Pengakuan Pembuat Video Tak Takut Corona yang Sebut Pemerintah Zalim

Kompas.com - 05/07/2021, 15:09 WIB
Video suasana restoran di Padang yang ramai pengunjung tanpa protokol kesehatan. Foto tangkap layar videoVideo suasana restoran di Padang yang ramai pengunjung tanpa protokol kesehatan.

PADANG, KOMPAS.com - Polisi akhirnya menangkap Y (55), perempuan yang membuat video viral Restoran Bebek Sawah yang ramai pengunjung tanpa protokol kesehatan.

Video itu menjadi viral di media sosial, karena berisi ajakan untuk tidak takut Covid-19 dan menyebut pemerintah zalim.

Y merupakan warga Jakarta yang berasal dari Padang, Sumatera Barat.

Dia ditangkap di rumah orangtuanya di daerah Jati, Padang, Minggu (4/7/2021).

Kemudian Y diperiksa selama 4 jam oleh penyidik Polda Sumatera Barat.

"Kemarin malam kita amankan dan kemudian dibawa ke Mapolda Sumbar untuk diperiksa. Sekitar 4 jam diperiksa dan kemudian dikembalikan lagi," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto yang dihubungi Kompas.com, Senin (5/7/2021).

Baca juga: Heboh Video Ibu Mengaku Tak Takut Corona dan Sebut Pemerintah Zalim

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Satake mengatakan, kasus ini berawal saat Y datang ke Padang untuk melihat ibunya yang sakit.

Kemudian Y bersama kerabatnya makan di Restoran Bebek Sawah pada Jumat (2/7/2021), dan membuat video pengunjung yang ramai tersebut.

Kepada polisi, Y beralasan bahwa video itu dibuat hanya karena iseng.

"Pengakuan dia hanya iseng membuat video tersebut. Tapi kita akan tetap proses kasus tersebut," kata Satake.

Baca juga: Video Viral “Padang Aman, Tidak Takut Corona” Berbuntut Panjang, Pembuatnya Dicari, Pengelola Resto Diperiksa Polisi


Menurut Satake, Y bisa dijerat dengan Pasal 28 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jo Pasal 160 jo Pasal 270 KUHP, dengan ancaman 5 tahun penjara.

"Sekarang yang bersangkutan masih wajib lapor. Kita akan memintai keterangan saksi ahli dan selanjutnya gelar perkara untuk menentukan kasus ini lanjut atau tidak," kata Satake.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video menampilkan seorang ibu yang mengomentari protokol kesehatan Covid-19 di salah satu restoran di Kota Padang.

Dalam video berdurasi 1 menit 5 detik, seorang ibu yang mengenakan hijab hitam menyebutkan bahwa dia sedang berada di Restoran Bebek Sawah.

Ia merekam kondisi di restoran yang ramai pengunjung.

“Padang kota bebas. Makan apa saja kita, enggak ada yang di-lockdown, enggak ada pembatasan dan sekat-sekat. Tuh, lihat tuh, ramai. Enggak ada, bebas semua, tidak ada jaga jarak,” kata Y dalam video itu.

"Padang aman, tidak takut sama corona. Lihatlah, lihat. Saya lagi di Padang, makan di Restoran Bebek Sawah. Ramai, enggak ada jaga jarak, bebas. Kenapa kita di Jakarta pada panik semua?” kata Y.

Dalam video itu, Y juga mengajak orang lain untuk melanggar protokol kesehatan.

"Sudah jangan panik, terus saja lawan, pemerintahan zalim, ayo selamat makan semua,” kata Y.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Tewas Saat Diksar Menwa, UNS: Jika Ada Unsur Kelalaian, Kita Bersikap Tegas...

Mahasiswa Tewas Saat Diksar Menwa, UNS: Jika Ada Unsur Kelalaian, Kita Bersikap Tegas...

Regional
Pohon Trembesi Roboh Timpa Pengendara Motor, Satu Tewas, 2 Kritis

Pohon Trembesi Roboh Timpa Pengendara Motor, Satu Tewas, 2 Kritis

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 Oktober 2021

Regional
Seorang Wisatawan Ditemukan Tewas di Pantai Pulau Padar, Labuan Bajo

Seorang Wisatawan Ditemukan Tewas di Pantai Pulau Padar, Labuan Bajo

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 Oktober 2021

Regional
Viral, Pria Ini Tertangkap Basah Usai Bobol Mesin ATM di Kompleks TNI, Pelaku Langsung Diamankan

Viral, Pria Ini Tertangkap Basah Usai Bobol Mesin ATM di Kompleks TNI, Pelaku Langsung Diamankan

Regional
Mahasiswa Meninggal Saat Diklatsar Menwa, Rektorat UNS: Kami Marah Betul

Mahasiswa Meninggal Saat Diklatsar Menwa, Rektorat UNS: Kami Marah Betul

Regional
Temani Istri Tagih Utang, Pria Ini Dibakar Tetangga, Begini Kronologinya

Temani Istri Tagih Utang, Pria Ini Dibakar Tetangga, Begini Kronologinya

Regional
Penyelundup 15 Kg Sabu ke Palembang Lolos dari Hukuman Mati, Ini Sebabnya

Penyelundup 15 Kg Sabu ke Palembang Lolos dari Hukuman Mati, Ini Sebabnya

Regional
Baznas Akan Bantu Warga Lunasi Utang Pinjol, Ini Syaratnya

Baznas Akan Bantu Warga Lunasi Utang Pinjol, Ini Syaratnya

Regional
2 Tahun Tak Digelar karena Covid-19, Tour de Moluccas Kembali Dimulai

2 Tahun Tak Digelar karena Covid-19, Tour de Moluccas Kembali Dimulai

Regional
Balita di Kota Batu Alami Luka Bakar akibat Dianiaya Calon Ayah Tiri

Balita di Kota Batu Alami Luka Bakar akibat Dianiaya Calon Ayah Tiri

Regional
Ditanya Soal Pilpres 2024, Begini Jawaban Sandiaga Uno

Ditanya Soal Pilpres 2024, Begini Jawaban Sandiaga Uno

Regional
Bupati Sumedang Terima Laporan Dugaan Pelecehan Agama oleh Majelis Zikir di Bangbayang

Bupati Sumedang Terima Laporan Dugaan Pelecehan Agama oleh Majelis Zikir di Bangbayang

Regional
Siap-Siap, Tarif Parkir di Pusat Kota Bandung Dipastikan Naik pada Awal Tahun 2022

Siap-Siap, Tarif Parkir di Pusat Kota Bandung Dipastikan Naik pada Awal Tahun 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.