PPKM Darurat, 3 Stasiun KRL di Lebak Hanya Beroperasi Pagi dan Sore, dari Tanah Abang Hanya Sampai Cikoya

Kompas.com - 03/07/2021, 18:19 WIB
Pintu masuk Stasiun Maja, Lebak, Banten. Foto diambil pada Kamis (7/5/2015). Arimbi RamadhianiPintu masuk Stasiun Maja, Lebak, Banten. Foto diambil pada Kamis (7/5/2015).

LEBAK, KOMPAS.com - KAI Commuter mengurangi frekuensi perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di tiga stasiun Kabupaten Lebak. Pengurangan tersebut berlaku selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, yakni dari 3 Juli-20 Juli 2021. 

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, mengatakan pengurangan ini berdasarkan permintaan dari Bupati Lebak yang meminta jadwal perjalanan KRL ke seluruh stasiun di Lebak dikurangi.

"KAI Commuter menyesuaikan layanan dan operasional KRL khusus di Stasiun Maja, Citeras, dan Rangkasbitung sesuai surat dari Bupati Lebak Nomor 440/2410-GT/VI/2021," kata Anne melalui keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Sabtu (3/7/2021).

Baca juga: Ini Jadwal Operasional KRL Yogyakarta-Solo selama PPKM Darurat

Di tiga stasiun tersebut, kata Anne, KRL hanya beroperasi pagi dan sore hari saja.

Rinciannya, pada pagi hari pelayanan naik turun penumpang pada pukul 04.00 - 07.30 WIB. Sementara pada sore naik turun penumpang hanya pukul 16.15 -19.15 WIB.

Di luar jam tersebut, ketiga stasiun tidak beroperasi untuk penumpang umum. Perjalanan KRL dari Tanah Abang hanya sampai Stasiun Cikoya di selain pagi dan sore.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Catat, Masuk ke Kabupaten Lebak Wajib Tunjukkan Kartu Vaksinasi

Pengguna KRL dibatasi

Anne mengatakan, pada masa PPKM Darurat ini KAI Commuter juga memperketat pembatasan jumlah pengguna KRL pada tiap kereta atau gerbongnya.

Jumlah pengguna KRL yang dapat berada di dalam satu kereta pada satu waktu adalah 52 orang atau 32 persen dari kapasitas tiap keretanya, berkurang dari yang sebelumnya sejumlah 74 orang atau sekitar 40 persen dari kapasitas.

Selain pengurangan jadwal KRL, khusus di Banten, KAI Commuter juga menghentikan operasi KA Lokal Merak.

Baca juga: PT KAI Batalkan Sebagian Perjalanan Kereta Jarak Jauh, Biaya Tiket Dikembalikan 100 Persen

Seluruh perjalanan KA Lokal Merak yang beroperasi di rute Rangkasbitung, Serang hingga Merak diberhentikan selama PPKM Darurat.

"Para pengguna yang sudah memesan tiket atau melakukan reservasi, dapat dibatalkan langsung di loket-loket stasiun yang melayani kereta tersebut. KAI Commuter akan mengembalian biaya tiket seluruhnya atau sebesar 100 persen," kata Anne.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gangguan Jaringan Internet di Kalimantan Timur, Ini Penjelasan Telkomsel

Gangguan Jaringan Internet di Kalimantan Timur, Ini Penjelasan Telkomsel

Regional
Bank Sampah di Banyuwangi Olah Limbah Masker Jadi Pot Bunga

Bank Sampah di Banyuwangi Olah Limbah Masker Jadi Pot Bunga

Regional
Sedang Memancing Ikan, Seorang Warga Temukan Mayat Bayi Mengapung di Sungai, Diduga Sengaja Dibuang

Sedang Memancing Ikan, Seorang Warga Temukan Mayat Bayi Mengapung di Sungai, Diduga Sengaja Dibuang

Regional
Pemancing Temukan Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Sungai Serang, Kulon Progo

Pemancing Temukan Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Sungai Serang, Kulon Progo

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 September 2021

Regional
Dapat Bonus dari Capaiannya di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Berencana Bangun GOR di Solo

Dapat Bonus dari Capaiannya di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Berencana Bangun GOR di Solo

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 19 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 19 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 September 2021

Regional
Jelang WSBK, 150 Tim Vaksinator Diterjunkan untuk Percepat Vaksinasi di Lombok Tengah

Jelang WSBK, 150 Tim Vaksinator Diterjunkan untuk Percepat Vaksinasi di Lombok Tengah

Regional
Dugong Penuh Luka Terdampar di Polewali Mandar Dievakuasi, Akan Dilepasliarkan Setelah Pulih Kembali

Dugong Penuh Luka Terdampar di Polewali Mandar Dievakuasi, Akan Dilepasliarkan Setelah Pulih Kembali

Regional
Raih 2 Emas dan 1 Perak di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Terima Rp 1 Miliar dari Gubernur Riau

Raih 2 Emas dan 1 Perak di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Terima Rp 1 Miliar dari Gubernur Riau

Regional
73 WN Australia Tinggalkan Bali dengan Pesawat Sewaan, Ini Penjelasan Kemenkumham

73 WN Australia Tinggalkan Bali dengan Pesawat Sewaan, Ini Penjelasan Kemenkumham

Regional
Sempat Kabur Usai Tipu Petani, Oknum Polisi di NTT Akhirnya Tertangkap

Sempat Kabur Usai Tipu Petani, Oknum Polisi di NTT Akhirnya Tertangkap

Regional
Tembak Mati Ali Kalora, Satgas Madago Raya Buru 4 DPO, Siapa Saja?

Tembak Mati Ali Kalora, Satgas Madago Raya Buru 4 DPO, Siapa Saja?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.