Pendaki yang Nekat Naik Gunung Lawu di Masa PPKM Darurat Akan Dipaksa Turun

Kompas.com - 05/07/2021, 15:45 WIB
Pengelola pendakian ke puncak Lawu melakukan oenutupan seluruh jalur menuju ke puncak GUnung Lawu. Penutupan jalur akan dilaksanakan delama pemberlakuakn PPKM Darurat. KOMPAS.COM/DOK HUMAS PERHUTANIPengelola pendakian ke puncak Lawu melakukan oenutupan seluruh jalur menuju ke puncak GUnung Lawu. Penutupan jalur akan dilaksanakan delama pemberlakuakn PPKM Darurat.

MAGETAN, KOMPAS.com –  Selama pemberlakuan PPKM Darurat, jalur pendakian ke puncak Gunung Lawu ditutup total.

Humas  Perhutani Lawu DS Eko Santosa mengatakan, sejumlah petugas telah ditempatkan di sejumlah pos di jalur pendakian puncak Lawu.

Mereka bertugas mengantisipasi pendaki yang nekat menuju puncak Gunung Lawu.

Baca juga: Sebut Pemerintah Zalim, Ibu-ibu di Video Viral Pengunjung Resto Tak Patuh Prokes Diburu Polisi

Pendaki dipaksa turun

ilustrasi pendaki berjalan ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah ilustrasi pendaki berjalan

Eko memastikan, pendaki yang nekat akan dipaksa turun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Petugas sudah siap di sejumlah pos, Kalau ada yang nekat mendaki akan kita minta turun,” ujarnya melalui sambungan telepon, Senin (05/07/2021).

Eko menambahkan, animo masyarakat untuk melakukan pendakian di Bulan Juni hingga Agustus masih tinggi.

Meski demikian saat ini dipastikan seluruh pendaki telah turun dari puncak Lawu.

“Sampai saat ini dipastikan sudah tidak ada lagi pendaki di puncak,” imbuhnya.

Baca juga: Saat Jalanan Sepi, Kawanan Pembobol ATM Beraksi di Hari Ketiga PPKM Darurat, Ini Ceritanya

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Dugaan Investasi Fiktif Guru Madrasah di Bogor Jadi 937 Orang

Korban Dugaan Investasi Fiktif Guru Madrasah di Bogor Jadi 937 Orang

Regional
Bupati Maybrat Beri Jaminan Keamanan bagi 7 Guru yang Dikirim untuk Mengajar di Papua Barat

Bupati Maybrat Beri Jaminan Keamanan bagi 7 Guru yang Dikirim untuk Mengajar di Papua Barat

Regional
Pemkot Lhokseumawe Ingatkan Tim Dokter Teliti Periksa Calon Peserta Vaksinasi

Pemkot Lhokseumawe Ingatkan Tim Dokter Teliti Periksa Calon Peserta Vaksinasi

Regional
Suami Siri Bandar Arisan Online Fiktif Salatiga Ditangkap di Surabaya

Suami Siri Bandar Arisan Online Fiktif Salatiga Ditangkap di Surabaya

Regional
Kronologi Citilink Mendarat Darurat di Palembang, Berawal Seorang Anak Lepas Penutup Tuas Pintu Darurat

Kronologi Citilink Mendarat Darurat di Palembang, Berawal Seorang Anak Lepas Penutup Tuas Pintu Darurat

Regional
Kronologi BD Pukuli Tetangga dengan Kayu hingga Tewas, Mengaku Dapat Bisikan Gaib Saat Tidur

Kronologi BD Pukuli Tetangga dengan Kayu hingga Tewas, Mengaku Dapat Bisikan Gaib Saat Tidur

Regional
Update Jumlah Kasus Aktif Covid-19 di Banten

Update Jumlah Kasus Aktif Covid-19 di Banten

Regional
Hindari Kedip Listrik Selama PON XX, PLN Siapkan 4 Skenario Gangguan

Hindari Kedip Listrik Selama PON XX, PLN Siapkan 4 Skenario Gangguan

Regional
Puluhan Ton Ikan Mati di Cianjur Sepekan Terakhir, Petambak Rugi hingga Ratusan Juta Rupiah

Puluhan Ton Ikan Mati di Cianjur Sepekan Terakhir, Petambak Rugi hingga Ratusan Juta Rupiah

Regional
Seorang IRT di Makassar Terkena Peluru Nyasar Saat Tidur di Rumahnya

Seorang IRT di Makassar Terkena Peluru Nyasar Saat Tidur di Rumahnya

Regional
Sekolah Kembali Dibuka, Pedagang Jajanan: Seperti Dapat Nyawa Lagi

Sekolah Kembali Dibuka, Pedagang Jajanan: Seperti Dapat Nyawa Lagi

Regional
Ditolak Masuk Tim PON NTT, Pria Ini Nekat Pakai Dana Sendiri ke Papua dan Raih 2 Medali

Ditolak Masuk Tim PON NTT, Pria Ini Nekat Pakai Dana Sendiri ke Papua dan Raih 2 Medali

Regional
Atlet Maizir Riyondra Sumbang Medali Emas PON Pertama untuk Riau

Atlet Maizir Riyondra Sumbang Medali Emas PON Pertama untuk Riau

Regional
Cerita Para Peternak Ayam Saat Harga Telur Anjlok, Rugi Rp 2 Juta dalam Sehari hingga Sulit Bayar Cicilan Bank

Cerita Para Peternak Ayam Saat Harga Telur Anjlok, Rugi Rp 2 Juta dalam Sehari hingga Sulit Bayar Cicilan Bank

Regional
Didatangi Ribuan Orang, Polisi Bubarkan Aksi Bagi-bagi Telur Gratis di Blitar

Didatangi Ribuan Orang, Polisi Bubarkan Aksi Bagi-bagi Telur Gratis di Blitar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.