Polisi Usut Video Hoaks Pengendara Mobil yang Tuduh Ada Ibadat Gereja Saat PPKM Darurat di Garut

Kompas.com - 06/07/2021, 10:18 WIB
Dalam video berdurasi 30 detik tersebut, pengendara mobil yang merekam video menyebut, kumpulan masyarakat di gereja itu sedang melakukan ibadah saat Garut PPKM Darurat. Tangkapan layar video Polres GarutDalam video berdurasi 30 detik tersebut, pengendara mobil yang merekam video menyebut, kumpulan masyarakat di gereja itu sedang melakukan ibadah saat Garut PPKM Darurat.

KOMPAS.com - Polisi di Garut, Jawa Barat, segera mengusut perekam dan penyebar video hoaks yang menyebut soal ibadat di salah satu gereja di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

"Yang jelas, kita akan lakukan penegakkan hukum atas kejadian ini, ditunggu saja," tegas Kapolres Garut, AKBP Wirdhanto Hadicaksono, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/7/2021).

Senada dengan Kapolres Garut, Kepala Bidang Humas Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut Yeni Yunita mengatakan, video yang diunggah seorang pengendara mobil itu tidaklah benar.

Baca juga: Fakta Ibu-ibu Sebut Pemerintah Zalim dan Tak Takut Corona, Diburu Polisi hingga Padang Zona Merah

Kegiatan di salah satu gereja di Jalan Baratayudha, Kota Garut, adalah kegiatan vaksinasi dosis kedua.

Yeni juga mengaku, pihaknya telah mengunggah siaran pers soal kegiatan itu di media sosial.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Betul itu siaran pers resmi dari kami menyikapi beredarnya video yang viral di media sosial," jelas Yeni.

Berikut ini isi siaran pers dari Diskominfo Kabupaten Garut:

"Narasi dalam video tersebut tidak benar atau disinformasi. Diketahui bahwa pada tanggal 5 Juli 2021, sedang dilakukan vaksinasi dosis kedua yang dilaksanakan di Gereja Kristen Pasundan," tulis keterangan resmi Diskominfo.

Baca juga: Viral, Video Pengendara Mobil Tuduh Gereja Gelar Ibadah Saat Garut PPKM Darurat, Ini Faktanya

 

Viral di media sosial

Seperti diberitakan sebelumnya, warganet dibuat heboh dengan unggahan hoaks seorang pengendara mobil di Kota Garut.

Pengendara mobil tersebut diduga merekam dari dalam mobil saat melintas di Jalan Baratayudha.

Dalam Video berdurasi 30 detik tersebut, pengendara mobil tampak menjelaskan kondisi kerumunan di sebuah gereja.

"Di seputaran daerah Baratayudha nih, ini Cina semua lagi beribadah di gereja nih, sementara orang-orang muslim tidak boleh ke masjid, itu di gereja mah wah banyak", ungkap suara perekam video itu.

"Ini di Jalan Baratayudha saudara-saudara, tolong diinformasikan nih," lanjutnya.

(Penulis: Kontributor Garut, Ari Maulana Karang | Editor: I Kadek Wira Aditya)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebun Sawit Tersembunyi Ditemukan di Kawasan Suaka Margasatwa GSK

Kebun Sawit Tersembunyi Ditemukan di Kawasan Suaka Margasatwa GSK

Regional
Perampokan dan Pembunuhan di Padang, Satu Keluarga Disekap

Perampokan dan Pembunuhan di Padang, Satu Keluarga Disekap

Regional
Kirim Tumpeng untuk Dokter dan Nakes, Khofifah: Mereka Telah Mempertaruhkan Segalanya untuk Tolong Pasien Covid-19

Kirim Tumpeng untuk Dokter dan Nakes, Khofifah: Mereka Telah Mempertaruhkan Segalanya untuk Tolong Pasien Covid-19

Regional
Kebakaran di Pasar Wosi Manokwari, Ratusan Lapak Ludes Dilalap Api

Kebakaran di Pasar Wosi Manokwari, Ratusan Lapak Ludes Dilalap Api

Regional
Berawal dari Video Sisa Liputan, Larasati Bisa Hidupi Keluarga dengan Hasil Google AdSense

Berawal dari Video Sisa Liputan, Larasati Bisa Hidupi Keluarga dengan Hasil Google AdSense

Regional
Minta Bantuan KSP, Bobby Nasution Ingin Wujudkan Janji Kampanye

Minta Bantuan KSP, Bobby Nasution Ingin Wujudkan Janji Kampanye

Regional
Satgas Banyuwangi Minta Warga Waspadai Potensi Gelombang Ketiga Covid-19

Satgas Banyuwangi Minta Warga Waspadai Potensi Gelombang Ketiga Covid-19

Regional
251 Orang Jadi Korban Penipuan Modus Investasi di Natuna

251 Orang Jadi Korban Penipuan Modus Investasi di Natuna

Regional
Ganjar Pranowo, Makam Bung Karno, dan Sekelumit Tanggapan soal Deklarasi Dukungan Capres

Ganjar Pranowo, Makam Bung Karno, dan Sekelumit Tanggapan soal Deklarasi Dukungan Capres

Regional
Diduga Dianiaya Sekretaris BPD, Pemuda di Kupang Kritis

Diduga Dianiaya Sekretaris BPD, Pemuda di Kupang Kritis

Regional
Semangat Mbah Ponirah dari Pasar Beringharjo

Semangat Mbah Ponirah dari Pasar Beringharjo

Regional
Satpol PP Aceh Singkil Menduga Anjing Canon Mati akibat Stres

Satpol PP Aceh Singkil Menduga Anjing Canon Mati akibat Stres

Regional
Berawal Disuruh Foto Pegang KTP oleh Temannya, Mahasiswa Ini Terpaksa Bayar Utang di Pinjol: Saya Trauma...

Berawal Disuruh Foto Pegang KTP oleh Temannya, Mahasiswa Ini Terpaksa Bayar Utang di Pinjol: Saya Trauma...

Regional
Cerita YouTuber Jennie Linando, dari Konten Rujak Viral hingga Mukbang Bareng Ojol, Tembus 595.000 Subscriber

Cerita YouTuber Jennie Linando, dari Konten Rujak Viral hingga Mukbang Bareng Ojol, Tembus 595.000 Subscriber

Regional
Kegiatan Menjaring Ikan Berubah Duka, Remaja Tewas Tenggelam di Bekas Galian Tambang Pasir

Kegiatan Menjaring Ikan Berubah Duka, Remaja Tewas Tenggelam di Bekas Galian Tambang Pasir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.