalan mobil ambulans itu diketahui lalu viral di media sosial pada Sabtu (3/7/2021).

Bukan kali pertama terjadi

Kepala Bidang Humas Polda Bengkulu Kombes Sudarno membenarkan adanya peristiwa itu dan korban telah melapor ke polisi.

Dijelaskan Sudarno, kasus pembegalan di lokasi tersebut diketahui sudah berulang kali terjadi dan pengetatan pengamanan juga sudah pernah dilakukan.

"Tapi kejadian-kejadian tindak kejahatan itu kan terjadinya tidak rutin. Ketika petugas diturunkan, ya wilayah itu terkendali. Tapi dua minggu kemudian bisa terjadi lagi. Sedangkan tidak memungkinkan bila anggota berada di sana full selama 24 jam," ujarnya.

Menurutnya, modus pelaku biasanya dengan menebar ranjau paku ke jalanan untuk menghentikan laju kendaraan korbannya.

Pihaknya mengaku akan kembali melakukan pengetatan penjagaan untuk menghindari kasus tersebut terjadi kembali dan mengimbau masyarakat yang melintas di lokasi kejadian untuk lebih waspada.

"Makanya kita sarankan untuk orang-orang yang mengalami pecah ban di wilayah rawan, sebaiknya dijalankan saja. Diteruskan saja, sampai ke tempat ramai atau ke kantor polisi. Jangan malah berhenti di tempat, karena justru hal itu yang sangat ditunggu-tunggu oleh pelaku," ujar Sudarno.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

21 Siswa MI di Lombok Tengah Alami Mual hingga Pusing Usai Makan Tempe Goreng

21 Siswa MI di Lombok Tengah Alami Mual hingga Pusing Usai Makan Tempe Goreng

Regional
Kemeriahan Warga Madiun Peringati Maulid Nabi, Bagi-bagi Uang Koin hingga Jajanan Anak

Kemeriahan Warga Madiun Peringati Maulid Nabi, Bagi-bagi Uang Koin hingga Jajanan Anak

Regional
2 Bocah TK Tenggelam di Kolam Wisata Bajak Laut Gresik, 1 Tewas

2 Bocah TK Tenggelam di Kolam Wisata Bajak Laut Gresik, 1 Tewas

Regional
Syarat Naik Pesawat ke Babel Cukup Antigen jika Sudah Vaksin 2 Kali

Syarat Naik Pesawat ke Babel Cukup Antigen jika Sudah Vaksin 2 Kali

Regional
427 Anak di Kabupaten Tegal Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

427 Anak di Kabupaten Tegal Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Regional
Kisah Pelajar ABCDEF GHIJK Zuzu, Sang Ayah Siapkan Nama Unik Itu Sejak Sebelum Menikah

Kisah Pelajar ABCDEF GHIJK Zuzu, Sang Ayah Siapkan Nama Unik Itu Sejak Sebelum Menikah

Regional
Pelaku Tabrak Lari di Sleman Ditangkap, Sempat Tinggalkan Mobil di SPBU

Pelaku Tabrak Lari di Sleman Ditangkap, Sempat Tinggalkan Mobil di SPBU

Regional
Kasus Pinjol Ilegal di Yogyakarta, Satu Pegawai Ditarget Dapat 15-20 Nasabah Sehari

Kasus Pinjol Ilegal di Yogyakarta, Satu Pegawai Ditarget Dapat 15-20 Nasabah Sehari

Regional
Admin Instagramnya Panggil Warganet lewat DM, Polda Kalteng Minta Maaf

Admin Instagramnya Panggil Warganet lewat DM, Polda Kalteng Minta Maaf

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Oktober 2021

Regional
Video Pengendara Motor Masturbasi Sambil Buntuti Wanita di Jalan Viral di Medsos

Video Pengendara Motor Masturbasi Sambil Buntuti Wanita di Jalan Viral di Medsos

Regional
Sepeda Motor Tabrak Pohon di Ponorogo, Satu Pelajar Tewas dan 1 Luka-Luka

Sepeda Motor Tabrak Pohon di Ponorogo, Satu Pelajar Tewas dan 1 Luka-Luka

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 20 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Oktober 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.