Hari Kedua PPKM Darurat, Polisi Putar Balik Pesepeda di Kota Bandung

Kompas.com - 04/07/2021, 09:54 WIB
Polisi menghadang para pesepeda untuk diputar balikan ke rumah masing-masing di Jalan Sukajadi, Kota Bandung, Minggu (4/7/2021). Polisi mengimbau para pesepeda untuk tidak bersepeda sementara waktu selama PPKM darurat di Bandung. KOMPAS.COM/AGIE PERMADIPolisi menghadang para pesepeda untuk diputar balikan ke rumah masing-masing di Jalan Sukajadi, Kota Bandung, Minggu (4/7/2021). Polisi mengimbau para pesepeda untuk tidak bersepeda sementara waktu selama PPKM darurat di Bandung.

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi memutar balik pesepeda yang masih nekat gowes saat hari kedua pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Kota Bandung, Jawa Barat.

Berdasarkan pantauan di Jalan Ir H Djuanda (Dago), polisi telah bersiap sekitar pukul 06.30 WIB di perempatan jalan tepatnya di Taman Cikapayang Dago.

Petugas meminta pesepeda untuk kembali ke rumah masing-masing. Imbauan tersebut dituruti pesepeda.

Baca juga: RSUD Ujungberung Bandung Tutup Layanan IGD Pasien Covid-19

Tindakan serupa dilakukan petugas di Jalan Sukajadi. Kondisi jalan menanjak memudahkan petugas untuk menghalau pesepeda.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Bandung AKBP Rano Hadiyanto mengatakan, petugas meminta pesepeda putar balik pada hari kedua PPKM darurat di Kota Bandung sesuai dengan Perwal No 68 tahun 2021.

Berdasarkan Pasal 9 ayat 4, untuk mencegah penyebaran Covid-19 pada masa PPKM darurat, para petugas melaksanakan pembatasan mobilitas orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pagi ini kita melaksanakan kegiatan yaitu mengimbau para pesepeda yang akan berolahraga menuju daerah lembang atau daerah ledeng. Untuk menghindari kerumunan dan kita putar balik ke rumah masing-masing," ucapnya.

Baca juga: Polisi Minta Warga Bandung Tak Gowes Selama PPKM Darurat

Tak hanya di Jalan Sukajadi menuju arah ledeng, polisi juga memutar balik pesepeda di sekitar Jalan Dago Cikapayang, Jalan Asia Afrika, Simpang Dago, dan beberapa titik lainnya.

"Pelaksanaannya tentu akan dilakukan sampai tanggal 20 sesuai pemberlakuan PPKM darurat," katanya.

Sebelumnya diberitakan, polisi mengimbau kepada masyarakat untuk menghentikan sementara kegiatan bersepeda selama penerapan PPKM darurat di Kota Bandung.

"Diimbau untuk sementara waktu menghentikan kegiatannya, karena imbas dari sepeda ini akan menimbulkan kerumunan," ucap Wakapolrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana saat meninjau penutupan jalan di Asia Afrika, Sabtu (3/7/2021).



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Gibran Usai Terima Gelar Bangsawan dari Keraton Solo

Kata Gibran Usai Terima Gelar Bangsawan dari Keraton Solo

Regional
Siswa SMA Sudah Divaksin tapi PTM Tak Kunjung Digelar, Ini Kata Bupati Wonogiri

Siswa SMA Sudah Divaksin tapi PTM Tak Kunjung Digelar, Ini Kata Bupati Wonogiri

Regional
Majelis Hakim Tolak Eksepsi Bupati Nonaktif Nganjuk Novi Rahman Hidayat Cs

Majelis Hakim Tolak Eksepsi Bupati Nonaktif Nganjuk Novi Rahman Hidayat Cs

Regional
Menara Masjid Raya Baiturrahman Semarang Terbakar, Diduga Korsleting

Menara Masjid Raya Baiturrahman Semarang Terbakar, Diduga Korsleting

Regional
Gubernur Viktor: NTT Punya Sumber Energi Baru Terbarukan yang Sangat Melimpah

Gubernur Viktor: NTT Punya Sumber Energi Baru Terbarukan yang Sangat Melimpah

Regional
Mahasiswa di Nganjuk Dikeroyok di Jalan, 3 Pelaku Masih Berstatus Pelajar

Mahasiswa di Nganjuk Dikeroyok di Jalan, 3 Pelaku Masih Berstatus Pelajar

Regional
Satpol PP Banjarnegara Temukan 2 Rumah Warga Disewakan Jadi Tempat Prostitusi, Tarifnya Rp 20.000

Satpol PP Banjarnegara Temukan 2 Rumah Warga Disewakan Jadi Tempat Prostitusi, Tarifnya Rp 20.000

Regional
Saat Nelayan hingga Warga Pesisir di Kuta Mandalika Divaksin

Saat Nelayan hingga Warga Pesisir di Kuta Mandalika Divaksin

Regional
Perbaiki Jebakan Tikus, Petani di Ngawi Tewas Tersengat Aliran Listrik

Perbaiki Jebakan Tikus, Petani di Ngawi Tewas Tersengat Aliran Listrik

Regional
Bupati Tapanuli Utara Menanggapi Teguran Jokowi soal APBD

Bupati Tapanuli Utara Menanggapi Teguran Jokowi soal APBD

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 September 2021

Regional
Bupati Cianjur Sebut Ganjil Genap Bukan Solusi Utama Kemacetan di Puncak

Bupati Cianjur Sebut Ganjil Genap Bukan Solusi Utama Kemacetan di Puncak

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 September 2021

Regional
Jumlah Kasus Covid-19 di Riau Menurun, Ini Pesan Gubernur

Jumlah Kasus Covid-19 di Riau Menurun, Ini Pesan Gubernur

Regional
Soal Rombongan Wali Kota Malang Gowes ke Pantai Kondang Merak, Ini Penjelasan Sekda

Soal Rombongan Wali Kota Malang Gowes ke Pantai Kondang Merak, Ini Penjelasan Sekda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.