Kompas.com - 03/07/2021, 17:30 WIB
Suasana aktifitas pusat perbelanjaan sepi di Grand Mall, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (3/7/2021). Selama masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat 3-20 Juli, Pemerintah Kota Solo masih memperbolehkan mall tetap buka hanya untuk gerai yang menjual kebutuhan esensial seperti swalayan, gerai obat dan gerai makanan namun hanya dengan take away (dibawa pulang). ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha. ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHASuasana aktifitas pusat perbelanjaan sepi di Grand Mall, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (3/7/2021). Selama masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat 3-20 Juli, Pemerintah Kota Solo masih memperbolehkan mall tetap buka hanya untuk gerai yang menjual kebutuhan esensial seperti swalayan, gerai obat dan gerai makanan namun hanya dengan take away (dibawa pulang). ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha.

SOLO, KOMPAS.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat resmi diterapkan di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (3/7/2021).

Berdasarkan pantauan, pusat perbelanjaan atau mal di Solo hanya dibuka untuk sektor esensial, seperti supermarket, apotek dan sentra kuliner.

Sedangkan gerai fashion yang ada di pusat perbelanjaan tutup.

Seperti yang terlihat di pusat perbelanjaan Solo Grand Mal Jalan Slamet Riyadi dan Solo Paragon Mal Jalan Yosodipuro Solo.

Baca juga: Pulang Piknik dari Malang, 7 Warga Jagalan Solo Positif Covid-19

Public Relation Solo Grand Mal, Ni Wayan Ratrina mengatakan, operasional hanya buka untuk beberapa tenant, seperti supermarket, hipermarket, sentra kuliner dan apotek.

"Jadi memang tidak semua tenant (buka). Yang diperbolehkan hanya tiga yang esensial saja. Fashion tidak boleh buka, hanya boleh belanja online saja karena PPKM Darurat diberlakukan sampai 20 Juli 2021," kata Ina di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (3/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Suasana food court di Solo Grand Mal pada hari pertama diberlakukan PPKM Darurat, Sabtu (3/7/2021).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Suasana food court di Solo Grand Mal pada hari pertama diberlakukan PPKM Darurat, Sabtu (3/7/2021).

Selain itu, lanjut Ina mengacu pada surat edaran wali kota Solo No 067/2083 tentang PPKM Darurat Covid-19 untuk jumlah pengunjung dibatasi 50 persen.

Kemudian untuk tenant sentra kuliner hanya melayani take away atau via online, tidak diperbolehkan makan di tempat.

"Jadi tidak diperbolehkan untuk makan di tempat. Untuk kursi dan meja sudah kita tutup," ungkap Ina.

Baca juga: Solo Terapkan PPKM Darurat Mulai 3 Juli, Gibran: Warga Tak Perlu Panik

Menurut Ina, manajemen telah menyosialisasikan terkait pemberlakuan PPKM Darurat kepada para tenant di Solo Grand Mal.

"SE-nya kan keluar malam langsung kita sosialisasikan kepada tenant-tenant kita sementara selama PPKM Darurat sampai 20 Juli tutup. Selain kuliner, supermarket itu tidak diperbolehkan buka," kata dia.

Chief Marketing Communication (Marcom) Solo Paragon Mal, Veronica Lahji menambahkan, tenant yang diperbolehkan buka selama PPKM Darurat adalah supermarket, obat-obatan dan sentra kuliner.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Terganggu karena Pusat Data Cyber 1 Terbakar, Layanan 112 Surabaya Kini Bisa Diakses Kembali

Sempat Terganggu karena Pusat Data Cyber 1 Terbakar, Layanan 112 Surabaya Kini Bisa Diakses Kembali

Regional
8 Lokasi Ganjil Genap di Bandung Selama Akhir Tahun 2021

8 Lokasi Ganjil Genap di Bandung Selama Akhir Tahun 2021

Regional
Soal Dua Oknum Dokter Tepergok Satpol PP di Kamar Hotel, Ini Respons IDI Sinjai

Soal Dua Oknum Dokter Tepergok Satpol PP di Kamar Hotel, Ini Respons IDI Sinjai

Regional
Oktria, Gadis Disabilitas Asal Bangka yang Memukau Penonton dengan Lagu 'A Million Dreams'

Oktria, Gadis Disabilitas Asal Bangka yang Memukau Penonton dengan Lagu "A Million Dreams"

Regional
Tahanan Kasus Curanmor Melarikan Diri, Pura-pura Izin ke Toilet hingga Berkelahi dengan Petugas

Tahanan Kasus Curanmor Melarikan Diri, Pura-pura Izin ke Toilet hingga Berkelahi dengan Petugas

Regional
Tersangka Investasi Bodong di Tasikmalaya Janjikan Untung 30 Persen Tiap Pekan

Tersangka Investasi Bodong di Tasikmalaya Janjikan Untung 30 Persen Tiap Pekan

Regional
Usut Video Porno Seorang Wanita di Bandara YIA, Tim Siber Polda DIY Dilibatkan

Usut Video Porno Seorang Wanita di Bandara YIA, Tim Siber Polda DIY Dilibatkan

Regional
Jenazah Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Sungai Brantas Sidoarjo

Jenazah Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Sungai Brantas Sidoarjo

Regional
'Saya Kerja Setengah Mati, kalau Masyarakat NTT Tidak Mau Lagi, Saya Akan Berhenti Jadi Gubernur'

"Saya Kerja Setengah Mati, kalau Masyarakat NTT Tidak Mau Lagi, Saya Akan Berhenti Jadi Gubernur"

Regional
4 Fakta soal Video Tak Senonoh Seorang Wanita di Bandara YIA, Diduga Direkam di Gedung Parkir

4 Fakta soal Video Tak Senonoh Seorang Wanita di Bandara YIA, Diduga Direkam di Gedung Parkir

Regional
Pencuri Jual Motor Curian di Medsos, Ditangkap oleh Polisi yang Menyamar Jadi Pembeli

Pencuri Jual Motor Curian di Medsos, Ditangkap oleh Polisi yang Menyamar Jadi Pembeli

Regional
Proyektil Peluru Nyasar Lukai Paha Bocah di Gorontalo Diduga Milik Polisi

Proyektil Peluru Nyasar Lukai Paha Bocah di Gorontalo Diduga Milik Polisi

Regional
Adu Mulut karena Ditegur Saat Pesta Miras, Pria di Manado Ditikam Berulang Kali

Adu Mulut karena Ditegur Saat Pesta Miras, Pria di Manado Ditikam Berulang Kali

Regional
Sebulan Kasus Temuan Jasad Ibu dan Bayi di Kupang, Seorang Pria Datangi Polisi Mengaku sebagai Pembunuh

Sebulan Kasus Temuan Jasad Ibu dan Bayi di Kupang, Seorang Pria Datangi Polisi Mengaku sebagai Pembunuh

Regional
Soal Video Viral Debat dengan Tokoh Adat, Gubernur NTT: Netizen Beda Poltik yang 'Framing'

Soal Video Viral Debat dengan Tokoh Adat, Gubernur NTT: Netizen Beda Poltik yang "Framing"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.